Real Madrid Hajar Salzburg 3-0, Segel Takhta Grup H

Skor akhir 3-0 menjadi milik Real Madrid. Melakoni laga pamungkas Grup H Piala Dunia Antarklub 2025 di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Kamis (26/6/2025), Los Blancos membungkam wakil Austria, F...

Aug 07, 2026 - 07:46
0 0
Real Madrid Hajar Salzburg 3-0, Segel Takhta Grup H

Skor akhir 3-0 menjadi milik Real Madrid. Melakoni laga pamungkas Grup H Piala Dunia Antarklub 2025 di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Kamis (26/6/2025), Los Blancos membungkam wakil Austria, FC Salzburg, lewat gol Vinícius Júnior menit ke-40, Federico Valverde menit ke-45+3, dan Gonzalo García menit ke-84. Kemenangan meyakinkan ini mengantar pasukan Xabi Alonso melaju ke babak 16 besar dengan status juara grup, mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan.

Dari sisi statistik, Madrid tampil dominan sepanjang 90 menit. Penguasaan bola anak asuh Xabi Alonso menyentuh angka 59 persen, dengan enam shots on target dari total belasan percobaan ke arah gawang. Salzburg bukan tanpa perlawanan — tim asuhan Thomas Letsch beberapa kali mengancam lewat transisi cepat — tetapi Thibaut Courtois tampil sigap di bawah mistar untuk mengamankan clean sheet pertamanya di turnamen ini.

Laga ini sejatinya menentukan nasib kedua tim. Madrid hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan kelolosan, sementara Salzburg wajib menang demi menjaga asa melaju ke fase gugur. Setelah ditahan imbang Al-Hilal 1-1 pada laga pembuka dan menang 3-1 atas Pachuca, Los Blancos datang ke Philadelphia dengan misi mengunci posisi puncak — dan mereka menyelesaikannya dengan sempurna di hadapan puluhan ribu penonton yang memadati stadion.

Babak Pertama: Vinícius Buka Keran, Valverde Gandakan Skor

Madrid langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit dibunyikan. Formasi 3-4-3 racikan Alonso membuat Salzburg kesulitan keluar dari tekanan dan hanya bisa sesekali mengandalkan bola panjang. Menit ke-40, kebuntuan akhirnya pecah. Jude Bellingham mengirim umpan terobosan cerdas ke sisi kiri, Vinícius Júnior berlari membelah pertahanan, mengecoh satu bek lawan, lalu melepaskan tendangan mendatar ke sudut jauh yang tak mampu dijangkau kiper Alexander Schlager. 1-0 untuk Madrid.

Gol itu membuka ruang yang lebih lebar bagi Madrid, dan pukulan telak datang tepat sebelum jeda. Menit ke-45+3, Vinícius kembali menjadi aktor utama — kali ini lewat assist tumit brilian yang disambut Federico Valverde dengan sepakan keras dari dalam kotak penalti. 2-0. Momen selebrasi menjadi gambaran kebersamaan tim: Antonio Rüdiger, Aurélien Tchouaméni, Trent Alexander-Arnold, dan Bellingham berlarian menuju sudut lapangan untuk merayakan gol kedua bersama rekan-rekannya.

Babak Kedua: Gonzalo García Kunci Tiga Poin

Tertinggal dua gol, Salzburg mencoba keluar menyerang di paruh kedua demi menyelamatkan nasib mereka. Beberapa kali mereka menguji pertahanan Madrid lewat umpan-umpan diagonal dan bola mati, tetapi duet Rüdiger dan Tchouaméni tampil disiplin menjaga kotak penalti. Courtois pun dipaksa melakukan penyelamatan penting saat Salzburg mendapat peluang terbaiknya, menjaga gawangnya tetap perawan hingga akhir laga.

Petaka bagi Salzburg datang menit ke-84. Memanfaatkan serangan balik kilat, penyerang muda Gonzalo García lepas dari kawalan bek lawan dan dengan dingin menaklukkan Schlager untuk mengubah skor menjadi 3-0. Gol ini melanjutkan tren impresif sang striker jebolan akademi yang sudah terlibat dalam beberapa gol Madrid sepanjang fase grup — bukti nyata kedalaman skuad Los Blancos di lini depan musim ini.

Eksperimen Alonso Mulai Membuahkan Hasil

Laga ini menjadi sinyal kuat bahwa ide-ide Xabi Alonso mulai meresap ke dalam tim. Tchouaméni yang diturunkan sebagai bek tengah dalam skema tiga bek tampil kokoh dan tenang dalam membangun serangan dari belakang, sementara Trent Alexander-Arnold semakin nyaman beroperasi sebagai wing-back kanan — beberapa kali umpan panjang akuratnya membelah pertahanan lawan. Di lini tengah, Valverde menjadi motor dengan energi tanpa henti, dan Bellingham berperan cerdas sebagai penghubung di belakang para penyerang.

"Kami berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Para pemain mulai memahami apa yang kami inginkan di atas lapangan, dan yang terpenting, kami lolos sebagai juara grup," ujar Alonso seusai laga.

Juventus Menanti di Babak 16 Besar

Dengan hasil ini, Madrid memuncaki klasemen akhir Grup H dan akan menghadapi lawan berat di babak gugur: raksasa Italia, Juventus. Sementara itu, Salzburg harus mengubur mimpi mereka setelah finis di luar dua besar meski sempat tampil menjanjikan di awal turnamen. Bagi Madrid, catatan tiga laga tak terkalahkan di fase grup menjadi modal berharga menuju misi mengukuhkan status sebagai raja antarklub dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User