Rashford Jadi Pahlawan, Inggris Taklukkan Kroasia 2-1 di Piala Dunia 2026

Skor akhir 2-1 untuk Inggris! Marcus Rashford tampil sebagai pahlawan kemenangan The Three Lions setelah mencetak gol penentu pada laga Grup L Piala Dunia 2026 melawan Kroasia di Stadion Dallas, Arlin...

Aug 10, 2026 - 07:38
0 0
Rashford Jadi Pahlawan, Inggris Taklukkan Kroasia 2-1 di Piala Dunia 2026

Skor akhir 2-1 untuk Inggris! Marcus Rashford tampil sebagai pahlawan kemenangan The Three Lions setelah mencetak gol penentu pada laga Grup L Piala Dunia 2026 melawan Kroasia di Stadion Dallas, Arlington, Kamis (18/6) malam waktu setempat. Gol penyerang bernomor punggung 11 itu pada menit ke-78 memastikan Inggris mengawali kampanye mereka dengan tiga poin penuh di hadapan puluhan ribu penonton yang memadati arena raksasa tersebut.

Inggris membuka keunggulan lebih dulu melalui Harry Kane pada menit ke-23. Sang kapten menyambut umpan silang Bukayo Saka dengan sundulan keras yang menghujam sudut kanan gawang Dominik Livakovic. Kroasia sempat menyamakan kedudukan lewat Andrej Kramaric menit ke-58, sebelum Rashford memastikan kemenangan lewat penyelesaian dingin memanfaatkan assist Jude Bellingham.

Babak Pertama: Dominasi The Three Lions Sejak Peluit Awal

Thomas Tuchel menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Jordan Pickford di bawah mistar, duet John Stones dan Marc Guehi di jantung pertahanan, serta Declan Rice dan Bellingham sebagai double pivot di lini tengah. Rashford diplot di sayap kiri, Saka di sisi kanan, dengan Kane sebagai ujung tombak tunggal dalam starting XI yang tampil menyerang sejak menit pertama.

Strategi itu langsung membuahkan hasil. Inggris mencatatkan penguasaan bola 61 persen di 45 menit pertama dan melepaskan delapan tembakan, empat di antaranya tepat sasaran. Menit ke-23, Saka menusuk dari sisi kanan, mengecoh Borna Sosa, lalu mengirim crossing akurat yang disambut Kane dengan tandukan keras. Skor 1-0 untuk The Three Lions.

Kroasia yang bermain dengan formasi 4-3-3 kesulitan mengembangkan permainan. Lini tengah mereka yang digalang Mateo Kovacic dan Luka Modric kalah agresivitas dari pressing tinggi Rice. Vatreni hanya mampu melepaskan satu shots on target sepanjang babak pertama, sebuah catatan yang menggambarkan betapa rapatnya organisasi pertahanan Inggris.

Babak Kedua: Drama, Kebangkitan Kroasia, dan Momen Rashford

Interval kedua berjalan lebih terbuka. Kroasia meningkatkan intensitas dan memetik hasil pada menit ke-58. Kramaric memanfaatkan kemelut di kotak penalti menyusul sepak pojok Modric untuk menaklukkan Pickford dari jarak dekat. Skor imbang 1-1, dan tribun suporter Kroasia di Stadion Dallas bergemuruh.

Tuchel merespons dengan memasukkan Cole Palmer menggantikan Saka pada menit ke-70. Pergantian itu mengubah dinamika serangan Inggris. Delapan menit berselang, Bellingham memenangkan duel di tengah lapangan, menggiring bola melewati dua pemain, lalu melepaskan umpan terobosan yang membelah pertahanan Kroasia. Rashford berlari memanfaatkan kecepatannya, mengontrol bola sekali, dan melepaskan tendangan mendatar ke tiang jauh yang tak mampu dijangkau Livakovic. Menit ke-78, skor 2-1!

Selebrasi Rashford di depan tribun suporter Inggris menjadi gambaran malam itu — kelegaan sekaligus pernyataan. Penyerang 28 tahun itu total mencatatkan tiga tembakan, dua tepat sasaran, dan satu gol penting yang mengunci tiga poin.

Statistik Akhir: Efisiensi Memenangkan Pertandingan

Data pertandingan menunjukkan Inggris unggul hampir di semua parameter. Penguasaan bola berakhir 56 persen berbanding 44 persen untuk keunggulan The Three Lions. Total tembakan 15 berbanding 8, dengan shots on target 7 berbanding 3. Inggris juga unggul dalam sepak pojok 6 berbanding 3 sepanjang 90 menit.

Wasit mengeluarkan tiga kartu kuning — dua untuk Kroasia (Sosa dan Kovacic) serta satu untuk Inggris (Rice). Sebuah tinjauan VAR pada menit ke-85 atas klaim penalti Kroasia setelah duel Guehi dengan Bruno Petkovic dinyatakan tidak ada pelanggaran. Kane sendiri sempat dua kali terjebak offside di babak pertama karena terlalu antusias mengejar umpan.

Bagi Pickford, meski gagal mencatatkan clean sheet, ia membuat dua penyelamatan krusial di menit akhir untuk mengamankan kemenangan. Hasil ini menempatkan Inggris di puncak klasemen Grup L dengan tiga poin dari satu pertandingan.

"Marcus menunjukkan mentalitas yang kami butuhkan. Ia bekerja keras sepanjang pekan, dan gol itu adalah buah dari kerja kerasnya. Ini baru langkah pertama — kami ingin melaju jauh di turnamen ini," ujar Tuchel dalam konferensi pers usai laga.

Inggris selanjutnya akan menghadapi laga kedua Grup L pekan depan, sementara Kroasia harus segera bangkit untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur. Satu hal yang pasti: malam di Dallas ini menjadi milik Marcus Rashford, sang penentu kemenangan The Three Lions.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User