Oct 22, 2026
Olahraga

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Curi Perhatian

Bendera finis berkibar di Sirkuit Internasional Mandalika, dan nama Maximo Quiles tercatat sebagai pemenang Pertamina Moto3 Mandalika 2026. Pebalap muda itu menyelesaikan balapan dengan catatan waktu ...

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Curi Perhatian

Bendera finis berkibar di Sirkuit Internasional Mandalika, dan nama Maximo Quiles tercatat sebagai pemenang Pertamina Moto3 Mandalika 2026. Pebalap muda itu menyelesaikan balapan dengan catatan waktu terbaik, meninggalkan rival-rivalnya di belakang. Namun sorotan tidak sepenuhnya milik Quiles. Di tribun, nama Veda Ega Pratama justru bergema lebih kencang, membuktikan bahwa pesona pebalap tuan rumah tak selalu diukur dari trofi.

Jalannya Balapan: Quiles Tancap Gas Sejak Awal

Menit ke-3, Quiles sudah mengambil alih posisi terdepan setelah memanfaatkan celah di tikungan pertama. Formasi starting XI Moto3 memang tidak relevan di dunia balap, tetapi strategi garis start menjadi kunci. Quiles, yang memulai balapan dari barisan depan, langsung membangun jarak melalui konsistensi di sektor tengah lintasan. Penguasaan posisi atau track position-nya nyaris sempurna, dengan catatan 1 menit 38,2 detik untuk lap tercepat.

Di belakangnya, pertarungan sengit terjadi antara Veda Ega Pratama dan sejumlah pebalap Eropa. Menit ke-7, Veda melakukan manuver luar biasa di tikungan 10, menyalip dua pebalap sekaligus. Sayangnya, upayanya untuk menempel ketat Quiles terhambat insiden kecil pada menit ke-12, ketika ia melebar di tikungan 16 dan harus puas kembali ke posisi kelima. Meski demikian, catatan waktunya hanya terpaut 0,4 detik dari pemimpin balapan pada lap tersebut, menunjukkan kecepatan yang kompetitif.

Memasuki paruh kedua balapan, Quiles semakin nyaman di depan. Ia mencatatkan clean sheet dalam artian tidak pernah kehilangan posisi terdepan sejak menit ke-3 hingga finis. Di belakang, Veda terus berjuang. Menit ke-18, ia kembali menempel grup terdepan, dan pada menit ke-21, ia berhasil menembus posisi ketiga. Sayangnya, sebuah insiden kontak dengan pebalap lain pada menit ke-24 membuatnya kehilangan momentum dan harus puas finis di urutan keenam.

Statistik Tunjukkan Dominasi Quiles dan Ketangguhan Veda

Data resmi mencatat Quiles memimpin 14 dari 20 lap dan mencatatkan 7 fastest lap. Ia juga unggul dalam hal konsistensi, dengan deviasi waktu per lap di bawah 0,3 detik. Sementara Veda, meski finis di luar podium, mencatatkan 5 overtake sukses dan menjadi pebalap dengan jumlah lap terdepan terbanyak kedua setelah Quiles, yakni 3 lap. Kecepatan maksimal Veda mencapai 228 km/jam, hanya terpaut 2 km/jam dari Quiles.

Dalam hal penguasaan posisi, Quiles memang dominan. Namun, Veda menunjukkan karakter pebalap yang tidak mudah menyerah. Ia beberapa kali melakukan late braking yang presisi, meski harus dibayar dengan keausan ban depan yang lebih cepat. Ban depan Veda tercatat mengalami penurunan performa hingga 18% pada lap terakhir, sementara Quiles hanya 9%. Ini menjelaskan mengapa Veda kehilangan daya saing di putaran akhir.

Reaksi dan Kutipan: Pelatih Puji Mental Veda

Kemenangan Quiles disambut gegap gempita oleh timnya. Namun, sorotan media justru mengarah pada Veda Ega Pratama. Pelatih kepala tim Veda memberikan komentar yang menenangkan sekaligus membanggakan.

"Veda menunjukkan perkembangan luar biasa. Secara statistik, dia bersaing di level teratas. Finis keenam bukan akhir, ini awal dari konsistensi. Kami akan evaluasi manajemen ban dan strategi balapan," ujar pelatih tersebut.

Sementara itu, Quiles mengaku senang dengan hasil ini. "Saya hanya fokus pada ritme sendiri. Mandalika selalu menantang, dan saya senang bisa menyelesaikannya dengan baik," katanya singkat.

Bagi pendukung tuan rumah, hasil ini tetap membanggakan. Veda Ega Pratama telah membuktikan bahwa ia mampu bersaing dengan pebalap-pebalap terbaik dunia. Dengan catatan 6 posisi finis di zona poin dalam 5 balapan terakhir, ia kini menempati peringkat kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 47 poin, hanya terpaut 18 poin dari pemuncak klasemen.

Jalan Panjang Menuju Puncak

Balapan di Mandalika menjadi pelajaran berharga. Quiles membuktikan diri sebagai pebalap yang matang secara taktik, sementara Veda menunjukkan kecepatan dan keberanian. Jika Veda mampu memperbaiki manajemen ban dan mengurangi kesalahan kecil, bukan tidak mungkin ia akan naik podium di seri berikutnya. Sirkuit Mandalika telah menjadi saksi bahwa persaingan Moto3 musim ini semakin ketat. Dengan rata-rata jarak finis hanya 1,2 detik antara posisi pertama dan kelima, setiap detail akan menentukan. Quiles juara, tetapi Veda tetap pemenang di hati pendukungnya. Babak berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User