Mason Greenwood Cetak Trigol, Marseille Gulung Strasbourg 5-1
Stade Vélodrome bergemuruh pada Minggu (9/3) dini hari WIB saat Olympique Marseille meraih kemenangan telak 5–1 atas RC Strasbourg dalam lanjutan Ligue 1. Sorotan utama tertuju pada Mason Greenwood...
Stade Vélodrome bergemuruh pada Minggu (9/3) dini hari WIB saat Olympique Marseille meraih kemenangan telak 5–1 atas RC Strasbourg dalam lanjutan Ligue 1. Sorotan utama tertuju pada Mason Greenwood, penyerang pinjaman asal Inggris yang sukses mencatatkan trigol perdana sejak bergabung dengan Les Phocéens. Pemain berusia 23 tahun itu membuka pesta gol pada menit ke-12, menggandakan keunggulan lewat aksi klinis di menit ke-39, dan menyempurnakan hat-trick melalui eksekusi penalti pada menit ke-67. Dua gol lainnya disumbangkan oleh Amine Harit dan Pierre-Emerick Aubameyang, yang semakin menegaskan dominasi Marseille. Strasbourg hanya mampu membalas lewat tendangan bebas spektakuler Diarra Mouhamadou di menit ke-78. Kemenangan ini membuat Marseille kokoh di zona Liga Champions dan menjaga momentum positif di bawah arahan Roberto De Zerbi.
Babak Pertama: Dua Gol Greenwood Redam Perlawanan Strasbourg
Dengan formasi 4-2-3-1, Marseille langsung mengambil inisiatif. Greenwood yang diplot sebagai penyerang sisi kanan kerap menusuk ke dalam untuk mendekati Aubameyang di lini depan. Gol pertama lahir dari kerja sama apik di sepertiga akhir: umpan terobosan Harit mengarah ke area pertahanan Strasbourg, dan Greenwood dengan tenang menyepak bola secara first-time yang bersarang di sisi kiri gawang Alaa Bellaarouch. Bola meluncur rendah dan terlalu cepat bagi kiper tamu. Gol itu langsung melecut semangat tim tuan rumah yang terus menekan. Penguasaan bola Marseille di babak pertama mencapai 62%, dengan total tembakan 11 dan 6 tepat sasaran.
Greenwood nyaris menambah gol pada menit ke-28 lewat tusukan individu yang berakhir dengan tendangan melengkung membentur tiang. Namun, gol keduanya benar-benar datang pada menit ke-39. Berawal dari serangan balik cepat, umpan silang mendatar Jonathan Clauss dari sayap kiri berhasil diteruskan Aubameyang dengan sundulan yang masih bisa ditepis kiper. Bola muntah langsung disambar Greenwood dari jarak dekat tanpa ampun. Pemain yang mencatatkan 3 dribel sukses dan 2 umpan kunci di babak pertama itu menunjukkan ketajaman insting predator kotak penalti. Strasbourg berusaha keluar dari tekanan dengan sesekali mengandalkan kecepatan Dilane Bakwa, namun lini belakang Marseille yang dikawal Leonardo Balerdi dan Samuel Gigot tampil solid. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 2-0.
Babak Kedua: Hat-trick Lewat Titik Putih dan Pesta Gol Berlanjut
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan sedikit menurun karena Strasbourg berusaha memperbaiki struktur pertahanan. Namun, Marseille tetap mampu mendikte permainan. Pada menit ke-55, Amine Harit mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan kemelut di kotak penalti hasil tendangan bebas. Bola liar disambut Harit dengan sepakan datar yang sempat mengenai pemain belakang sehingga mengecoh kiper. Skor menjadi 3-0, dan publik tuan rumah semakin bergemuruh.
Puncak pencapaian pribadi Greenwood terjadi pada menit ke-67. Aubameyang yang berhasil melewati dua pemain di kotak penalti dijatuhkan oleh bek Strasbourg. Wasit langsung menunjuk titik putih tanpa perlu bantuan VAR. Greenwood yang ditunjuk sebagai eksekutor tampil dingin: ia mengecoh kiper dengan langkah kecil sebelum melepaskan tendangan ke arah kanan bawah. Bola bersarang mulus, dan sorakan “Greenwood! Greenwood!” menggema di Vélodrome. Itu adalah trigol pertamanya di Ligue 1, sekaligus menandai penampilan terbaiknya sejak dilepas Manchester United dengan status pinjaman.
Strasbourg sempat mencuri gol hiburan pada menit ke-78 melalui tendangan bebas Diarra yang meluncur deras dari jarak 22 meter tanpa mampu dihalau kiper Pau Lopez. Gol itu sedikit mengubah mood, namun Aubameyang menutup kemenangan Marseille menjadi 5-1 pada menit ke-82 lewat sontekan usai menerima umpan terobosan Greenwood. Assist tersebut semakin membuktikan bahwa Greenwood tak cuma mencetak gol, tetapi juga berkontribusi dalam membangun serangan. Statistik akhir menunjukkan Marseille unggul dalam penguasaan bola 58%, total tembakan 19 (dengan 9 tepat sasaran), serta mencatatkan 89% akurasi umpan. Sementara Strasbourg hanya mencatatkan 3 tembakan tepat sasaran dari 7 percobaan.
Statistik Individu dan Pujian Pelatih
Mason Greenwood menjadi pusat perhatian dengan catatan pribadi yang impresif. Ia melepaskan 7 tembakan, 4 di antaranya tepat sasaran, melakukan 4 dribel sukses, dan menciptakan 3 peluang emas. Trigol ini mengantarkannya ke koleksi 10 gol di Ligue 1 musim ini dari 24 penampilan, sekaligus menjawab kritik yang sempat mengarah padanya awal musim. Perjalanan kariernya di Marseille—yang semula diragukan banyak pihak—kini menjadi salah satu cerita comeback terbaik di Eropa. Pelatih Roberto De Zerbi tidak menyembunyikan kekagumannya.
“Mason luar biasa malam ini. Dia bekerja keras dalam latihan dan pantas mendapatkan trigol. Saya melihat dia semakin nyaman dengan taktik tim dan rekan-rekannya juga semakin percaya padanya. Ini akan meningkatkan kepercayaan dirinya untuk pertandingan-pertandingan penting ke depan,” ujar De Zerbi dalam konferensi pers usai laga.
Kemenangan ini membawa Marseille tetap bertengger di posisi kedua klasemen sementara Ligue 1, menjaga jarak kompetitif dari pemuncak klasemen. Bagi Greenwood, trigol ini adalah sinyal bahwa ia belum habis. Klub dikabarkan tengah membuka opsi pembelian permanen dari Manchester United pada bursa musim panas mendatang. Dengan performa seperti ini, kontrak jangka panjang di Vélodrome tampaknya tinggal menunggu waktu.
Baca juga:
Comments (0)