Leo/Daniel Tembus Semifinal Thailand Open Usai Menang Dua Gim Langsung

Skor akhir 21-18, 21-14 menjadi bukti ketangguhan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, di perempat final Thailand Open 2026. Berlaga di Impact Arena, Bangkok, Jumat (15/5/2026...

Aug 07, 2026 - 16:48
0 0
Leo/Daniel Tembus Semifinal Thailand Open Usai Menang Dua Gim Langsung

Skor akhir 21-18, 21-14 menjadi bukti ketangguhan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, di perempat final Thailand Open 2026. Berlaga di Impact Arena, Bangkok, Jumat (15/5/2026) siang WIB, pasangan berjuluk Leo/Daniel ini tampil dominan sejak menit pertama. Mereka hanya membutuhkan waktu 42 menit untuk memastikan tiket semifinal, sekaligus memperpanjang rekor pertemuan sempurna melawan ganda Thailand, Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul.

Sejak awal gim pertama, Leo/Daniel langsung menunjukkan agresivitas dengan formasi menekan di depan net. Pola serangan cepat yang mereka mainkan membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan. Penguasaan bola atau dalam hal ini penguasaan area net mencapai 65 persen, sebuah angka yang sangat impresif untuk standar ganda putra. Hasilnya, mereka mampu memimpin 11-7 di interval pertama.

Dominasi Gim Pertama: Kunci Kemenangan Leo/Daniel

Memasuki babak kedua gim pertama, Peeratchai/Pakkapon mencoba bangkit dengan mengubah ritme permainan. Mereka mulai rajin melakukan drive panjang untuk memecah konsentrasi Leo/Daniel. Namun, upaya tersebut kandas berkat pertahanan solid dan variasi serangan dari kubu Indonesia. Leo, yang dikenal dengan pukulan smash kerasnya, mencatatkan 5 kill shot di sepanjang gim ini. Daniel, di sisi lain, tampil cemerlang dengan 3 block sukses di depan net.

Menit ke-18 menjadi momen krusial ketika kedudukan imbang 17-17. Di sinilah pengalaman Leo/Daniel berbicara. Mereka mampu memenangkan tiga rally beruntun melalui kombinasi servis pendek dan serangan balik cepat. Skor akhir gim pertama 21-18 menutup perlawanan sengit Peeratchai/Pakkapon yang sempat memberikan perlawanan ketat. Statistik mencatat, Leo/Daniel menghasilkan 14 winner berbanding 9 dari lawan, dengan hanya 3 unforced error.

“Kami tidak mau lengah. Meski menang gim pertama, kami tahu lawan akan mencoba segala cara di gim kedua. Kami tetap fokus pada pola permainan kami sendiri,” ujar Daniel Marthin usai pertandingan.

Gim Kedua: Strategi Cerdas Leo/Daniel Membungkam Lawan

Memasuki gim kedua, pelatih Indonesia melakukan penyesuaian taktik dengan meminta Leo/Daniel lebih sering menargetkan area belakang lapangan Pakkapon yang terlihat mulai kelelahan. Strategi ini terbukti jitu. Sejak awal, mereka langsung tancap gas dan memimpin 6-1. Peeratchai/Pakkapon mencoba keluar dari tekanan dengan bermain lebih defensif, namun justru membuat mereka semakin tertekan oleh tempo cepat yang diterapkan Leo/Daniel.

Interval kedua berakhir dengan skor 11-5 untuk keunggulan Indonesia. Momentum ini tidak disia-siakan. Leo/Daniel terus menekan dengan pola serangan silang yang akurat. Pakkapon yang menjadi sasaran utama tampak kesulitan mengembalikan bola-bola tajam dari Leo. Hingga akhir gim kedua, mereka hanya mampu mengumpulkan 14 poin. Skor akhir 21-14 memastikan kemenangan straight game yang sangat meyakinkan.

Statistik keseluruhan pertandingan menunjukkan dominasi mutlak Leo/Daniel. Mereka mencatatkan 28 winner, 5 smash mematikan, dan hanya 4 unforced error sepanjang laga. Sementara itu, Peeratchai/Pakkapon hanya mampu menghasilkan 16 winner dengan 7 unforced error. Dari segi penguasaan bola, Leo/Daniel unggul 58 persen berbanding 42 persen, sebuah angka yang merefleksikan kontrol penuh mereka atas jalannya pertandingan.

Kunci Sukses dan Peluang di Semifinal

Keberhasilan Leo/Daniel melaju ke semifinal tidak lepas dari kekompakan dan komunikasi yang apik di lapangan. Mereka mampu membaca permainan lawan dengan sangat baik, terutama dalam mengantisipasi serangan balik cepat dari pasangan Thailand. Selain itu, variasi pukulan yang mereka miliki membuat lawan tidak pernah bisa menebak arah bola berikutnya. Ini adalah modal berharga untuk menghadapi lawan yang lebih tangguh di babak berikutnya.

Dengan kemenangan ini, Leo/Daniel berhasil mempertahankan rekor kemenangan mereka atas pasangan Thailand tersebut menjadi 3-0 dalam pertemuan resmi. Mereka juga mencatatkan clean sheet di turnamen ini, belum kehilangan satu gim pun sejak babak pertama. Di semifinal, mereka akan menunggu pemenang antara pasangan Korea Selatan dan unggulan utama dari China. Pelatih optimistis dengan performa yang ditunjukkan hari ini, Leo/Daniel memiliki peluang besar untuk melaju ke final dan merebut gelar perdana mereka musim ini.

Pertandingan semifinal dijadwalkan berlangsung Sabtu (16/5/2026) di venue yang sama. Dukungan penuh dari publik Indonesia di Bangkok maupun di tanah air diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi Leo/Daniel untuk terus melangkah. Satu hal yang pasti, penampilan mereka hari ini layak mendapat apresiasi tinggi karena mampu tampil tenang dan matang di bawah tekanan pertandingan perempat final turnamen BWF Super 500.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User