Mourinho Tunjukkan Klasnya, Real Madrid Taklukkan Ferencvaros 3-1 di Budapest

Budapest malam itu milik Jose Mourinho. Di hadapan lebih dari 50 ribu penonton yang memadati Groupama Arena, Real Madrid menutup laga pramusim melawan Ferencvaros dengan skor akhir 3-1, Sabtu (8/8/202...

Aug 24, 2026 - 09:57
0 0
Mourinho Tunjukkan Klasnya, Real Madrid Taklukkan Ferencvaros 3-1 di Budapest

Budapest malam itu milik Jose Mourinho. Di hadapan lebih dari 50 ribu penonton yang memadati Groupama Arena, Real Madrid menutup laga pramusim melawan Ferencvaros dengan skor akhir 3-1, Sabtu (8/8/2026). Kemenangan ini bukan sekadar angka di papan skor — ia adalah deklarasi bahwa proyek sang pelatih Portugal di Santiago Bernabeu telah menemukan ritmenya.

Penguasaan bola 61 persen dan delapan shots on target menjadi cerminan dominasi tim tamu sepanjang 90 menit. Sebaliknya, Ferencvaros yang bermain dengan intensitas tinggi khas sepak bola Hungaria hanya mampu mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran dari total sembilan percobaan.

Babak Pertama: Blitz Menit-Menit Awal

Peluit wasit baru saja berbunyi, Real Madrid sudah menekan. Dengan formasi 4-3-3 yang dipercayakan Mourinho, trio lini tengah Bellingham–Tchouameni–Valverde mengunci peredaran bola tuan rumah sejak detik-detik awal. Hasilnya nyata: menit ke-17, Jude Bellingham memotong umpan pendek bek lawan di zona tengah, lalu mengirimkan through ball matang kepada Vinicius Junior. Sang winger Brasil melewati satu penjaga gawang sebelum melepaskan tendangan first-time yang tak mampu dibaca kiper Denes Dioszegi. 1-0 untuk Los Blancos.

Tekanan tidak berhenti di situ. Menit ke-23, Kylian Mbappe hampir menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat, namun kokunya membentur mistar. Empat belas menit kemudian, penalti dianugerahkan kepada Real Madrid setelah VAR mengonfirmasi pelanggaran tangan bek Ferencvaros di kotak penalti. Mbappe yang maju sebagai algojo tidak menyia-nyiakannya — tendangan keras ke sudut kanan bawah mengubah kedudukan menjadi 2-0 pada menit ke-39.

Ferencvaros mencoba bangkit menjelang jeda. Menit ke-44, Barnabas Varga nyaris memperkecil ketertinggalan lewat sundulan, tapi Thibaut Courtois tampil gemilang dengan penyelamatan refleks. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Babak Kedua: Balasan Ferencvaros dan Kepala Dingin Madrid

Masuk babak kedua, Mourinho melakukan rotasi lima posisi — sinyal jelas bahwa pramusim ini adalah panggung evaluasi. Namun rotasi itu sempat membuat pertahanan Madrid goyah. Menit ke-52, gol Ferencvaros lewat serangan sayap kiri dianulir oleh VAR karena posisi Varga offside saat bola dimainkan. Keputusan itu menyelamatkan clean sheet Madrid — setidaknya untuk sementara.

Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68. Sepakan voli Adama Traore dari luar kotak penalti menembus gawang Courtois, memperkecil skor menjadi 2-1 dan menyalakan api tribun Groupama Arena.

Jawaban Madrid datang cepat. Menit ke-74, Rodrygo Goes yang masuk menggantikan Vinicius menunjukkan insting pembunuhnya. Umpan silang rendah Arda Guler dari sisi kanan dibaca matang oleh Rodrygo, yang menyambutnya dengan sentuhan satu kali. 3-1 — dan sekaligus mengakhiri perlawanan Ferencvaros.

Kartu kuning pun mewarnai laga ini. Tchouameni tercatat menerima kartu kuning pada menit ke-33 akibat pelanggaran taktis, sementara bek Ferencvaros Cebrails Makas juga terkena teguran kartu di babak kedua.

Mourinho Puas, Fondasi Musim Baru Terbentuk

Di konferensi pers pasca-laga, Mourinho tampak puas dengan apa yang ditampilkan anak-anak asuhnya. Pelatih asal Setubal itu menegaskan bahwa laga pramusim semacam ini adalah laboratorium sempurna sebelum kompetisi domestik digulirkan.

"Kami datang ke Budapest untuk bekerja, bukan sekadar bermain. Yang saya lihat malam ini adalah struktur, disiplin, dan nafsu menang. Itu fondasi yang saya inginkan," ujar Mourinho di hadapan para jurnalis.

Statistik mendukung klaim tersebut. Selain unggul dalam penguasaan bola, Real Madrid juga memenangkan 55 persen duel udara serta mencatatkan akurasi passing 89 persen. Angka-angka itu mencerminkan identitas permainan yang ingin dibangun Mourinho: kontrol tempo, transisi cepat, dan efisiensi di sepertiga akhir.

Satu catatan kecil yang perlu diperbaiki adalah kerapuhan pertahanan saat menghadapi serangan balik. Gol Traore lahir dari ruang kosong di antara lini tengah dan pertahanan — sesuatu yang pasti sudah dicatat Mourinho di papan tulis taktiknya sebelum laga berikutnya.

Dengan kemenangan ini, Real Madrid menutup rangkaian pramusim tanpa kekalahan. Starting XI utama mulai terlihat jelas, kimia antarbintang mulai terbentuk, dan yang terpenting: mesin galaktik kembali berdengung. Jika malam Budapest adalah indikasi awal, musim 2026/27 bisa menjadi musim yang sangat spesial bagi para pendukung Los Blancos.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User