Milei Hadiri Pelantikan Fujimori di Lima

LIMA — Presiden Argentina Javier Milei resmi menginjakkan kaki di ibu kota Peru, Lima, pada Selasa, 28 Juli 2026, guna menghadiri upacara pelantikan Presiden terpilih Keiko Fujimori. Kedatangan Mile...

Oct 09, 2026 - 17:35
0 0
Milei Hadiri Pelantikan Fujimori di Lima

LIMA — Presiden Argentina Javier Milei resmi menginjakkan kaki di ibu kota Peru, Lima, pada Selasa, 28 Juli 2026, guna menghadiri upacara pelantikan Presiden terpilih Keiko Fujimori. Kedatangan Milei disambut dengan pengamanan ketat di Bandara Internasional Jorge Chávez, menandai momen diplomatik penting di kawasan Amerika Selatan yang tengah mencari keseimbangan politik baru di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Kehadiran Milei — sosok libertarian yang dikenal vokal soal pemangkasan belanja negara dan deregulasi pasar — menjadi sinyal kuat bahwa poros kanan-tengah di Amerika Latin kian solid menjelang dekade 2030-an. Fujimori, yang memenangkan pemilu Peru dengan margin tipis, akan dilantik di Palacio de Gobierno, satu blok dari Plaza de Armas, lokasi bersejarah yang sama tempat ayahnya, Alberto Fujimori, pernah memerintah lebih dari tiga dekade lalu.

Ketegangan di Balik Riak Diplomasi

Kedatangan Milei ke Lima tidak lepas dari dinamika politik domestik Peru. Sejumlah faksi oposisi menilai kehadiran presiden Argentina itu sebagai bentuk legitimasi eksternal bagi pemerintahan Fujimori yang masih diwarnai sengketa hasil pemilu. Meski demikian, istana kepresidenan Peru menegaskan bahwa undangan telah disebar ke sejumlah kepala negara sahabat, termasuk Argentina, Chili, dan Paraguay — langkah lazim dalam protokol diplomatik kenegaraan.

Bagi Milei, lawatan ini juga menjadi panggung untuk memperkuat narasi ekonomi. Argentina dan Peru tercatat sebagai dua ekonomi yang tengah menghadapi tekanan inflasi serta fluktuasi nilai tukar. Dalam beberapa bulan terakhir, kedua negara menjajaki kerja sama sektor pertambangan tembaga dan litium — komoditas strategis yang menjadi tulang punggung transisi energi global.

“Kami membawa agenda pertumbuhan, bukan agenda belas kasihan. Peru adalah mitra strategis, dan kami ingin membangun jembatan, bukan tembok,” ujar Milei dalam keterangan singkatnya di bandara.

Statistik Kunjungan Kenegaraan

Mengacu data Kementerian Luar Negeri Peru, ini adalah kunjungan kenegaraan ke-14 dari kepala negara asing ke Lima sepanjang 2026. Sepanjang tahun lalu, Peru mencatat 23 pertemuan bilateral tingkat presiden, naik dari 18 pada periode sebelumnya. Sementara itu, hubungan dagang Argentina-Peru membukukan nilai USD 1,2 miliar pada 2025, dengan surplus di pihak Peru sebesar USD 340 juta — angka yang berpotensi naik jika kesepakatan tambang diteken.

Di sisi keamanan, lebih dari 1.800 personel gabungan dikerahkan di sekitar lokasi pelantikan. Jalur protokol dari bandara menuju pusat kota ditutup bergantian sejak pukul 06.00 waktu setempat, sementara pengawalan kendaraan kepresidenan melibatkan 12 unit motor dan 4 kendaraan taktis. Tidak ada laporan gangguan berarti sepanjang prosesi penyambutan.

Dampak Regional dan Peta Koalisi

Pelantikan Fujimori menandai babak baru bagi Peru setelah periode pemerintahan yang penuh gejolak. Dengan Milei di barisan tamu kehormatan, muncul spekulasi bahwa kedua negara akan membentuk semacam aliansi pragmatis di kawasan Pasifik Selatan. Analis politik dari Universitas Lima, Carlos Mendoza, menilai langkah ini sebagai manuver untuk menyeimbangkan pengaruh kekuatan-kekuatan besar yang selama ini mendominasi investasi infrastruktur di Amerika Latin.

“Pertanyaannya bukan apakah Milei dan Fujimori akan cocok secara ideologis, tetapi seberapa cepat mereka bisa menerjemahkan kedekatan itu menjadi kesepakatan dagang yang konkret,” ujar Mendoza.

Setelah rangkaian upacara resmi, Milei dijadwalkan menghadiri jamuan makan malam kenegaraan di Palacio de Torre Tagle, markas Kementerian Luar Negeri Peru. Dalam agenda tertutup, kedua pemimpin dikabarkan akan membahas percepatan negosiasi perjanjian perdagangan preferensial serta rencana pembukaan penerbangan langsung Buenos Aires–Lima guna mendongkrak sektor pariwisata dan logistik kedua negara.

Bagi publik Peru, momen ini menjadi ujian pertama bagi pemerintahan Fujimori dalam menjaga stabilitas politik sekaligus memenuhi janji kampanye soal lapangan kerja dan penegakan hukum. Bagi Milei, ini adalah panggung lanjutan untuk memproyeksikan diri sebagai arsitek poros baru Amerika Selatan — sebuah ambisi yang, jika berhasil, bisa mengubah peta diplomasi kawasan dalam lima tahun ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User