Lo Celso Picu Kontroversi Usai Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Skor akhir 2-1 untuk kemenangan dramatis Argentina atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026, namun sorotan justru tertuju pada aksi kontroversial gelandang Giovani Lo Celso. Menit ke-89, setelah pel...

Aug 07, 2026 - 04:04
0 0
Lo Celso Picu Kontroversi Usai Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Skor akhir 2-1 untuk kemenangan dramatis Argentina atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026, namun sorotan justru tertuju pada aksi kontroversial gelandang Giovani Lo Celso. Menit ke-89, setelah peluit panjang berbunyi di Stadion Lusail, Lo Celso berlari ke arah tribun dan membentangkan spanduk bernuansa politik yang langsung memicu perdebatan sengit di media sosial. Momen ini menjadi puncak dari laga yang sudah berjalan intens sejak menit pertama, dengan penguasaan bola Argentina mencapai 58% berbanding 42% untuk Inggris.

Babak Pertama: Dominasi Argentina dan Gol Cepat

Sejak kick-off, formasi 4-3-3 racikan Lionel Scaloni langsung menekan lini belakang Inggris yang tampil dengan formasi 3-4-2-1. Menit ke-12, umpang terobosan Lo Celso dari lini tengah berhasil memecah pertahanan Three Lions. Julian Alvarez yang berlari di sisi kanan melepaskan tembakan keras ke sudut jauh gawang Jordan Pickford. Skor 1-0 untuk Argentina, dan ini menjadi gol ke-7 Alvarez di turnamen ini. Inggris mencoba merespons melalui serangan balik cepat, namun lini tengah Argentina yang dikomandoi Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister mampu memotong aliran bola. Shots on target babak pertama mencatat 4 untuk Argentina dan hanya 2 untuk Inggris, dengan penguasaan bola Argentina mencapai 61%.

Menit ke-34, Inggris hampir menyamakan kedudukan melalui sundulan Harry Kane yang memanfaatkan sepak pojok. Namun kiper Emiliano Martinez melakukan penyelamatan gemilang dengan refleks cepat. VAR sempat memeriksa insiden di menit ke-40 ketika bek Argentina, Cristian Romero, dianggap melanggar Bukayo Saka di kotak penalti. Setelah review selama dua menit, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran karena kontak minimal. Keputusan ini memicu protes keras dari pemain Inggris, namun skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Inggris Bangkit, Lo Celso Menentukan

Memasuki babak kedua, Inggris meningkatkan intensitas serangan. Menit ke-55, pelatih Gareth Southgate melakukan tiga pergantian sekaligus, memasukkan Phil Foden, James Maddison, dan Ollie Watkins untuk menambah daya gedor. Hasilnya langsung terlihat. Menit ke-63, Foden melepaskan umpang silang dari sisi kiri yang disambut sundulan Kane. Bola sempat membentur tiang gawang, namun rebound jatuh ke kaki Jude Bellingham yang dengan tenang menceploskan bola ke gawang. Skor berubah 1-1, dan stadion bergemuruh. Penguasaan bola Inggris naik menjadi 48% di babak kedua, dengan shots on target meningkat menjadi 5.

Pertandingan semakin sengit. Menit ke-71, Argentina mendapat peluang emas melalui tendangan bebas Lo Celso dari jarak 25 meter. Eksekusinya melambung tipis di atas mistar. Menit ke-78, giliran Inggris yang hampir mencetak gol kedua melalui tendangan keras Maddison yang ditepis Martinez. Pertandingan tampaknya akan berlanjut ke babak perpanjangan, namun menit ke-84, keajaiban terjadi. Lo Celso yang menerima bola di tengah lapangan melepaskan umpang terobosan sepanjang 40 meter kepada Lautaro Martinez. Martinez yang lolos dari jebakan offside dengan sempurna menaklukkan Pickford melalui tendangan chip yang indah. Skor akhir 2-1 untuk Argentina, dan Lo Celso menjadi pahlawan dengan dua assist dalam laga ini.

"Ini adalah kemenangan yang luar biasa. Tim kami menunjukkan karakter dan kualitas luar biasa. Namun saya harus mengakui bahwa aksi Lo Celso setelah pertandingan bukan bagian dari instruksi tim. Kami akan membahasnya secara internal," ujar Lionel Scaloni dalam konferensi pers usai laga.

Kontroversi Spanduk dan Reaksi Publik

Setelah gol kemenangan, Lo Celso yang bermain penuh 90 menit dengan akurasi umpan mencapai 89% dan menciptakan 3 peluang emas, tiba-tiba mengeluarkan spanduk dari balik jerseynya. Spanduk tersebut bertuliskan pesan politik yang langsung menjadi viral. Beberapa pengamat menilai aksi ini tidak pantas dilakukan di ajang sepak bola dunia, sementara yang lain membela hak berekspresi pemain. Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) belum mengeluarkan pernyataan resmi, namun sumber internal menyebutkan bahwa Lo Celso akan menghadapi sanksi disiplin. Sementara itu, Gareth Southgate hanya berkomentar singkat: "Saya tidak ingin berkomentar soal hal di luar sepak bola. Fokus kami adalah bagaimana kami bisa bangkit dari kekalahan ini."

Statistik akhir pertandingan mencatat Argentina unggul dalam penguasaan bola (58%-42%), shots on target (7-5), dan akurasi umpan (87%-81%). Inggris unggul dalam duel udara (15-9) namun gagal memanfaatkan peluang. Dengan kemenangan ini, Argentina melaju ke final dan akan menghadapi pemenang antara Prancis dan Jerman yang akan bertanding besok. Bagi Lo Celso, malam ini akan menjadi kenangan pahit manis: pahlawan di lapangan, namun kontroversial di luar lapangan. Pertanyaannya kini, apakah aksi politiknya akan mencoreng pencapaian timnya di turnamen ini? Semua mata tertuju pada keputusan FIFA dalam beberapa hari ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User