Trofi Pramusim Milik Chelsea usai Hancurkan Milan Tiga Gol di GBK

Skor akhir 3-0 untuk Chelsea! The Blues menutup rangkaian tur pramusim dengan sempurna usai membungkam AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kemenangan telak ini sekaligus memastikan p...

Aug 10, 2026 - 06:39
0 0
Trofi Pramusim Milik Chelsea usai Hancurkan Milan Tiga Gol di GBK

Skor akhir 3-0 untuk Chelsea! The Blues menutup rangkaian tur pramusim dengan sempurna usai membungkam AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kemenangan telak ini sekaligus memastikan pasukan London Barat berhak mengangkat trofi pramusim di hadapan puluhan ribu penonton yang memadati tribun SUGBK sejak sore hari.

Menit ke-18, gol pembuka lahir dari kaki Cole Palmer. Menerima assist terobosan Enzo Fernández, Palmer melepaskan tendangan mendatar ke sudut kiri gawang yang gagal dijangkau kiper Milan. Skor 1-0, dan seisi GBK bergemuruh.

Menit ke-41, giliran Nicolas Jackson mencatatkan namanya di papan skor. Menyambut umpan silang Reece James dari sisi kanan, Jackson menyundul bola dengan keras ke gawang Rossoneri. Babak pertama ditutup Chelsea dengan keunggulan 2-0.

Memasuki babak kedua, Milan mencoba keluar dari tekanan. Namun justru Chelsea yang kembali mencetak gol menit ke-67. Christopher Nkunku, yang masuk dari bangku cadangan, menuntaskan assist Mykhailo Mudryk dengan sepakan first time dari dalam kotak penalti. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Babak Pertama: Dominasi Total The Blues

Sejak peluit awal, Chelsea langsung mengambil inisiatif serangan dengan formasi 4-3-3. Trio lini tengah Enzo Fernández, Moisés Caicedo, dan Romeo Lavia menguasai perebutan bola di area sentral. Statistik babak pertama mencatat penguasaan bola 61 persen berbanding 39 persen untuk keunggulan The Blues.

Milan yang bermain dengan skema 4-2-3-1 kesulitan mengembangkan permainan. Lini belakang Chelsea yang dikawal Levi Colwill dan Wesley Fofana tampil disiplin mematikan pergerakan penyerang Rossoneri. Hingga turun minum, Milan hanya mampu melepaskan satu shots on target yang dengan mudah diamankan Robert Sánchez.

Babak Kedua: Rotasi Pemain, Intensitas Tak Menurun

Pelatih Chelsea melakukan sejumlah rotasi di interval kedua, namun intensitas permainan tak menurun sedikit pun. Masuknya Nkunku dan Mudryk justru menambah daya gedor. Terbukti, keduanya berkolaborasi apik untuk gol ketiga yang lahir menit ke-67.

Milan sebenarnya sempat menjebol gawang Sánchez pada menit ke-75 melalui sundulan penyerang mereka. Namun setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir karena sang penyerang lebih dulu berada dalam posisi offside. Keputusan itu praktis memupus harapan Rossoneri untuk memperkecil ketertinggalan.

Secara keseluruhan, statistik pertandingan menunjukkan superioritas Chelsea di segala lini. The Blues mencatat penguasaan bola 58 persen dan melepaskan 14 tembakan dengan 7 shots on target. Sebaliknya, Milan hanya mampu membukukan 6 tembakan dan 2 shots on target sepanjang 90 menit. Sánchez pun sukses menjaga clean sheet pertamanya di tur pramusim ini.

Laga juga diwarnai tiga kartu kuning — dua untuk pemain Milan akibat pelanggaran taktis di lini tengah, satu untuk gelandang Chelsea. Tidak ada kartu merah maupun insiden besar yang mewarnai pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi ini.

Palmer Bintang Lapangan, Pelatih Puji Mentalitas Skuad

Cole Palmer layak menyandang predikat pemain terbaik laga ini. Selain satu gol, ia mencatatkan empat umpan kunci dan dua dribel sukses. Perannya sebagai gelandang serang di belakang striker menjadi nyawa permainan menyerang Chelsea sepanjang pertandingan.

Sang pelatih tak bisa menyembunyikan kepuasannya usai laga. "Para pemain menunjukkan mentalitas juara sejak menit pertama. Kami menguasai bola, menekan dengan agresif, dan klinis di depan gawang. Ini modal penting menyambut kompetisi sesungguhnya," ujarnya dalam konferensi pers pascalaga.

Bagi Milan, hasil ini menjadi bahan evaluasi serius jelang bergulirnya Serie A. Pelatih Rossoneri mengakui timnya kalah di segala aspek. "Chelsea lebih cepat, lebih kuat, dan lebih terorganisir. Kami harus banyak belajar dari pertandingan malam ini," katanya.

Dengan trofi pramusim di tangan, Chelsea pulang ke London dengan kepercayaan diri tinggi. Penampilan starting XI malam ini memberikan gambaran jelas: The Blues siap bersaing di papan atas musim depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User