Media Vietnam Optimistis Satu Tangan Sudah di Trofi Piala AFF

Skor akhir 2-0 untuk kemenangan telak Vietnam atas Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2026. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Nasional My Dinh, tuan rumah tampil percaya diri sejak m...

Aug 24, 2026 - 17:29
0 0
Media Vietnam Optimistis Satu Tangan Sudah di Trofi Piala AFF

Skor akhir 2-0 untuk kemenangan telak Vietnam atas Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2026. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Nasional My Dinh, tuan rumah tampil percaya diri sejak menit awal dan menutup laga dengan keunggulan dua gol tanpa balas. Hasil ini membuat media Vietnam serempak melontarkan optimisme tinggi, bahkan menyebut satu tangan pasukan Merah sudah berada di trofi.

Menit ke-18, Nguyen Tien Linh melepaskan tendangan first-time dari umpan terobosan Nguyen Hoang Duc yang sukses menembus garis pertahanan tinggi Thailand. Bola meluncur deras ke pojok kanan bawah gawang tamu dan menghujam jaring tanpa mampu dihalau kiper. Gol cepat tersebut langsung mengubah peta permainan: Thailand yang datang dengan rencana menekan sejak awal terpaksa mengubah pendekatan.

Babak Pertama: Gol Cepat dan Pertarungan Lini Tengah

Vietnam tampil dengan formasi 3-4-3, memanfaatkan wing-back untuk melebarkan serangan dan menjebol sektor sayap pertahanan Thailand yang memakai formasi 4-2-3-1. Strategi itu terbukti ampuh. Penguasaan bola babak pertama mencatat 54 persen untuk Vietnam berbanding 46 persen milik tim tamu, dengan akurasi umpan mencapai 87 persen untuk tuan rumah.

Lini tengah Vietnam, yang digalang Nguyen Hoang Duc dan Nguyen Quang Hai, tampil dominan dalam duel-duel kedua bola. Sementara itu, gelandang Thailand seperti Chanathip Songkrasin kerap kehilangan bola di area sepertiga akhir karena pressing ketat lawan. Menit ke-33, Chanathip melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun masih bisa diamankan kiper Vietnam dengan tangkapan bersih.

Babak Kedua: VAR, Offside, dan Pukulan Penutup

Babak kedua berjalan lebih sengit. Thailand meningkatkan intensitas serangan dan sempat membunyikan selebrasi di menit ke-58. Namun, setelah pengecekan VAR selama hampir dua menit, gol tersebut dianulir karena offside yang jelas terlihat pada posisi kaki penyerang tamu saat menerima umpan terakhir.

Keputusan itu menjadi titik balik. Alih-alih menyamakan kedudukan, Thailand justru kebobolan lagi di menit ke-72. Pham Tuan Hai memanfaatkan assist Nguyen Quang Hai dalam serangan balik dua sentuhan yang merobek pertahanan tamu, menuntaskan peluang satu lawan satu dengan tenang. Sejak momen tersebut, tensi pertandingan memanas. Wasit mengeluarkan tiga kartu kuning untuk Thailand dan satu kartu kuning untuk Vietnam di sisa laga, namun tak ada kartu merah.

Di sisi lain, clean sheet yang dijaga kiper Dang Van Lam menjadi pencapaian penting. Ia mencatat tiga penyelamatan krusial, termasuk dua penyelamatan beruntun di menit ke-81 saat Thailand menekan lewat skema sepak pojok.

Catatan Statistik dan Kunci Kemenangan

Angka akhir berbicara jelas: shots on target 6 banding 3 untuk Vietnam, dengan total tembakan 14 berbanding 9. Tuan rumah juga unggul dalam penguasaan bola keseluruhan 55 persen berbanding 45 persen, serta menciptakan lebih banyak peluang emas dari situasi transisi cepat.

Pelatih Vietnam menegaskan kemenangan ini belum berarti apa-apa. "Kami hanya menyelesaikan setengah pekerjaan. Leg kedua di Bangkok akan menjadi ujian sesungguhnya, dan kami harus bermain dengan disiplin yang sama," ujarnya dalam konferensi pers usai laga. Pernyataan itu menunjukkan sikap waspada, meski optimisme publik dan media terus menguat.

Prospek Leg Kedua di Bangkok

Dengan agregat 2-0, Vietnam melangkah ke leg kedua dengan modal besar. Satu gol Thailand di Bangkok akan memaksa tuan rumah mengejar, sementara Vietnam cukup mempertahankan keunggulan atau mencetak satu gol tandang untuk semakin menjauh. Meski begitu, sejarah mencatat Thailand adalah tim yang berbahaya di kandang sendiri, dan laga final dua leg selalu menyimpan drama.

Media Vietnam boleh optimistis, bahkan menyebut trofi sudah setengah di tangan. Namun sepak bola mengajarkan bahwa leg kedua adalah babak yang sama sekali baru. Satu pertandingan lagi memisahkan Vietnam dari gelar juara Piala AFF 2026, dan seluruh negeri menanti apakah optimisme itu berubah menjadi sejarah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User