Manchester City Pesta 4-1 di Craven Cottage, Foden Cetak Dwigol
Skor akhir Fulham 1-4 Manchester City di Craven Cottage, Rabu (3/12) dini hari WIB, mempertegas dominasi The Citizens di pentas Liga Inggris. Phil Foden menjadi aktor penutup pesta gol timnya, menceta...
Skor akhir Fulham 1-4 Manchester City di Craven Cottage, Rabu (3/12) dini hari WIB, mempertegas dominasi The Citizens di pentas Liga Inggris. Phil Foden menjadi aktor penutup pesta gol timnya, mencetak gol keempat City pada menit ke-83 yang sekaligus mengunci tiga poin penuh dari lawatan ke London barat.
City langsung tancap gas sejak wasit meniup peluit pembuka. Menit ke-12, Erling Haaland membuka keunggulan tim tamu setelah menerima umpan terobosan Bernardo Silva — penyerang Norwegia itu melepaskan tendangan keras kaki kiri dari dalam kotak penalti yang gagal dijangkau Bernd Leno. Fulham berusaha merespons melalui skema serangan balik cepat, tetapi duet Rodri dan Mateo Kovacic di lini tengah tampil disiplin memutus setiap aliran bola lawan.
Menit ke-36, Foden menggandakan keunggulan City. Berawal dari pergerakan cerdas Haaland yang menarik dua bek, bola dialirkan ke Foden di tepi kotak penalti. Gelandang timnas Inggris itu melepaskan sepakan melengkung ke sudut jauh gawang tanpa bisa diantisipasi Leno. Skor 0-2 bertahan hingga turun minum, dengan City membukukan penguasaan bola 71 persen dan 6 shots on target di babak pertama saja.
Babak Kedua: Fulham Sempat Mengancam, City Merespons Dingin
Tuan rumah keluar dari ruang ganti dengan intensitas berbeda. Menit ke-54, Raul Jimenez memperkecil kedudukan menjadi 1-2 lewat sundulan keras menyambut umpan silang Antonee Robinson dari sisi kiri. Craven Cottage bergemuruh, dan Marco Silva langsung memasukkan tenaga segar untuk menambah daya gedor.
Namun momentum itu tidak berumur panjang. Menit ke-68, Jeremy Doku memulihkan keunggulan dua gol City melalui aksi individu memukau di sisi kiri pertahanan Fulham, diakhiri tendangan mendatar ke tiang dekat. Gol tersebut sekaligus memadamkan asa publik tuan rumah yang sempat menyala.
Puncaknya datang menit ke-83. Kevin De Bruyne, yang masuk dari bangku cadangan, mengirim umpan terukur ke jantung pertahanan Fulham. Foden menyambutnya dengan kontrol pertama yang tenang sebelum menceploskan bola ke gawang — gol keempat City yang disambut selebrasi penuh emosi sang gelandang di hadapan tribun Craven Cottage. Skor 1-4 menjadi penutup laga yang berjalan terbuka ini.
Analisis Taktik: Formasi 4-2-3-1 City Berjalan Nyaris Sempurna
Pep Guardiola menurunkan starting XI dengan skema 4-2-3-1: Ederson di bawah mistar; Kyle Walker, Ruben Dias, Josko Gvardiol, dan Nathan Ake di lini belakang; Rodri serta Kovacic sebagai double pivot; trio Bernardo Silva, Foden, dan Doku menopang Haaland di ujung tombak. Struktur ini membuat City leluasa membangun serangan dari bawah sekaligus melakukan pressing tinggi begitu kehilangan bola.
Angka-angka pertandingan memperlihatkan jurang kualitas kedua tim. City mencatatkan penguasaan bola 68 persen berbanding 32 persen, melepaskan 18 tembakan dengan 9 shots on target, sementara Fulham hanya mampu membukukan 7 percobaan dan 3 yang mengarah ke gawang. The Citizens juga unggul telak dalam jumlah sepak pojok, 8 berbanding 2. Wasit mengeluarkan tiga kartu kuning — dua untuk pemain Fulham dan satu untuk City — tanpa ada insiden VAR yang mengubah jalannya laga, meski satu klaim penalti tuan rumah di menit ke-60 dianulir karena offside lebih dulu.
Foden Kembali Menemukan Sentuhan Terbaiknya
Dwigol ke gawang Fulham menambah koleksi Foden musim ini menjadi 8 gol dan 6 assist di semua kompetisi. Setelah sempat menjalani periode inkonsisten di awal musim, pemain jebolan akademi City itu kini kembali menjadi motor serangan yang tak tergantikan. Pergerakannya di antara lini — kerap beroperasi di half-space kanan — membuat pertahanan lawan kesulitan menentukan siapa yang harus menjaganya.
"Phil bermain dengan kebebasan yang tepat malam ini. Ketika dia bergerak di antara garis pertahanan lawan, kami punya banyak opsi. Dua golnya adalah buah dari kerja keras seluruh tim," ujar Guardiola selepas pertandingan.
Sementara itu, Marco Silva mengakui ketimpangan kualitas skuadnya. "Kami sempat kembali ke pertandingan, tetapi kesalahan kecil di level ini langsung dihukum. City adalah tim dengan standar tertinggi, dan kami harus belajar dari laga ini," kata pelatih asal Portugal tersebut.
Tambahan tiga poin membuat City tetap menempel ketat puncak klasemen Liga Inggris dengan selisih dua angka dari pemuncak. Bagi Fulham, kekalahan ini menahan mereka di papan tengah, meski penampilan babak kedua menunjukkan The Cottagers masih punya modal untuk bersaing. Selanjutnya, City akan kembali bermain di Etihad Stadium akhir pekan ini, sementara Fulham bertandang ke markas sesama tim London.
Comments (0)