Oct 10, 2026
Olahraga

Kartu Merah Embolo Hancurkan Mimpi Swiss di Tangan Argentina

Skor akhir 2-1 untuk Argentina atas Swiss dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 yang berlangsung dramatis di Stadion MetLife, New Jersey. Kemenangan Albiceleste ini tidak lepas dari momen krusial...

Kartu Merah Embolo Hancurkan Mimpi Swiss di Tangan Argentina

Skor akhir 2-1 untuk Argentina atas Swiss dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 yang berlangsung dramatis di Stadion MetLife, New Jersey. Kemenangan Albiceleste ini tidak lepas dari momen krusial di menit ke-67 ketika Breel Embolo menerima kartu merah langsung dari wasit setelah pelanggaran keras terhadap Enzo Fernández. Bermain dengan 10 orang, Swiss harus mengubur ambisi melaju ke semifinal.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama: Taktik Rapat Dua Tim

Sejak kick-off, pelatih Swiss Murat Yakin menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan menempatkan Embolo sebagai ujung tombak tunggal. Argentina di bawah asuhan Lionel Scaloni memakai 4-3-3, dengan Lionel Messi bermain sebagai false nine. Penguasaan bola babak pertama dikuasai Argentina dengan 63% berbanding 37%. Namun, pertahanan berlapis Swiss yang digalang Manuel Akanji dan Nico Elvedi mampu meredam gempuran.

Menit ke-23, Messi melepaskan tendangan bebas dari jarak 25 meter, tetapi bola masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Yann Sommer. Empat menit berselang, giliran Embolo yang mengancam melalui serangan balik cepat. Ia melewati Cristian Romero, namun sepakannya masih bisa diblok Emiliano Martínez. Babak pertama berakhir 0-0 dengan shots on target 3-1 untuk keunggulan Argentina.

Babak Kedua: Gol, Drama VAR, dan Kartu Merah Embolo

Memasuki babak kedua, Argentina meningkatkan intensitas. Menit ke-52, Julián Álvarez membuka skor memanfaatkan assist terukur dari Messi. Umpan lambung Messi dari sisi kiri diteruskan Álvarez dengan sontekan kaki kiri ke tiang jauh. Skor berubah 1-0. Swiss merespons dengan menaikkan garis pertahanan dan menambah tekanan.

Menit ke-61, Swiss menyamakan kedudukan melalui sundulan Dan Ndoye setelah umpan silang Ruben Vargas. Skor 1-1 membuat laga semakin terbuka. Namun, petaka datang enam menit berselang. Embolo melakukan tekel dua kaki dari belakang terhadap Enzo Fernández di tengah lapangan. Wasit awalnya memberi kartu kuning, tetapi setelah peninjauan VAR, hukuman diubah menjadi kartu merah langsung. Embolo meninggalkan lapangan dengan raut kecewa, meninggalkan rekan-rekannya berjuang dengan 10 pemain.

"Kartu merah itu mengubah segalanya. Kami kehilangan penyerang utama dan harus mengubah formasi menjadi 4-4-1. Argentina tim kelas dunia, mereka memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan sangat baik," ujar Murat Yakin dalam konferensi pers usai laga.

Argentina Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain

Setelah Embolo keluar, Scaloni memasukkan Lautaro Martínez untuk menambah daya gedor. Menit ke-78, Argentina kembali unggul. Lautaro Martínez mencetak gol kemenangan setelah menerima umpan pendek dari Alexis Mac Allister. Penyelesaian kaki kanannya tidak mampu dijangkau Sommer. Statistik akhir pertandingan mencatat penguasaan bola 68%-32% untuk Argentina, dengan shots on target 7-2. Swiss hanya mampu melepaskan dua tendangan tepat sasaran sepanjang laga, keduanya terjadi sebelum kartu merah.

Kartu merah Embolo menjadi yang pertama bagi pemain Swiss di fase gugur Piala Dunia sejak 2018. Ia juga menjadi pemain pertama yang dikartu merah langsung dalam laga perempat final Piala Dunia 2026. Tanpa Embolo, lini serang Swiss kehilangan referensi utama. Ndoye dan Vargas harus bekerja lebih keras, tetapi pertahanan Argentina yang dikomandoi Romero dan Lisandro Martínez tampil solid.

Analisis Statistik dan Dampak bagi Kedua Tim

Dari sisi expected goals (xG), Argentina mencatat 2,4 berbanding 0,8 milik Swiss. Clean sheet tidak tercipta bagi Argentina karena kebobolan satu gol, tetapi kemenangan ini mengantar mereka ke semifinal untuk menghadapi pemenang antara Brasil dan Prancis. Bagi Swiss, kekalahan ini menambah catatan pahit: mereka belum pernah menembus semifinal Piala Dunia sepanjang sejarah.

Embolo, yang menjadi momok pertahanan lawan dengan 3 dribel sukses dan 2 tembakan sebelum dikartu merah, harus menerima kenyataan pahit. Pelanggarannya tidak hanya merugikan tim, tetapi juga mencoreng performanya di turnamen ini. Sementara itu, Messi kembali menunjukkan kelasnya dengan 1 assist dan 5 key passes, menjadikannya pemain paling berpengaruh di laga ini.

Kemenangan Argentina ini mempertegas dominasi Amerika Selatan di Piala Dunia 2026. Namun, drama kartu merah Embolo akan menjadi sorotan utama. Wasit dianggap konsisten menerapkan aturan setelah intervensi VAR, meski banyak pihak menilai hukuman itu terlalu keras. Swiss pulang dengan kepala tegak, tetapi pertanyaan besar tetap menghantui: bagaimana jika Embolo tidak dikartu merah? Sepak bola tidak mengenal kata "jika", dan Argentina layak melaju ke empat besar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User