Romeny Cetak Gol Penyeimbang, Fortuna Sittard Tahan PSV 2-2

Skor akhir 2-2 menjadi penutup laga dramatis di Fortuna Sittard Stadion, saat tuan rumah Fortuna Sittard bangkit dari defisit dua gol untuk menahan raksasa Eredivisie, PSV Eindhoven, Minggu dini hari ...

Aug 11, 2026 - 11:47
0 0
Romeny Cetak Gol Penyeimbang, Fortuna Sittard Tahan PSV 2-2

Skor akhir 2-2 menjadi penutup laga dramatis di Fortuna Sittard Stadion, saat tuan rumah Fortuna Sittard bangkit dari defisit dua gol untuk menahan raksasa Eredivisie, PSV Eindhoven, Minggu dini hari WIB. Nama yang membuat publik sepak bola Indonesia bersorak: Ole Romeny, striker Timnas Indonesia, yang mencetak gol penyeimbang pada menit ke-82 lewat penyelesaian dingin di dalam kotak penalti.

Hasil ini terasa seperti kemenangan bagi Fortuna. Tertinggal 0-2 hingga awal babak kedua, pasukan Danny Buijs menunjukkan mental baja untuk menyamakan kedudukan melawan tim berstatus juara bertahan Liga Belanda.

Babak Pertama: PSV Menggigit Sejak Peluit Awal

PSV membuka laga dengan intensitas tinggi khas tim besutan Peter Bosz. Memainkan formasi 4-3-3, tim tamu langsung menguasai bola dan mengurung pertahanan Fortuna. Tekanan itu membuahkan hasil pada menit ke-17, ketika umpan silang dari sisi kanan disambut sundulan Luuk de Jong yang menaklukkan kiper tuan rumah. Skor 0-1 untuk PSV.

Fortuna yang turun dengan formasi 4-2-3-1 mencoba merespons lewat serangan balik. Romeny, yang dipercaya masuk starting XI sebagai ujung tombak, sempat menjebol gawang PSV pada menit ke-30, namun hakim garis mengangkat bendera offside dan gol dianulir. Petaka datang jelang jeda: menit ke-41, wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran di kotak terlarang. Keputusan sempat dicek melalui VAR, tetapi penalti tetap diberikan. Eksekusi sempurna membawa PSV unggul 0-2 saat turun minum.

Babak Kedua: Kebangkitan Fortuna, Romeny Jadi Pahlawan

Interval menjadi titik balik. Fortuna keluar dari ruang ganti dengan agresivitas berbeda, menekan lebih tinggi dan berani bermain vertikal. Upaya itu terbayar pada menit ke-58: memanfaatkan kemelut dari sepak pojok, bek Rodrigo Guth menyundul bola masuk ke gawang dan memperkecil skor menjadi 1-2. Tribun tuan rumah kembali hidup.

Momentum sepenuhnya berpihak pada Fortuna. Menit ke-82, skema serangan cepat diakhiri umpan terobosan Kristoffer Peterson yang membelah pertahanan PSV — assist kelas dunia yang jatuh tepat di kaki Romeny. Sang penyerang berdarah Indonesia melepaskan tembakan mendatar ke sudut jauh tanpa bisa diantisipasi kiper. 2-2! Stadion meledak.

Di sisa waktu, PSV nyaris mencuri kemenangan ketika tendangan bebas membentur mistar pada menit ke-89. Fortuna juga sempat mengklaim penalti di masa injury time, tetapi tinjauan VAR menyatakan tidak ada pelanggaran. Hingga peluit panjang, skor imbang bertahan dan PSV dipaksa pulang tanpa clean sheet.

Statistik: PSV Dominan, Fortuna Efisien

Secara angka, PSV memang superior. Tim tamu mencatatkan penguasaan bola 64 persen berbanding 36 persen, dengan total 17 tembakan dan tujuh shots on target. Namun Fortuna membuktikan efisiensi adalah segalanya: dari sembilan percobaan, empat shots on target mereka berbuah dua gol.

Romeny tampil nyaris sempurna di lini depan: satu gol dari dua tembakan tepat sasaran, tiga duel udara dimenangkan, dan pergerakan tanpa bola yang terus merepotkan dua bek tengah PSV. Wasit mengeluarkan total empat kartu kuning — tiga untuk Fortuna, satu untuk PSV — tanpa ada kartu merah dalam laga yang berjalan keras namun tetap sportif.

"Tertinggal dua gol dari tim sekelas PSV bisa menghancurkan tim mana pun. Tapi para pemain menunjukkan karakter luar biasa. Gol Ole adalah buah dari keberanian kami untuk terus menyerang," ujar pelatih Fortuna seusai laga.

Arti Satu Poin di Awal Musim

Bagi Fortuna, satu poin melawan juara bertahan adalah modal mental berharga untuk mengarungi musim. Bagi PSV, kehilangan keunggulan dua gol menjadi alarm bahwa konsentrasi 90 menit tetap wajib di kompetisi seketat Eredivisie. Dan bagi Indonesia? Satu nama kembali menggaung di Eropa. Jika konsistensi ini terjaga, Romeny bukan hanya aset Fortuna — ia adalah senjata masa depan Garuda.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User