Liga Putri Indonesia Diluncurkan, Eksebisi Panas Warnai Kantor I League

Skor akhir 3-2 untuk kemenangan Tim All-Stars Putri atas Tim Media Indonesia menjadi penutup manis dalam konferensi pers peluncuran Liga Putri Indonesia di Kantor I League, Senayan, Jakarta, Selasa (1...

Aug 12, 2026 - 12:26
0 0
Liga Putri Indonesia Diluncurkan, Eksebisi Panas Warnai Kantor I League

Skor akhir 3-2 untuk kemenangan Tim All-Stars Putri atas Tim Media Indonesia menjadi penutup manis dalam konferensi pers peluncuran Liga Putri Indonesia di Kantor I League, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Suasana ruang konferensi yang biasa formal berubah menjadi arena penuh gairah sepak bola begitu pertandingan eksebisi 60 menit itu dimulai, membuktikan bahwa kompetisi putri tanah air siap tampil dengan standar profesional.

Menit ke-8, Tim All-Stars Putri langsung menunjukkan dominasi. Gelandang serang yang menempati posisi nomor 10 dalam formasi 4-2-3-1 melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke sudut kiri gawang. Shots on target pertama itu membuka keunggulan 1-0 dan sekaligus mengumumkan bahwa Liga Putri Indonesia datang dengan kualitas teknik yang serius. Penguasaan bola di babak pertama sepenuhnya dikuasai Tim All-Stars dengan rasio 68 persen, memaksa Tim Media Indonesia bertahan dalam blok rendah.

Babak Pertama: Dominasi Formasi dan Starting XI All-Stars

Pelatih kepala Tim All-Stars Putri menurunkan starting XI terbaiknya dengan formasi 4-2-3-1 yang fleksibel berubah menjadi 3-4-3 saat transisi serangan. Dua gelandang bertugas sebagai double pivot berhasil memutus setiap umpan lawan, sementara sayap kiri yang memiliki kecepatan tinggi terus membuat overlapped run di sisi kiri lapangan. Menit ke-23, kerja sama one-two touch di tengah lapangan menghasilkan gol kedua. Striker utama menerima assist manis dari sayap kanan sebelum melesatkan half-volley yang tak bisa dijangkau kiper.

Tim Media Indonesia sempat memperkecil kedudukan pada menit ke-31 melalui tendangan bebas yang melengkung masuk ke gawang. Namun, kegembiraan itu singkat. Tiga menit kemudian, wasit mengganjar kartu kuning kepada bek tengah Tim Media karena pelanggaran keras di luar kotak penalti. Sayangnya, situasi set piece itu tidak berbuah gol. Hingga jeda babak, penguasaan bola tetap di kisaran 65-35 untuk keunggulan Tim All-Stars, dengan total shots on target 8-2.

"Kami ingin menunjukkan bahwa Liga Putri Indonesia bukan sekadar kompetisi pelengkap. Formasi, taktik, dan disiplin yang ditampilkan hari ini adalah cerminan standar yang akan kami terapkan musim depan," ujar pelatih kepala Tim All-Stars usai pertandingan.

Babak Kedua: VAR, Offside, dan Hampir Hat-Trick

Masuk babak kedua, panitia pertandingan memperkenalkan penggunaan VAR sebagai bagian dari sosialisasi teknologi yang akan diterapkan di Liga Putri Indonesia. Menit ke-48, striker Tim All-Stars mencetak gol yang kemudian dianulir setelah review VAR menunjukkan posisi offside seperdetik sebelum bola diumpankan. Keputusan tepat itu mendapat aplaus dari para jurnalis yang hadir, menandakan kesiapan implementasi teknologi di kompetisi resmi nanti.

Menit ke-55, Tim All-Stars akhirnya memperbesar keunggulan menjadi 3-1. Gol lahir dari serangan cepat balik yang melibatkan tiga sentuhan saja. Gelandang serang yang tampil gemilang hampir mencetak hat-trick jika tendangan penutupnya pada menit ke-58 tidak membentur mistar gawang. Tim Media Indonesia tak menyerah. Pada menit ke-59, mereka mencetak gol kedua setelah memanfaatkan kesalahan passing di lini belakang All-Stars. Skor berubah 3-2 dan bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Dari sisi statistik, Tim All-Stars mencatat 14 shots on target dari 22 percobaan, sementara Tim Media hanya mengemas 4 shots on target. Rasih penguasaan bola akhirnya menutup di angka 61-39. Tidak ada kartu merah dalam laga ini, meski total ada lima kartu kuning yang dikeluarkan wasit sebagai bukti intensitas pertandingan yang tetap sportif.

Detail Kompetisi dan Jadwal Musim 2026/2027

Setelah pertandingan eksebisi usai, konferensi pers utama dimulai dengan pengumuman format kompetisi. Liga Putri Indonesia musim 2026/2027 akan diikuti oleh 12 klub dengan sistem home-away. Setiap tim wajib mendaftarkan minimal 20 pemain dalam skuad, dengan aturan wajib turunnya minimal dua pemain U-20 dalam starting XI setiap pertandingan. Hal ini bertujuan untuk mempercepat regenerasi talenta putri nasional.

Panitia juga mengonfirmasi bahwa setiap pertandingan resmi akan menggunakan asisten wasit wanita, sementara teknologi VAR akan diterapkan mulai babak semifinal. Aturan offside semi-otomatis masih dalam tahap evaluasi dan direncanakan mulai digunakan pada putaran kedua musim ini. Selain itu, sistem akumulasi kartu kuning dan kartu merah mengikuti standar FIFA terbaru, di mana pemain yang menerima dua kartu kuning dalam satu laga akan langsung diusir.

Dengan peluncuran ini, Liga Putri Indonesia tak lagi sekadar wacana. Dari ruang konferensi di Senayan hingga aksi 60 menit di lapangan, semua sinyal menunjukkan bahwa musim baru akan berlangsung ketat, data-driven, dan penuh taktik. Para klub kini memiliki waktu tiga pekan untuk memfinalisasi skuad sebelum kickoff perdana yang dijadwalkan pada akhir Agustus 2026. Bagi pecinta sepak bola tanah air, persiapkan diri untuk menyaksikan aksi clean sheet, assist brilian, dan momen-momen gol dramatis dari para atlet putri terbaik Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User