Tinggi Badan Beda Drastis, Herdman Naik Kursi Demi Foto Sejajar dengan Baker
Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Timnas Indonesia atas Kamboja di laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 menyisakan satu cerita unik yang langsung viral di media sosial. Pelatih kepala John Herdman dan bek...
Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Timnas Indonesia atas Kamboja di laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 menyisakan satu cerita unik yang langsung viral di media sosial. Pelatih kepala John Herdman dan bek muda Mitchell Baker menciptakan momen yang sontak mengundang tawa ribuan suporter di Stadion Gelora Bung Karno, Senin malam. Herdman, yang memiliki tinggi hanya 165 sentimeter, nekat menaiki sebuah kursi lipat saat sesi foto bersama seusai pertandingan agar bisa sejajar dengan Baker yang menjulang 198 sentimeter. Adegan spontan ini langsung diabadikan oleh fotografer tepi lapangan dan menyebar luas dalam hitungan menit.
Momen tersebut terjadi sekitar pukul 21.45 WIB, tepat setelah wasit meniup peluit panjang. Baker berjalan ke arah bench tim untuk merayakan kemenangan bersama staf pelatih. Ia merangkul Herdman, namun perbedaan tinggi yang mencapai 33 sentimeter membuat pose mereka terlihat jomplang di kamera. Tanpa ragu, Herdman menarik sebuah kursi plastik dari area teknis, naik ke atasnya, lalu merentangkan tangan membentuk pose selebrasi khas. Baker tertawa terbahak-bahak sebelum akhirnya ikut bergaya. "Saya cuma mau terlihat sepadan di foto," ujar Herdman singkat sambil tersenyum. Unggahan resmi federasi di Instagram mendapat 1,2 juta likes dalam waktu kurang dari dua jam.
Kronologi Pertandingan: Dominasi Sejak Menit Pertama
Di atas lapangan, Indonesia tampil dengan formasi 4-3-3 menyerang yang mengandalkan penguasaan bola hingga 64 persen sepanjang 90 menit. Starting XI yang diturunkan Herdman menampilkan duet Baker dan Muhammad Ferrari di jantung pertahanan, Marselino Ferdinan sebagai gelandang serang, dan trio penyerang Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick, serta Eliano Reijnders.
Menit ke-17, Indonesia membuka skor lewat sepakan first-time Marselino dari luar kotak penalti. Assist cerdas dikirimkan oleh Reijnders yang menusuk dari sisi kanan dan mengirim umpan cut-back terukur. Bola meluncur deras ke pojok kiri bawah gawang Kamboja tanpa mampu dijangkau kiper Hul Kimhuy. Keunggulan 1-0 membuat tensi pertandingan sedikit menurun, namun Kamboja mencoba merespons melalui serangan balik cepat yang dipimpin oleh Lim Pisoth. Menit ke-28, Pisoth nyaris menyamakan kedudukan lewat tendangan chip yang membentur mistar gawang Adi Satryo. Statistik shots on target Indonesia mencapai delapan kali, berbanding tiga dari Kamboja di babak pertama.
Menit ke-39, Indonesia menggandakan keunggulan. Umpan silang Pratama Arhan dari sisi kiri disambut sundulan telak Baker yang naik tinggi mengungguli dua bek lawan. Gol ini mencatatkan menit ke-39 sebagai waktu lahirnya gol pertama Baker untuk tim nasional senior. Babak pertama ditutup dengan skor 2-0 dan total operan sukses mencapai 412 berbanding 189 milik Kamboja.
Babak Kedua: Kartu Merah dan Gol Penutup Drama
Memasuki babak kedua, Herdman melakukan dua pergantian sekaligus. Ivar Jenner masuk menggantikan Ricky Kambuaya, sementara Hokky Caraka diturunkan untuk menggantikan Rafael Struick yang mengalami benturan ringan di menit ke-44. Indonesia tetap mempertahankan intensitas serangan dengan mencatatkan 14 tembakan total hingga menit ke-70.
Menit ke-74, insiden kontroversial terjadi. Bek Kamboja, Soeuy Visal, melakukan tekel dua kaki terhadap Reijnders di kotak penalti. Wasit asal Jepang, Yusuke Araki, menunjuk titik putih dan memberikan kartu kuning kedua untuk Visal yang berujung kartu merah. Marselino maju sebagai eksekutor dan dengan tenang mengirim bola ke sisi kanan gawang, menjadikan skor 3-0. Marselino mencatatkan brace dalam laga ini, menjadikannya pemain pertama Indonesia yang mencetak dua gol di laga pembuka Piala AFF sejak Boaz Solossa pada 2016.
Menit ke-89, Kamboja memperkecil ketertinggalan melalui sundulan bebas dari Choun Chanchav setelah kemelut di kotak penalti. Gol ini memecah clean sheet Indonesia yang sudah terjaga selama 89 menit. Peluit panjang berbunyi dengan skor akhir 3-1 untuk kemenangan Garuda.
"Kemenangan ini penting sebagai langkah awal. Tapi jujur, momen lucu saya di kursi tadi mungkin akan lebih dikenang daripada gol-gol malam ini," kata Herdman dalam konferensi pers seusai laga. "Mitchell pemain luar biasa, saya harus beradaptasi dengan tinggi badannya. Itu kursi teknis, bukan kursi pijat!"
Performa Individu dan Statistik Kunci
Mitchell Baker menjadi sorotan bukan hanya karena momen viralnya dengan Herdman, melainkan juga performa kokohnya di lini belakang. Bek berusia 22 tahun yang lahir di Melbourne ini mencatatkan tujuh intersep, lima clearance, dan tiga duel udara dimenangkan dari total empat duel udara. Gol sundulannya di menit ke-39 melengkapi penampilan nyaris sempurna dengan rating 8,1 versi Sofascore. "Pelatih bilang ke saya sebelum pertandingan, kalau cetak gol, saya harus siap jadi model foto. Ternyata dia yang lebih siap dengan kursinya," canda Baker.
Marselino Ferdinan juga layak mendapat apresiasi tinggi. Pemain KMSK Deinze itu mencatatkan dua gol, satu assist, dan akurasi operan 87 persen. Ia menjadi motor serangan yang menghubungkan lini tengah dengan trio penyerang. Whoscored menempatkannya sebagai man of the match dengan rating 8,7. Sementara itu, Adi Satryo yang kebobolan di menit-menit akhir tetap mencatatkan dua penyelamatan krusial, termasuk menepis tendangan bebas Pisoth di menit ke-52.
Dari segi tim, Indonesia mencatatkan penguasaan bola 61 persen, tembakan total 19 berbanding 7, dan corner kick 9-2. Disiplin taktis juga terlihat dari catatan offside Kamboja yang mencapai empat kali, menunjukkan efektivitas garis pertahanan tinggi yang diterapkan. Total jarak tempuh pemain Indonesia mencapai 112 kilometer, dengan Marselino menjadi pemain dengan jarak tempuh tertinggi yaitu 11,8 kilometer.
Kemenangan ini menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan tiga poin, di bawah Myanmar yang menang 4-0 atas Brunei dan unggul selisih gol. Laga berikutnya akan mempertemukan Indonesia melawan Brunei pada Kamis mendatang di stadion yang sama. Dengan kondisi skuad yang fit dan moral tinggi pasca momen viral Herdman, peluang meraih poin penuh kembali terbuka lebar.
Comments (0)