Bellingham dan Kane Bawa Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026
MIAMI — Inggris memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Norwegia dengan skor 3-1 di Miami Stadium, Minggu (12/7) dini hari WIB. Jude Bellingham dan Harry Kane menjadi akt...
MIAMI — Inggris memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Norwegia dengan skor 3-1 di Miami Stadium, Minggu (12/7) dini hari WIB. Jude Bellingham dan Harry Kane menjadi aktor utama kemenangan The Three Lions yang tampil dominan sepanjang laga.
Kane membuka keunggulan pada menit ke-23 lewat eksekusi penalti dingin, sebelum Bellingham menggandakan skor tepat sebelum jeda. Meski Erling Haaland sempat memperkecil ketertinggalan lewat titik putih di babak kedua, gol Bukayo Saka enam menit menjelang waktu normal memastikan langkah Inggris ke babak empat besar.
Penguasaan Penuh Sejak Awal
Pelatih Inggris, Lee Carsley, menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Kane sebagai ujung tombak. Bellingham mengisi peran gelandang serang di belakang striker Bayern Munich itu, didukung Declan Rice dan Kobbie Mainoo sebagai poros ganda. Strategi ini langsung menekan lini tengah Norwegia yang mengandalkan Martin Odegaard.
Penguasaan bola Inggris mencapai 61% di babak pertama, dengan total 9 tembakan dan 4 mengarah ke gawang. Norwegia hanya mampu melepaskan dua upaya tanpa satupun on target. Statistik ini menunjukkan dominasi mutlak The Three Lions sejak kick-off.
Menit ke-23, Phil Foden menusuk dari sayap kiri dan dilanggar bek kanan Julian Ryerson di kotak terlarang. Wasit Jesus Valenzuela asal Venezuela langsung menunjuk titik putih. Kane maju sebagai algojo dan melepaskan tembakan datar ke pojok kanan bawah yang tak terjangkau kiper Orjan Nyland. Gol ke-56 Kane untuk tim nasional ini menjadi fondasi mental penting bagi Inggris.
Momen Krusial: Sihir Bellingham dan VAR
Jelang turun minum, Bellingham kembali menunjukkan kelasnya. Menerima umpan terobosan dari Foden di menit ke-45+1, pemain Real Madrid itu mengecoh bek tengah Leo Ostigard dengan gerakan elastis sebelum menghujamkan bola ke sudut atas gawang. Bellingham sempat diragukan offside, namun peninjauan VAR mengonfirmasi posisinya sejajar dengan bek terakhir. Skor 2-0 menutup babak pertama.
Norwegia mencoba bangkit di paruh kedua. Pelatih Stale Solbakken menarik keluar gelandang bertahan Sander Berge dan memasukkan Alexander Sorloth untuk menemani Haaland. Perubahan ini sedikit meningkatkan tekanan. Menit ke-61, Haaland dijatuhkan John Stones saat menerima umpan silang Odegaard. Setelah berkonsultasi dengan monitor lapangan, Valenzuela memberikan penalti ketat. Haaland sendiri mengeksekusi dengan tenang, menipu kiper Aaron Ramsdale dan membawa Norwegia mendekat 2-1.
Namun harapan comeback pupus ketika VAR kembali berperan pada menit ke-78. Umpan silang Kyle Walker dari sisi kanan disambut sundulan Saka yang sempat diblok Nyland, namun bola muntah kembali dituntaskan winger Arsenal itu. Asisten wasit awalnya mengangkat bendera offside, tetapi tinjauan video menunjukkan Saka onside. Gol sah, kedudukan 3-1, dan Miami Stadium bergemuruh.
Statistik Kunci dan Kartu
Secara keseluruhan, Inggris mencatat penguasaan bola 58% dengan 17 tembakan dan 7 tepat sasaran. Norwegia hanya melepaskan 5 tembakan dan 2 on target. The Three Lions juga unggul dalam operan sukses (487 berbanding 312) dan sepak pojok (8-2).
Pertandingan keras menghasilkan tiga kartu kuning. Declan Rice diganjar kartu di menit ke-34 karena pelanggaran taktis terhadap Odegaard. Sementara dari kubu Norwegia, Ostigard dan Ryerson masing-masing mendapat peringatan di babak kedua. Tidak ada kartu merah meski beberapa tekel berbahaya sempat memancing protes.
Pujian untuk Bellingham
Bellingham layak disebut bintang lapangan. Selain satu gol, ia mencatat 93% akurasi operan, tiga umpan kunci, dan dua dribel sukses. Pemain berusia 23 tahun itu bergerak tanpa lelah, menjadi penghubung lini tengah dan depan sekaligus motor pressing saat kehilangan bola.
Kane, meski tak lagi muda, tetap klinis. Statistik menunjukkan ia melepaskan tiga tembakan, dua on target, dan satu gol. Duelnya dengan Ostigard dan Andreas Hanche-Olsen menjadi tontonan menarik sepanjang 90 menit.
Dari kubu Norwegia, Haaland minim servis. Striker Manchester City itu hanya mencatat 18 sentuhan bola sepanjang laga, dengan satu-satunya tembakan on target adalah eksekusi penalti. Odegaard berusaha menjadi kreator, tetapi tekanan dari Rice dan Mainoo membuat kapten Arsenal itu kesulitan mengembangkan permainan.
Kemenangan ini membawa Inggris menunggu pemenang duel antara Argentina dan Brasil yang digelar kemudian hari. Sementara Norwegia harus pulang dengan kepala tegak setelah mencapai perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Baca juga:
Comments (0)