Manchester United Tundukkan Everton 2-1 di Old Trafford
Skor akhir 2-1 untuk Manchester United menutup duel Premier League melawan Everton di Old Trafford, Selasa (25/11/2025) waktu setempat. Amad Diallo menjadi aktor utama kemenangan Setan Merah lewat sat...
Skor akhir 2-1 untuk Manchester United menutup duel Premier League melawan Everton di Old Trafford, Selasa (25/11/2025) waktu setempat. Amad Diallo menjadi aktor utama kemenangan Setan Merah lewat satu gol dan satu assist, sementara Everton hanya mampu membalas sekali melalui aksi Iliman Ndiaye pada babak kedua. Laga ini juga diwarnai momen menarik ketika Amad menarik jersey Ndiaye demi memutus serangan balik berbahaya The Toffees.
United langsung tancap gas sejak peluit kick-off. Ruben Amorim menurunkan starting XI dengan formasi 3-4-2-1, menempatkan Amad sebagai gelandang serang di belakang striker Rasmus Højlund. Everton merespons dengan blok rendah 4-2-3-1 ala David Moyes yang mengandalkan kecepatan Ndiaye di sisi kiri serangan.
Babak Pertama: Amad Buka Keunggulan United
Menit ke-12, Bruno Fernandes melepaskan tendangan bebas melengkung yang masih mampu ditepis Jordan Pickford. Tekanan beruntun tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-34. Bruno Fernandes mengirim umpan terobosan yang membelah dua bek Everton, dan Amad Diallo menyambutnya dengan sentuhan pertama yang tenang sebelum melepaskan tembakan mendatar ke sudut bawah gawang. Skor 1-0 untuk United.
Everton mencoba merespons. Menit ke-41, Ndiaye melewati Noussair Mazraoui di sisi kiri dan melepaskan umpan silang, namun sundulan Beto masih melambung di atas mistar. Hingga jeda, United mencatatkan penguasaan bola 58 persen berbanding 42 persen dengan enam tembakan, tiga di antaranya shots on target.
Babak Kedua: Højlund Menggandakan, Ndiaye Memperkecil
Interval tidak mengubah ritme permainan. Menit ke-61, Amad Diallo bergerak melebar ke sisi kanan dan melepaskan umpan silang akurat yang disambut sundulan keras Rasmus Højlund. Bola menghunjam pojok gawang tanpa mampu diantisipasi Pickford. United unggul 2-0, dan Old Trafford bergemuruh.
Enam menit berselang, laga memanas. Menit ke-67, Ndiaye lolos dari kawalan dan berlari membawa bola menuju kotak penalti. Amad yang kembali membantu pertahanan terpaksa menarik jersey sang winger untuk menghentikan laju serangan balik. Wasit tanpa ragu mengeluarkan kartu kuning untuk pemain sayap Pantai Gading itu — sebuah pelanggaran taktis yang menyelamatkan United dari situasi tiga lawan dua.
Everton akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-78. Dwight McNeil mengirim umpan tarik dari sisi kiri, dan Iliman Ndiaye melepaskan tembakan first-time yang bersarang di tiang jauh. Skor berubah menjadi 2-1, dan sepuluh menit akhir berjalan menegangkan.
Menit ke-85, Everton menuntut penalti setelah Beto jatuh dalam duel udara dengan Matthijs de Ligt. VAR meninjau insiden tersebut, namun tayangan ulang menunjukkan kontak minimal sehingga keputusan di lapangan dipertahankan. Sebelumnya, satu peluang emas The Toffees juga dianulir karena offside tipis di awal pergerakan serangan.
Duel Amad vs Ndiaye Jadi Sorotan
Pertarungan dua winger ini benar-benar menentukan jalannya laga. Amad mencatatkan satu gol, satu assist, empat umpan kunci, dan tiga dribel sukses — statistik yang membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Di kubu seberang, Ndiaye membukukan satu gol, lima dribel berhasil, dan dua peluang tercipta, menjadi sumber ancaman paling konsisten bagi lini belakang United.
Momen tarikan jersey pada menit ke-67 menggambarkan intensitas duel keduanya. Amad rela menerima kartu kuning demi menghentikan Ndiaye yang sedang berlari kencang — keputusan cerdas yang oleh banyak pengamat disebut sebagai pelanggaran paling berharga malam itu.
Statistik Akhir dan Komentar Pelatih
Secara keseluruhan, United menutup laga dengan 15 tembakan berbanding sembilan, shots on target 7-4, dan penguasaan bola 58 persen. Everton unggul dalam duel udara, tetapi efisiensi di sepertiga akhir lapangan menjadi pembeda utama kedua tim.
Usai laga, Ruben Amorim memuji mentalitas timnya. Ia menilai para pemain menunjukkan kedewasaan dalam mengelola keunggulan, meski mengakui ada fase di mana Everton membuat United menderita. Sementara itu, David Moyes menyesali dua momen kunci yang gagal dimaksimalkan timnya, termasuk keputusan VAR yang menurutnya bisa saja berpihak pada The Toffees.
Kemenangan ini mengangkat posisi United di papan klasemen Premier League dan memperpanjang tren positif mereka di kandang sendiri. Everton, di sisi lain, harus segera bangkit sebelum jadwal padat berikutnya. Satu hal yang pasti: duel Amad Diallo versus Iliman Ndiaye akan terus diingat sebagai salah satu pertarungan individu terbaik musim ini di Old Trafford.
Comments (0)