Mastantuono Cetak Gol Spektakuler, Real Madrid Taklukkan Oviedo

Skor akhir 3-1 menjadi bukti nyata dominasi Real Madrid atas Real Oviedo dalam lanjutan La Liga Spanyol yang berlangsung di Stadion Carlos Tartiere, Senin (25 Agustus 2025) malam WIB. Namun, sorotan u...

Aug 07, 2026 - 07:28
0 0
Mastantuono Cetak Gol Spektakuler, Real Madrid Taklukkan Oviedo

Skor akhir 3-1 menjadi bukti nyata dominasi Real Madrid atas Real Oviedo dalam lanjutan La Liga Spanyol yang berlangsung di Stadion Carlos Tartiere, Senin (25 Agustus 2025) malam WIB. Namun, sorotan utama laga ini bukan hanya tiga poin yang dibawa pulang Los Blancos, melainkan aksi brilian pemain muda berbakat, Franco Mastantuono, yang melepaskan tembakan keras ke gawang tuan rumah pada menit ke-67. Gol tersebut bukan sekadar penyegel kemenangan, melainkan sebuah pernyataan bahwa generasi baru Real Madrid siap bersinar di panggung terbesar sepak bola Eropa.

Sejak peluit awal dibunyikan, Real Madrid yang tampil dengan formasi 4-3-3 langsung mengambil inisiatif serangan. Pelatih Carlo Ancelotti memasang Mastantuono sebagai gelandang serang di belakang duet penyerang Vinicius Junior dan Rodrygo. Keputusan ini terbukti jitu karena Mastantuono menjadi motor permainan dengan pergerakan tanpa bola yang cerdas dan visi bermain yang matang. Penguasaan bola Real Madrid mencapai 65% pada babak pertama, dengan 8 tembakan dan 4 di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Babak Pertama: Dominasi Tanpa Gol, Ketajaman Mastantuono Mulai Terlihat

Menit ke-12, peluang pertama datang dari kaki Vinicius Junior yang menusuk dari sisi kiri, namun sepakannya masih melebar tipis di sisi kanan gawang Real Oviedo. Tuan rumah yang bermain dengan formasi 5-4-1 bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik cepat. Pada menit ke-23, Mastantuono hampir membuka skor ketika menerima umpang terobosan dari Luka Modric. Eksekusi first-time shot-nya masih bisa ditepis kiper Real Oviedo, Leo Roman, yang tampil gemilang sepanjang laga.

Menjelang turun minum, tekanan Real Madrid semakin intensif. Menit ke-38, Rodrygo melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang membentur tiang gawang. Skor 0-0 bertahan hingga jeda, namun statistik menunjukkan dominasi mutlak tim tamu: 68% penguasaan bola, 10 tembakan total, dan 5 tendangan sudut berbanding 1 untuk tuan rumah. Mastantuono menjadi pemain dengan sentuhan bola terbanyak di lini tengah, yaitu 54 sentuhan, dengan akurasi umpan mencapai 91%.

“Kami tahu mereka akan bertahan dalam. Kuncinya adalah kesabaran dan pergerakan tanpa bola. Mastantuono punya kualitas untuk membuka ruang, dan itu yang kami butuhkan,” ujar Ancelotti dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Babak Kedua: Aksi Mastantuono dan Kejutan dari Tuan Rumah

Memasuki babak kedua, Real Madrid meningkatkan tempo. Menit ke-52, gol pembuka akhirnya datang. Vinicius Junior melepaskan umpan silang dari sisi kiri yang disambut sundulan keras oleh Rodrygo. Skor menjadi 1-0. Tuan rumah tidak tinggal diam. Menit ke-58, Real Oviedo menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri bek Real Madrid, Eder Militao, yang berusaha menghalau umpan silang namun bola justru masuk ke gawang sendiri. Skor 1-1 membuat pertandingan semakin menarik.

Pada momen krusial inilah Mastantuono menunjukkan kelasnya. Menit ke-67, menerima bola di tengah lapangan dari Modric, ia menggiring bola melewati dua pemain bertahan Real Oviedo dengan kecepatan dan kelincahan luar biasa. Sesampainya di tepi kotak penalti, tanpa ragu ia melepaskan tembakan kaki kiri yang melengkung indah ke sudut atas gawang. Kiper Leo Roman hanya bisa terpaku melihat bola masuk. Gol spektakuler tersebut menjadi penentu momentum dan membuat pendukung tuan rumah terdiam.

Real Madrid semakin percaya diri setelah gol Mastantuono. Menit ke-78, melalui serangan balik cepat, Vinicius Junior menggandakan keunggulan menjadi 3-1 setelah memanfaatkan assist dari Federico Valverde. Skor akhir 3-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Statistik akhir menunjukkan Real Madrid unggul telak: penguasaan bola 67%, shots on target 7 berbanding 3 untuk Real Oviedo, dan akurasi umpan 89% berbanding 78%.

Analisis Penampilan Franco Mastantuono: Bintang Masa Depan

Penampilan Franco Mastantuono pada laga ini layak mendapat pujian setinggi langit. Selain gol spektakulernya, pemain berusia 18 tahun itu mencatatkan statistik impresif: 78 sentuhan bola, 4 umpan kunci, 2 dribel sukses, dan 3 tekel sukses. Ia juga memenangkan 6 dari 8 duel udara yang diikutinya. Pergerakannya tanpa bola menjadi kunci untuk membuka ruang bagi rekan-rekannya, terutama saat Real Madrid menghadapi pertahanan rapat lawan.

Ancelotti memberikan kepercayaan penuh kepada Mastantuono untuk bermain di posisi gelandang serang, yang jarang ia tempati sebelumnya. Hasilnya, pemain yang akrab disapa Franco ini mampu menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan dengan sempurna. Ia tidak hanya pandai mencetak gol, tetapi juga memiliki naluri assist yang tajam. Pada menit ke-82, ia hampir mencetak assist kedua setelah umpan terobosannya berhasil dijangkau oleh Brahim Diaz, namun penyelesaian akhir masih bisa digagalkan kiper lawan.

Dengan performa ini, Mastantuono semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu prospek terbaik sepak bola dunia. Ia telah mencetak 4 gol dan 3 assist dalam 8 penampilan pertamanya di La Liga musim ini. Pelatih tim nasional Argentina pun dikabarkan akan memanggilnya untuk memperkuat skuad senior dalam waktu dekat. Jika terus konsisten, bukan tidak mungkin ia akan menjadi penerus legenda Lionel Messi di tim Tango.

Secara keseluruhan, kemenangan ini membawa Real Madrid ke puncak klasemen sementara La Liga dengan 21 poin dari 8 pertandingan, unggul 2 poin dari Barcelona di posisi kedua. Real Oviedo, meski kalah, menunjukkan perlawanan sengit dan patut diacungi jempol atas semangat juang mereka. Namun, malam itu milik Franco Mastantuono, sang bintang muda yang bersinar terang di bawah lampu Stadion Carlos Tartiere.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User