Raphinha Cetak Dua Gol, Barcelona Tekuk Madrid 3-2 di Final

Skor akhir 3-2 untuk FC Barcelona atas Real Madrid pada laga final Piala Super Spanyol 2026 di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, yang berlangsung Senin dini hari WIB. Laga berjalan dengan tem...

Oct 10, 2026 - 19:59
0 0
Raphinha Cetak Dua Gol, Barcelona Tekuk Madrid 3-2 di Final

Skor akhir 3-2 untuk FC Barcelona atas Real Madrid pada laga final Piala Super Spanyol 2026 di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, yang berlangsung Senin dini hari WIB. Laga berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal, tetapi Raphinha menjadi pembeda utama lewat dua golnya yang memastikan trofi berpindah ke tangan Blaugrana.

Babak Pertama: Raphinha Buka Keunggulan

Barcelona memulai laga dengan formasi 4-3-3 yang menempatkan Raphinha di sayap kanan. Starting XI asuhan Hansi Flick langsung mengambil inisiatif menyerang dengan penguasaan bola mencapai 58 persen pada 15 menit pertama. Menit ke-14, Raphinha menerima umpan terobosan dari Pedri di sisi kanan, melewati satu pemain bertahan, lalu melepaskan tendangan kaki kiri ke tiang jauh. Kiper Madrid tidak mampu menjangkau bola. Skor 1-0 untuk Barcelona.

Madrid merespons melalui serangan balik cepat. Menit ke-27, Vinicius Junior menyelesaikan umpan silang Jude Bellingham dari sisi kiri dengan tendangan first-time. Bola menghujam gawang Barcelona. Skor imbang 1-1. Wasit sempat mengecek VAR untuk potensi offside, namun posisi Vinicius dinyatakan onside.

Menit ke-39, Barcelona kembali memimpin. Lewandowski menerima bola di kotak penalti, menahan dengan dada, kemudian melepaskan tendangan voli setengah tiang. Bola masuk ke sudut kiri gawang Madrid. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum. Statistik babak pertama mencatat Barcelona dengan 6 shots on target berbanding 3 milik Madrid.

Babak Kedua: Drama Kartu dan Ketegangan

Madrid mengubah pendekatan di babak kedua dengan menaikkan garis pertahanan dan menekan lebih agresif. Menit ke-54, Rodrygo melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, namun kiper Barcelona masih sigap. Tiga menit berselang, Madrid menyamakan kedudukan lagi lewat sundulan Antonio Rüdiger usai memanfaatkan sepak pojok. Skor 2-2.

Ketegangan meningkat. Menit ke-63, kartu kuning pertama di laga ini diberikan setelah pelanggaran keras di area tengah lapangan. Barcelona tidak kehilangan fokus. Menit ke-78, Raphinha mencetak gol keduanya malam itu. Ia menerima umpan pendek dari Lamine Yamal, melakukan dribel diagonal ke dalam kotak penalti, lalu melepaskan tendangan akurat ke sudut kanan bawah gawang. Skor 3-2 untuk Barcelona. Gol ini menjadi gol ke-12 Raphinha di semua kompetisi musim ini.

Madrid berusaha mengejar di sisa waktu. Menit ke-84, Ancelotti memasukkan penyerang tambahan untuk meningkatkan daya gedor. Namun, pertahanan Barcelona tampil disiplin. Penguasaan bola akhir laga tercatat 54 persen untuk Barcelona dan 46 persen untuk Madrid, dengan total shots on target 9-6 untuk keunggulan Blaugrana.

Analisis Taktik dan Statistik Kunci

Kemenangan ini tidak lepas dari efektivitas serangan balik Barcelona. Raphinha menjadi ancaman utama dengan 2 gol, 3 dribel sukses, dan 4 tembakan tepat sasaran. Lini tengah yang diisi Pedri, Frenkie de Jong, dan Gavi mampu mengontrol ritme permainan, terutama saat Madrid mencoba menekan tinggi.

Di kubu Madrid, Vinicius Junior mencatatkan 1 gol dan 2 peluang tercipta. Namun, lini belakang Madrid tampak rentan menghadapi serangan cepat ke sisi sayap, terutama ketika Raphinha dan Yamal bergantian menusuk. Kiper Madrid harus bekerja keras dengan 6 penyelamatan penting sepanjang laga.

"Kami tahu laga ini tidak akan mudah. Dua gol Raphinha datang dari situasi yang kami latih berulang kali. Para pemain menunjukkan mentalitas juara," ujar pelatih Barcelona dalam konferensi pers usai laga.

Dengan hasil ini, Barcelona mengunci gelar Piala Super Spanyol 2026 dan menambah koleksi trofi domestik mereka. Madrid harus menerima kekalahan keduanya di final Piala Super dalam tiga tahun terakhir. Laga berjalan dengan 6 kartu kuning dan 22 pelanggaran, menandakan intensitas rivalitas El Clasico tidak pernah meredup.

Raphinha layak dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Dua golnya memastikan Barcelona pulang dari Jeddah dengan trofi, sekaligus membuktikan ketajaman lini depan Blaugrana di panggung final. Madrid harus segera berbenah sebelum kembali bertemu Barcelona di kompetisi lain musim ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User