Manchester City Bantai Juventus 5-2, Rodri Kembali Jadi Starter
Skor akhir 5-2 untuk Manchester City! The Citizens menutup fase Grup G Piala Dunia Antarklub 2025 dengan pesta gol atas Juventus di Camping World Stadium, Orlando, Florida, Jumat (27/6) pagi WIB. Keme...
Skor akhir 5-2 untuk Manchester City! The Citizens menutup fase Grup G Piala Dunia Antarklub 2025 dengan pesta gol atas Juventus di Camping World Stadium, Orlando, Florida, Jumat (27/6) pagi WIB. Kemenangan telak ini memastikan pasukan Pep Guardiola melaju ke babak 16 besar sebagai juara grup dengan rekor sempurna, sembilan poin dari tiga laga. Namun sorotan terbesar malam itu tertuju pada satu nama: Rodri, yang untuk pertama kalinya sejak cedera lutut parah pada September 2024 kembali masuk starting XI dan menjadi dalang permainan di lini tengah.
Babak Pertama: City Langsung Menekan Sejak Menit Awal
Pertandingan baru berjalan sembilan menit ketika Jeremy Doku membuka keunggulan City. Menit ke-9, winger Belgia itu menerima umpan terobosan, menusuk dari sisi kiri, lalu melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu diantisipasi kiper Michele Di Gregorio. 1-0 untuk City.
Namun keunggulan itu hanya bertahan dua menit. Menit ke-11, Teun Koopmeiners menyamakan kedudukan bagi Juventus setelah memanfaatkan bola liar di kotak penalti. Skor 1-1, dan laga berubah menjadi duel terbuka dengan tempo tinggi. Juventus yang turun dengan formasi 3-4-2-1 mencoba menjawab lewat transisi cepat, tetapi struktur pertahanan mereka justru mulai goyah.
City merespons dengan cara paling efektif: menekan tanpa henti. Hasilnya datang pada menit ke-26 ketika umpan silang berbahaya dari sisi kanan memaksa bek Juventus, Pierre Kalulu, salah mengantisipasi dan membelokkan bola ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu membawa City kembali unggul 2-1 hingga turun minum. Statistik 45 menit pertama menunjukkan dominasi total: penguasaan bola City mencapai 66 persen dengan tujuh attempts berbanding tiga milik Bianconeri.
Babak Kedua: Haaland, Foden, dan Savinho Pesta Gol
Memasuki babak kedua, Guardiola meminta anak asuhnya menaikkan intensitas pressing, dan hasilnya langsung terlihat. Menit ke-52, Erling Haaland mencatatkan namanya di papan skor lewat penyelesaian khas striker kelas dunia, menyambut umpan matang di dalam kotak penalti. 3-1, dan Juventus mulai kehilangan bentuk permainan.
Phil Foden menambah derita Si Nyonya Tua pada menit ke-69. Gelandang Inggris itu berdiri bebas di tiang jauh dan dengan tenang mengonversi assist silang menjadi gol keempat City. Enam menit berselang, giliran Savinho yang ikut berpesta. Menit ke-75, winger Brasil itu melepaskan tembakan keras yang mengubah skor menjadi 5-1.
Juventus hanya mampu memperkecil jarak lewat Dusan Vlahovic pada menit ke-84 setelah serangan balik cepat membelah pertahanan City. Gol itu sempat diperiksa VAR terkait potensi offside, namun wasit akhirnya mengesahkannya. Skor akhir 5-2 untuk The Citizens.
Rodri Kembali, Mesin City Menyala Penuh
Inilah cerita terbesar malam itu. Rodri tampil sebagai starter untuk pertama kalinya sejak menderita cedera ACL, dan sang gelandang Spanyol langsung memperlihatkan mengapa ia disebut jantung permainan City. Beroperasi sebagai anchor dalam formasi 4-3-3, ia mendikte tempo, memutus aliran serangan Juventus, dan menjadi titik awal hampir setiap build-up. Akurasi umpannya menembus angka 90 persen lebih, statistik yang mencerminkan ketenangan luar biasa untuk pemain yang absen hampir sembilan bulan.
Selepas peluit panjang, Rodri terlihat mendekati tribune penonton dan memberi salam kepada para penggemar yang memadati stadion di Orlando. Momen sederhana, namun sarat makna — sang metronom telah kembali.
Guardiola sendiri tak bisa menyembunyikan kepuasannya. "Rodri memberi kami keseimbangan yang tidak bisa diberikan pemain lain. Dengan dia di lapangan, semua pemain di sekitarnya tampil lebih baik," ujar sang pelatih seusai pertandingan.
Data Pertandingan dan Artinya bagi City
Angka-angka akhir memperlihatkan betapa timpangnya laga ini. City membukukan penguasaan bola 65 persen, melepaskan 19 tembakan dengan 9 shots on target, sementara Juventus hanya mampu mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran dari tujuh percobaan. Wasit juga mengeluarkan beberapa kartu kuning di sepanjang laga yang berjalan panas, meski tak ada kartu merah yang keluar dari sakunya.
Bagi Juventus asuhan Igor Tudor, kekalahan ini tetap membawa mereka lolos sebagai runner-up Grup G dengan enam poin. "Kami menghadapi salah satu tim terbaik dunia malam ini. Selisih kualitas terlihat jelas, tetapi turnamen belum berakhir," kata Tudor memberikan penilaiannya.
Bagi City, tiga kemenangan beruntun dengan 13 gol di fase grup mengirim pesan tegas ke seluruh kontestan: sang juara Eropa 2023 datang ke Amerika Serikat untuk memburu trofi. Dan dengan Rodri kembali mengendalikan lini tengah, alarm bahaya baru saja berbunyi untuk semua calon lawan di fase gugur.
Comments (0)