Mbappe Brace, Real Madrid Tundukkan Betis 3-1 di La Cartuja
Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid! Los Blancos membungkam Real Betis di Stadion La Cartuja, Sevilla, Sabtu (25/4/2026) malam WIB, berkat penampilan memukau Kylian Mbappe yang mengemas dua gol. Penyeran...
Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid! Los Blancos membungkam Real Betis di Stadion La Cartuja, Sevilla, Sabtu (25/4/2026) malam WIB, berkat penampilan memukau Kylian Mbappe yang mengemas dua gol. Penyerang bernomor punggung 10 itu menjadi aktor utama kemenangan tim ibu kota pada pekan ke-33 La Liga Spanyol, sekaligus menjaga asa Madrid dalam perburuan gelar juara musim ini.
Mbappe membuka keran golnya menit ke-23 lewat penyelesaian dingin memanfaatkan umpan terobosan Vinicius Junior. Jude Bellingham menggandakan keunggulan menit ke-54, sebelum Mbappe mencetak gol keduanya menit ke-67. Tuan rumah hanya mampu membalas satu gol melalui eksekusi penalti menit ke-81.
Statistik pertandingan mencerminkan dominasi total pasukan Xabi Alonso. Madrid mencatatkan penguasaan bola 62 persen berbanding 38 persen milik Betis, dengan 8 shots on target dari 17 percobaan. Betis hanya melepaskan 3 tembakan tepat sasaran dari 9 upaya. Los Blancos juga unggul dalam jumlah tendangan sudut (7 berbanding 2) dan tampil disiplin dengan hanya melakukan 9 pelanggaran sepanjang laga.
Babak Pertama: Mbappe Langsung Menggebrak
Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung lawan, Madrid tidak butuh waktu lama menemukan ritme. Skema formasi 4-3-3 yang diusung Alonso membuat lini tengah Los Blancos leluasa mengendalikan tempo permainan. Menit ke-23, Vinicius Junior yang beroperasi di sisi kiri melepaskan umpan terobosan membelah pertahanan Betis. Mbappe berlari menyongsong bola, mengecoh satu bek, lalu melepaskan tendangan mendatar ke sudut jauh gawang. Kiper Betis tak berkutik. 1-0 untuk Madrid!
Betis berusaha merespons lewat skema serangan balik cepat, tetapi barisan pertahanan Madrid yang digalang Antonio Rudiger tampil solid. Satu peluang tuan rumah menit ke-38 bahkan dianulir karena offside. Tekanan berlebihan membuat bek tengah Betis diganjar kartu kuning menit ke-41 setelah menjatuhkan Mbappe yang tengah berakselerasi. Hingga turun minum, skor 1-0 bertahan dengan Madrid unggul jauh dalam jumlah peluang: 6 tembakan berbanding 2.
Babak Kedua: Gol Bellingham dan Brace Mbappe
Interval kedua baru berjalan sembilan menit ketika Bellingham mencatatkan namanya di papan skor. Gelandang asal Inggris itu menyambar bola muntah hasil tepisan kiper menyusul sepakan keras Mbappe dari luar kotak penalti. Skor berubah 2-0 menit ke-54, dan La Cartuja mendadak sunyi.
Pesta Madrid belum usai. Menit ke-67, Mbappe kembali unjuk ketajaman. Menerima umpan silang mendatar dari sisi kanan, kapten timnas Prancis itu menyontek bola dengan kaki kanan dari jarak dekat. Brace! Itu merupakan gol ke-28 dan ke-29 Mbappe di La Liga musim ini, memperkokoh posisinya di puncak daftar pencetak gol terbanyak. Ia nyaris melengkapi malam sempurna dengan hat-trick, namun sundulannya menit ke-74 masih membentur mistar gawang.
Petaka kecil bagi Madrid datang menit ke-79 ketika wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran di kotak terlarang. Keputusan sempat dicek melalui VAR, tetapi wasit bergeming. Eksekusi penalti menit ke-81 menipiskan skor menjadi 3-1 sekaligus mengubur mimpi clean sheet Thibaut Courtois, meski kiper Belgia itu tak lagi kebobolan hingga peluit panjang berbunyi.
Analisis: Sang Nomor 10 yang Menentukan
Mengenakan nomor punggung 10, Mbappe tampil sebagai penyerang sentral yang sangat mobile — kerap turun menjemput bola, lalu meledak ke ruang kosong di belakang garis pertahanan Betis. Sepanjang laga, ia mencatatkan 5 tembakan dengan 4 tepat sasaran, 3 dribel sukses, dan 2 umpan kunci. Rating performanya jelas yang tertinggi di lapangan.
"Kylian adalah pemain yang menentukan. Ketika dia dalam performa seperti ini, pertahanan mana pun akan kesulitan," ujar Xabi Alonso selepas laga. "Yang lebih penting, tim bermain kolektif dan kami mengontrol pertandingan sejak menit pertama hingga akhir."
Kemenangan ini membuat Madrid terus menempel ketat pemuncak klasemen dengan selisih tipis, sementara Betis tertahan di papan tengah dan gagal memanfaatkan dukungan publik sendiri. La Cartuja menjadi saksi malam sempurna sang penyerang Prancis — sekaligus sinyal bahaya bagi siapa pun yang berniat menghadang laju Los Blancos di sisa musim.
Comments (0)