Lamine Yamal Cetak Gol, Spanyol Tekuk Arab Saudi di Piala Dunia 2026

Menit ke-23, Atlanta Stadium bergemuruh. Lamine Yamal menerima bola di sisi kanan pertahanan Arab Saudi, melewati satu pemain bertahan dengan gerakan cut inside, lalu melepaskan tendangan kaki kiri ya...

Oct 08, 2026 - 17:45
0 0
Lamine Yamal Cetak Gol, Spanyol Tekuk Arab Saudi di Piala Dunia 2026

Menit ke-23, Atlanta Stadium bergemuruh. Lamine Yamal menerima bola di sisi kanan pertahanan Arab Saudi, melewati satu pemain bertahan dengan gerakan cut inside, lalu melepaskan tendangan kaki kiri yang menghujam sudut jauh gawang. Skor berubah 1-0 untuk Spanyol, dan momen itu menjadi pembuka pesta gol La Furia Roja pada laga Grup H Piala Dunia 2026, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Skor akhir 3-0 untuk Spanyol, dengan Yamal keluar sebagai Man of the Match berkat satu gol dan satu assist.

Babak Pertama: Dominasi Mutlak La Roja

Sejak peluit kick-off, Spanyol langsung mengambil inisiatif. Formasi 4-3-3 yang diusung pelatih Luis de la Fuente menempatkan Yamal di sayap kanan, Rodri sebagai deep-lying playmaker, dan Nico Williams di sayap kiri. Arab Saudi yang tampil dengan formasi 5-4-1 jelas bermain bertahan, tetapi tekanan Spanyol terlalu kuat. Statistik babak pertama mencatat penguasaan bola 68 persen untuk Spanyol berbanding 32 persen milik Arab Saudi. Shots on target Spanyol mencapai 5, sementara Arab Saudi nihil.

Gol Yamal pada menit ke-23 lahir dari skema serangan yang sudah dilatih matang. Dani Olmo memberi umpan terobosan ke ruang kosong, Yamal berlari dari lini kedua, lalu menuntaskan peluang dengan tenang. Kiper Arab Saudi, Mohammed Al-Owais, tidak punya banyak waktu untuk bereaksi. Menit ke-38, Spanyol menggandakan keunggulan. Umpan silang Yamal dari sisi kanan disambut sundulan Alvaro Morata, bola masuk ke gawang. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Wasit mencatat hanya satu kartu kuning di babak pertama, diberikan kepada Ali Al-Bulaihi karena melanggar Pedri di menit ke-31.

Babak Kedua: Penguasaan Tanpa Ampun

Memasuki babak kedua, Arab Saudi mencoba menaikkan garis pertahanan. Hasilnya justru celaka. Menit ke-57, Yamal kembali menjadi kreator. Ia melewati dua pemain di sisi kanan, melepaskan umpan cut-back ke kotak penalti, dan Fabian Ruiz menyelesaikan dengan tendangan kaki kanan. Skor 3-0. Itu menjadi assist kedua Yamal di turnamen ini. Setelah gol tersebut, De la Fuente menarik Yamal pada menit ke-72 untuk menjaga kebugaran jelang laga melawan Brasil. Penonton di Atlanta Stadium memberikan standing ovation.

Data statistik pertandingan menunjukkan Spanyol benar-benar mendominasi. Total penguasaan bola akhir 71 persen berbanding 29 persen. Shots on target Spanyol 9, Arab Saudi 2. Spanyol juga mencatatkan 12 peluang tercipta dan 8 sepak pojok, sementara Arab Saudi hanya memiliki 2 sepak pojok. Dalam hal akurasi umpan, Spanyol mencapai 91 persen, jauh di atas Arab Saudi yang hanya 76 persen. Rodri menjadi pemain dengan umpan terbanyak, yakni 112 umpan sukses.

Arab Saudi sempat mencetak gol pada menit ke-81 melalui Salem Al-Dawsari, tetapi wasit menganulirnya setelah intervensi VAR. Al-Dawsari berada dalam posisi offside saat menerima bola. Keputusan itu sempat menuai protes dari bangku cadangan Arab Saudi, namun wasit tetap pada keputusannya. Hingga peluit panjang, tidak ada gol tambahan. Kiper Spanyol, Unai Simon, mencatatkan clean sheet keduanya di Piala Dunia 2026.

Yamal Semakin Dewasa di Panggung Dunia

Penampilan Yamal mendapat pujian luas. Ia mencatatkan 4 dribel sukses, 3 peluang tercipta, dan 2 tembakan tepat sasaran sebelum ditarik keluar. Sepanjang 72 menit yang ia mainkan, Yamal menyentuh bola 58 kali dan memenangkan 6 duel darat. Angka-angka itu menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain muda paling berpengaruh di turnamen ini.

"Lamine adalah pemain yang bisa mengubah pertandingan dalam sekejap. Hari ini ia menunjukkan kualitasnya, bukan hanya sebagai pencetak gol tetapi juga sebagai kreator," kata Luis de la Fuente dalam konferensi pers usai laga.

Pelatih Arab Saudi, Herve Renard, mengakui keunggulan lawan. "Kami tahu Spanyol tim yang sangat kuat. Kami bertahan sebaik mungkin, tetapi kualitas individu mereka, terutama Yamal, membuat perbedaan," ujarnya. Dengan hasil ini, Spanyol memuncaki Grup H dengan 6 poin dari dua laga, sementara Arab Saudi tertahan di posisi ketiga dengan 1 poin. Spanyol selanjutnya akan menghadapi Brasil pada matchday ketiga, sementara Arab Saudi bertemu Kamerun. Jika Yamal terus tampil konsisten, bukan tidak mungkin ia menjadi bintang utama Piala Dunia 2026. Statistik berbicara: dalam dua laga, ia sudah mengoleksi 2 gol dan 2 assist. Angka itu menempatkannya di puncak daftar top skor sementara turnamen, setara dengan Kylian Mbappe dan Vinicius Junior. Panggung dunia kini menyaksikan kelahiran generasi baru. Dan namanya adalah Lamine Yamal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User