Menpora Erick Thohir Saksikan Langsung Indonesia Muaythai Championship 2026

Gemuruh GOR Abdur Rosyad, Kota Bekasi, Rabu (5/8/2026), mencapai puncaknya ketika Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memasuki arena Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026. Kehadira...

Aug 10, 2026 - 14:16
0 0
Menpora Erick Thohir Saksikan Langsung Indonesia Muaythai Championship 2026

Gemuruh GOR Abdur Rosyad, Kota Bekasi, Rabu (5/8/2026), mencapai puncaknya ketika Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memasuki arena Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026. Kehadiran orang nomor satu di kementerian olahraga itu bukan sekadar seremoni — ini pernyataan sikap. Muaythai Indonesia resmi masuk radar utama pembinaan nasional, dan sinyal itu terbaca jelas dari tribun VIP hingga sudut ring.

Sejak ronde pertama digelar, atmosfer kompetisi terasa berbeda. Para atlet dari berbagai penjuru Tanah Air tampil habis-habisan, memperagakan keindahan seni delapan tungkai — kombinasi dua kepalan, dua siku, dua lutut, dan dua tulang kering yang menjadi identitas olahraga asal Thailand ini. Setiap kombinasi serangan yang mendarat bersih disambut sorakan penonton yang memadati tribun sejak sore hari.

Komitmen Pemerintah untuk Olahraga Bela Diri

Kehadiran Erick Thohir di tengah padatnya agenda kenegaraan mengirim pesan tegas: pemerintah serius mengawal perkembangan cabang olahraga bela diri. Dalam peta kebijakan olahraga nasional, dukungan semacam ini adalah amunisi penting — mulai dari anggaran pembinaan, penerapan sport science, hingga akses pelatnas berjenjang bagi atlet-atlet potensial.

Bagi komunitas Muaythai, momen ini terasa seperti kemenangan tersendiri. Cabang yang selama ini tumbuh organik lewat sasana dan komunitas di berbagai daerah kini mendapat pengakuan langsung dari pemangku kebijakan tertinggi di sektor pemuda dan olahraga. Efeknya diyakini akan mengalir deras: lebih banyak sasana bermunculan, lebih banyak anak muda tertarik berlatih, dan lebih banyak daerah mengirimkan wakil ke kejuaraan nasional.

Apresiasi Khusus untuk PBMI dan LaNyalla

Dalam kunjungannya, Erick Thohir secara spesifik memberikan apresiasi kepada Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) di bawah nahkoda LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurut Menpora, ketua PBMI itu dinilai memiliki kejelian membaca peta pembinaan Muaythai di Indonesia — dari akar rumput hingga level elite, dari pembinaan atlet hingga penguatan ekosistem kompetisi.

Pembinaan yang dilakukan PBMI menunjukkan visi jangka panjang. Kejuaraan seperti IMC adalah fondasi untuk melahirkan atlet-atlet berkualitas yang siap bersaing di level internasional.

Apresiasi ini bukan tanpa dasar. Di bawah kepemimpinan LaNyalla, PBMI gencar menggelar kompetisi berjenjang dan memperluas basis atlet hingga ke pelosok daerah. IMC 2026 di Bekasi menjadi bukti nyata bahwa ekosistem kompetisi Muaythai nasional terus berdetak — dan berdetak kencang. Federasi yang sehat selalu dimulai dari kalender kejuaraan yang hidup, dan PBMI memahami betul rumus itu.

IMC 2026: Kawah Candradimuka Atlet Muda

Dari sudut pandang teknis, kejuaraan nasional seperti IMC adalah mesin talent scouting paling efektif. Di sinilah para pelatih memantau fight IQ, ketahanan kardio, dan mental bertanding calon andalan Merah Putih. Format pertarungan yang ketat — tiga ronde penuh intensitas dengan penilaian juri yang menuntut kebersihan teknik — memaksa setiap atlet menunjukkan paket lengkap: serangan, pertahanan, dan kontrol emosi di atas ring.

Atlet yang tampil menonjol di arena seperti ini biasanya hanya selangkah lagi menuju pemusatan latihan nasional. Dan proyeksinya jelas: Muaythai adalah cabang yang rutin dipertandingkan di SEA Games dan Asian Games, serta telah mengantongi pengakuan penuh dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) sejak 2021. Artinya, jalur menuju panggung terbesar olahraga dunia terbuka lebar — dan IMC adalah pintu masuknya.

Momentum Emas yang Tak Boleh Terbuang

Dengan dukungan pemerintah, kepengurusan yang visioner, dan pasokan atlet muda yang terus mengalir, Muaythai Indonesia berdiri di titik tolak yang ideal. Yang dibutuhkan sekarang adalah konsistensi: kalender kompetisi yang terjaga, pembinaan wasit dan pelatih bersertifikat, serta sinergi berkelanjutan antara federasi dan kementerian.

Malam di Bekasi itu akan dikenang bukan hanya karena duel-duel sengit di atas ring, tetapi karena satu pesan yang menggema dari tribun utama: Muaythai Indonesia tidak lagi berjuang sendirian. Dan dalam olahraga yang mengandalkan delapan senjata tubuh ini, dukungan penuh dari seluruh elemen bangsa adalah senjata kesembilan yang paling mematikan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User