Leo/Daniel Tembus Semifinal Thailand Open 2026 Usai Singkirkan Ganda Thailand

Bangkok — Skor akhir 21-18, 15-21, 21-17 menjadi bukti perjuangan keras Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin selama 58 menit di perempat final Thailand Open 2026. Tampil di hadapan ribuan pendukung tua...

Aug 11, 2026 - 14:27
0 0
Leo/Daniel Tembus Semifinal Thailand Open 2026 Usai Singkirkan Ganda Thailand

Bangkok — Skor akhir 21-18, 15-21, 21-17 menjadi bukti perjuangan keras Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin selama 58 menit di perempat final Thailand Open 2026. Tampil di hadapan ribuan pendukung tuan rumah yang memadati arena di Bangkok, Jumat (15/5/2026), ganda putra Indonesia itu menyingkirkan pasangan Thailand, Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul, lewat pertarungan tiga gim yang berjalan sengit dari poin pertama hingga rally penutup.

Kemenangan ini mengantar Leo/Daniel menembus semifinal turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut sekaligus memperpanjang tren positif mereka musim ini. Statistik pertandingan mencatat pasangan Indonesia melepaskan 17 smash winner berbanding 12 milik lawan, dengan konversi serangan 61 persen dan hanya 9 unforced error di gim penentu.

Bagi Leo/Daniel, hasil ini terasa istimewa karena diraih di kandang lawan. Tekanan suporter tuan rumah yang tidak berhenti bernyanyi sepanjang laga justru menjadi bahan bakar tambahan bagi mantan juara dunia junior tersebut untuk tampil disiplin sejak poin pembuka.

Gim Pertama: Tempo Cepat Jadi Kunci

Leo/Daniel langsung menekan sejak servis pertama. Pola serangan cepat di depan net yang diperagakan Daniel, dipadukan dengan smash menyilang Leo dari belakang, membuat pasangan tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan. Memasuki menit ke-10, Indonesia sudah unggul 11-7 pada interval berkat empat poin beruntun yang dibangun dari rally pendek dan drive datar ke sektor tengah lapangan.

Peeratchai/Pakkapon sempat memangkas jarak menjadi 17-18 lewat permainan bertahan rapat khas ganda Asia Tenggara. Namun Leo/Daniel menutup gim pertama 21-18 setelah smash tajam Leo gagal dikembalikan Pakkapon. Sepanjang gim pembuka, Indonesia mencatat 7 smash winner dan memenangkan 64 persen rally di bawah lima pukulan, indikasi bahwa strategi menyerang sejak awal berjalan sesuai rencana.

Gim Kedua: Kebangkitan Pasangan Tuan Rumah

Dukungan suporter Bangkok membakar semangat Peeratchai/Pakkapon. Mereka mengubah strategi dengan memperlambat tempo dan memperpanjang rally, taktik yang terbukti efektif menguras fokus Leo/Daniel. Tertinggal 6-11 pada interval, Indonesia kesulitan keluar dari tekanan karena lawan tampil disiplin menjaga rotasi posisi dan agresif memotong bola-bola tanggung di depan net.

Gim kedua menjadi milik tuan rumah dengan skor 21-15. Data menunjukkan Thailand memenangkan 70 persen rally panjang di atas sembilan pukulan pada gim ini, sementara Leo/Daniel membuat 8 unforced error, dua kali lipat lebih banyak dibanding gim pertama. Pertandingan pun dipaksa berlanjut ke rubber game.

Gim Penentu: Mental Juara Berbicara

Di gim ketiga, pengalaman Leo/Daniel tampil di panggung besar menjadi pembeda. Skor berimbang hingga 9-9 sebelum pasangan Indonesia melesat lewat lima poin beruntun menuju interval 11-9. Daniel tampil brilian di area net dengan 6 kali memenangkan duel netting, sementara Leo konsisten menekan dari belakang dengan smash yang beberapa kali menembus kecepatan di atas 350 km/jam.

Momen krusial terjadi pada kedudukan 17-16 ketika rally 31 pukulan berakhir dengan drop shot silang Daniel yang jatuh tipis di garis lapangan. Poin tersebut mengubah momentum sepenuhnya. Leo/Daniel akhirnya mengunci kemenangan 21-17 setelah servis rendah yang memaksa Peeratchai melakukan kesalahan pengembalian. Total durasi gim ketiga mencapai 21 menit, terpanjang di antara tiga gim yang dimainkan.

Statistik Menonjol dan Tantangan Semifinal

Secara keseluruhan, Leo/Daniel unggul dalam beberapa parameter penting: total poin 57 berbanding 51, 17 smash winner, dan persentase servis pertama masuk 84 persen. Namun catatan 19 unforced error sepanjang laga menjadi bahan evaluasi tim pelatih sektor ganda putra sebelum laga berikutnya, terutama dalam menjaga konsistensi saat menghadapi perubahan tempo lawan.

Di semifinal, Leo/Daniel akan menghadapi lawan berat dari jalur atas undian. Dengan modal kemenangan tiga gim atas ganda tuan rumah, kepercayaan diri pasangan Indonesia ini tengah berada di level tertinggi. Jika mampu menjaga konsistensi serangan, mempertajam penyelesaian di depan net, dan meminimalkan kesalahan sendiri, peluang melaju ke partai puncak Thailand Open 2026 terbuka lebar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User