Gol Tunggal Antar Putri JP Jakarta Melaju ke Semifinal
Skor akhir 1-0 memastikan langkah Putri JP Jakarta ke babak semifinal HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. Dalam laga terakhir penyisihan Grup A di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Kamis...
Skor akhir 1-0 memastikan langkah Putri JP Jakarta ke babak semifinal HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. Dalam laga terakhir penyisihan Grup A di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (9/7/2026), tim berjersey merah itu mematahkan perlawanan gigih Tigers Football Academy Surabaya. Gol semata wayang yang tercipta di babak kedua membawa Putri JP kokoh di puncak klasemen dengan torehan sempurna, mengunci tiket empat besar dan menegaskan status sebagai salah satu kandidat juara.
Babak Pertama: Duel Taktik Tanpa Gol
Sejak peluit awal, tempo tinggi sudah tersaji. Putri JP yang mengandalkan formasi 4-3-3 menekan lewat poros sayap, sementara Tigers dengan 4-4-2 bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik. Menit ke-7, peluang pertama lahir dari kaki kiri penyerang Putri JP, Fina Andriani, tetapi bola masih membentur mistar gawang setelah menerima umpan terobosan dari Rani Safitri. Dua menit berselang, giliran Tigers yang mengancam lewat sundulan striker mereka, namun kiper Putri JP dengan sigap menepis bola.
Data penguasaan bola di 15 menit awal menunjukkan dominasi Putri JP mencapai 62%, tetapi kekuatan bertahan Tigers yang disiplin menyulitkan upaya penetrasi. Beberapa kali umpan silang dari sektor kiri gagal menemui target karena antisipasi bek tengah lawan. Menit ke-23, sebuah kemelut di kotak penalti nyaris berbuah gol setelah tendangan first-time Dewi Sartika mengenai kaki pemain bertahan. Namun, wasit tidak mengesahkan karena lebih dulu terjadi offside tipis. Hingga turun minum, papan skor tetap 0-0 meski Putri JP unggul dalam tembakan tepat sasaran: 3 berbanding 1.
Babak Kedua: Gol Krusial Fina Andriani Menit 67
Memasuki paruh kedua, intensitas tak menurun. Putri JP langsung tancap gas dengan memasukkan pemain sayap cepat, Melati Kusuma, pada menit ke-55 untuk menambah daya gedor. Hasilnya, pergerakan tanpa bola dari sektor kanan mulai merepotkan lini belakang Tigers. Puncaknya, menit ke-67, sebuah skema sepak pojok pendek dieksekusi sempurna: umpan silang terukur Rani Safitri melengkung ke tiang jauh, disambut tandukan terarah Fina Andriani yang bersarang di pojok kiri gawang. Gol! Putri JP unggul 1-0. Selebrasi menggema dari bangku cadangan, sementara 1.200 penonton di arena bergemuruh.
Tertinggal satu angka, Tigers mencoba keluar dari tekanan dengan memainkan bola panjang. Menit ke-74, sebuah peluang emas mereka dapatkan lewat tendangan bebas dari jarak 25 meter, namun si kulit bulat melambung tipis di atas mistar. Pelatih Tigers memasukkan dua pemain depan sekaligus pada menit ke-78, beralih ke formasi 4-2-4 demi menyamakan kedudukan. Situasi ini dimanfaatkan Putri JP untuk meredam ritme dengan penguasaan bola operan pendek. Kiper mereka, Anindya Putri, tampil tenang saat meninju bola-bola crossing yang masuk kotak penalti.
Pada sepuluh menit terakhir, statistik menunjukkan Tigers melepaskan 3 tembakan langsung ke gawang, namun semuanya berhasil dimentahkan. Satu penyelamatan krusial terjadi pada menit ke-88: sepakan jarak dekat pemain Tigers dihalau dengan refleks gemilang oleh Anindya. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tak berubah. Putri JP menuntaskan laga dengan total penguasaan bola 58% dan 5 shots on target berbanding 3 milik Tigers.
"Disiplin adalah kunci. Kami tahu Tigers punya transisi cepat, jadi kami mematikan ruang di antara lini dan mengambil momentum di babak kedua. Gol dari situasi bola mati adalah buah latihan berulang," ungkap Pelatih Kepala Putri JP, Andi Prasetyo, dalam jumpa pers usai laga.
Statistik Kunci dan Dampak ke Semifinal
Kemenangan ini menegaskan keperkasaan Putri JP sepanjang fase grup. Mereka mengakhiri penyisihan Grup A dengan poin sempurna, tanpa kebobolan dalam tiga laga (clean sheet). Tambahan tiga poin juga mempertegas status sebagai tim dengan pertahanan terbaik—hanya kebobolan satu kali dalam empat pertandingan terakhir di semua ajang. Fina Andriani kini menyamai catatan sebagai top skor sementara tim dengan 3 gol, sementara Rani Safitri memimpin daftar assist dengan 4 umpan kunci.
Dari sisi taktik, laga ini memperlihatkan fleksibilitas Putri JP. Saat situasi buntu di babak pertama, perubahan formasi menjadi 4-2-3-1 dengan masuknya Melati Kusuma memberi dimensi serangan baru. Sementara itu, Tigers Football Academy Surabaya harus mengakui keunggulan lawan, tetapi permainan bertahan mereka patut diacungi jempol—terutama koordinasi lini belakang yang membuat bintang-bintang Putri JP frustrasi hingga menit ke-67.
Dengan tiket semifinal di tangan, Putri JP tinggal menunggu lawan dari runner-up grup lain. Tantangan semakin berat karena format gugur tak memberi ruang untuk kesalahan. Statistik menunjukkan mereka unggul dalam penguasaan bola rata-rata 61% per laga di fase grup, modal penting menghadapi semifinal. Sementara itu, Tigers harus puas finis di posisi ke-3 klasemen akhir Grup A, namun penampilan mereka di laga pamungkas tetap menjadi fondasi untuk evaluasi musim depan.
Baca juga:
Comments (0)