Veda Ega Pratama Amankan Start Solid di Moto3 Thailand

Pembalap andalan Indonesia Veda Ega Pratama sukses mengamankan posisi start yang menjanjikan pada kualifikasi Moto3 Thailand 2026. Berlaga di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Sabtu (28/2/2026), V...

Jul 27, 2026 - 22:39
0 0
Veda Ega Pratama Amankan Start Solid di Moto3 Thailand

Pembalap andalan Indonesia Veda Ega Pratama sukses mengamankan posisi start yang menjanjikan pada kualifikasi Moto3 Thailand 2026. Berlaga di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Sabtu (28/2/2026), Veda mencatatkan waktu lap terbaik 1 menit 42,307 detik yang membawanya ke baris ketiga grid, tepatnya start ke-9. Capaian ini menjadi modal penting bagi pembalap binaan Honda Team Asia untuk menatap balapan penuh aksi pada Minggu (1/3).

Perjuangan Menaklukkan Sirkuit Buriram

Sejak menit pertama sesi kualifikasi, Veda langsung tancap gas. Lintasan sepanjang 4,5 km dengan 12 tikungan itu diselimuti suhu aspal mencapai 53 derajat Celsius, memaksa seluruh pembalap bekerja ekstra menjaga grip ban. Veda memilih strategi dua run time attack, masing-masing menggunakan ban soft belakang dan medium depan. Pada percobaan perdananya, ia membukukan 1 menit 43,8 detik, hanya cukup untuk posisi ke-15 sementara. Namun, di run terakhir, dengan slipstream dari pembalap lain, ia berhasil memangkas waktu secara signifikan. Tiga sektor menjadi saksi bagaimana Veda mengoptimalkan akselerasi keluar dari tikungan 12 yang tajam. Waktu terbaiknya itu sekaligus mencatat rekor pribadi musim ini. Ia hanya terpaut 0,9 detik dari perebut pole position.

Analisis Sektor demi Sektor

Berdasarkan data telemetri yang dihimpun, Veda unggul di sektor kedua dan ketiga, yang merupakan area teknis dengan banyak tikungan cepat. Di sektor 2, ia mencatat waktu 33,12 detik, hanya tertinggal 0,15 detik dari pembalap tercepat di sektor itu. Sektor 3 yang didominasi tikungan panjang juga menjadi kelebihannya dengan catatan 33,45 detik. Namun, sektor 1, yang lebih banyak trek lurus, menjadi titik lemah, di mana top speed motornya hanya 218 km/jam, terpaut 4 km/jam dari rival terdepan. Ini menunjukkan Honda NSF250RW masih butuh peningkatan performa mesin untuk bisa bersaing di lintasan berkarakter cepat seperti Buriram.

Secara keseluruhan, Veda menyelesaikan 14 lap di sesi kualifikasi—lebih banyak dari kebanyakan rivalnya—yang menandakan tim bullish mencari setelan optimal. Konsistensinya juga patut diacungi jempol dengan deviasi rata-rata antar lap hanya 0,12 detik, angka yang setara para penghuni grid terdepan. Data ini menunjukkan bahwa Veda mampu mengeksekusi rencana dengan baik dan tidak gentar memaksimalkan setiap putaran.

Strategi dan Prospek di Hari Balapan

Start dari posisi kesembilan membuka peluang bagi Veda untuk langsung merangsek ke grup depan di lap-lap awal. Dengan karakter Buriram yang memiliki banyak titik pengereman keras di tikungan 3 dan 12, pembalap asal Sleman itu bisa memanfaatkan keunggulan pengereman yang selama ini menjadi senjatanya. Tim Honda Team Asia juga menyiapkan opsi strategi ban bertahan jika suhu lintasan kembali panas—sebuah variabel yang bisa mengubah peta persaingan.

Persaingan di Moto3 Thailand tahun ini sangat ketat. Para pembalap papan atas seperti pembalap tim KTM dan GasGas juga menunjukkan ritme impresif. Namun, Veda memiliki misi khusus: membawa nama Indonesia kembali ke papan skor setelah hasil minor di seri sebelumnya. Posisi start kali ini adalah yang terbaik sejak seri terakhir di paruh kedua 2025. Target minimal masuk 10 besar bukan hal mustahil, apalagi ritmenya dalam simulasi balap kemarin sangat kompetitif.

Komentar Pasca-Kualifikasi

“Saya merasa motor kami semakin membaik. Di sektor 1 memang kami masih kehilangan sedikit, tetapi tim sudah punya data untuk penyesuaian besok. Yang penting, saya nyaman dengan set-up dan siap bertarung besok,”
ujar Veda setelah sesi.

Manajer Honda Team Asia juga memberikan apresiasi:

“Veda menunjukkan determinasi luar biasa. Ia terus mendorong batas meski kondisi sulit. Dengan start dari baris ketiga, kami percaya ia bisa meraih poin penting.”

Harapan Baru untuk Balap Indonesia

Veda Ega Pratama menjadi satu-satunya wakil Merah Putih di kelas grand prix musim ini. Setiap penampilannya selalu dinanti jutaan penggemar Tanah Air. Hasil kualifikasi ini setidaknya menyuntikkan optimisme bahwa balapan Minggu nanti akan berlangsung seru, dan poin dari sirkuit Thailand bukan sekadar mimpi. Sirkuit Buriram yang legendaris akan menjadi panggung pembuktian selanjutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User