Jafar/Felisha Libas Wakil Korea, Melaju ke 16 Besar Indonesia Open 2026

Skor akhir 21-12 dan 21-15 menghiasi papan skor Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026), saat ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu, menumbangkan wakil Korea Selatan, Kim Jae ...

Aug 09, 2026 - 10:54
0 0
Jafar/Felisha Libas Wakil Korea, Melaju ke 16 Besar Indonesia Open 2026

Skor akhir 21-12 dan 21-15 menghiasi papan skor Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026), saat ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu, menumbangkan wakil Korea Selatan, Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong, pada babak 32 besar Indonesia Open 2026. Kemenangan dua game langsung dalam tempo 36 menit itu membawa pasangan tuan rumah melangkah ke babak 16 besar dengan kepala tegak.

Sejak servis pertama dilakukan, Jafar/Felisha langsung menunjukkan intensitas tinggi. Pola serangan cepat yang mereka usung membuat pasangan Korea kesulitan mengembangkan permainan. Duet Indonesia ini membuka keunggulan 5-1 di awal game pertama berkat kombinasi smash menyilang Jafar dan ketenangan Felisha menguasai area depan net.

Dominasi Meyakinkan di Game Pembuka

Memasuki interval game pertama, Jafar/Felisha sudah memimpin 11-6. Jarak lima poin itu bukan kebetulan — statistik mencatat pasangan Indonesia melepaskan sembilan smash winner sepanjang game pembuka, sementara Kim/Jang hanya mampu membalas tiga kali. Permainan bertahan wakil Korea beberapa kali jebol oleh variasi serangan yang dibangun dari sektor belakang lapangan.

Kim Jae Hyeon sempat mencoba mengubah ritme dengan memperlambat tempo dan memperbanyak bola-bola lob ke belakang. Namun strategi itu justru memberi ruang bagi Jafar untuk terus menekan dari posisi menyerang. Game pertama ditutup dengan skor 21-12 setelah pengembalian Jang Ha Jeong menyangkut di net pada poin pamungkas.

Ketenangan Felisha di Depan Net Jadi Pembeda

Game kedua berjalan lebih ketat. Pasangan Korea bangkit dan sempat menyamakan kedudukan 8-8 lewat permainan drive cepat di tengah lapangan. Namun di sinilah kelas Jafar/Felisha terlihat jelas. Felisha tampil luar biasa disiplin di area net — statistik mencatat ia memenangkan sembilan duel netting dan hanya melakukan dua unforced error sepanjang pertandingan.

Selepas interval game kedua yang dimenangi tipis 11-9, duet Indonesia menggila. Mereka mencetak tujuh poin beruntun untuk menjauh 18-11. Rally terpanjang pertandingan — 42 pukulan — juga jatuh ke tangan Jafar/Felisha setelah pertahanan rapat mereka memaksa Kim melakukan kesalahan pukulan. Match point tiba pada kedudukan 20-14, dan smes backhand Jafar yang gagal diantisipasi Jang mengunci kemenangan 21-15.

Secara keseluruhan, statistik memperlihatkan dominasi telak tuan rumah: 17 smash winner berbanding 8, 62 persen poin servis berhasil dimenangi, dan pasangan Korea dipaksa melakukan 14 unforced error di sepanjang laga. Angka-angka itu menggambarkan betapa nyaris sempurnanya penampilan Jafar/Felisha malam ini.

"Kami bersyukur bisa menang di kandang sendiri, tapi perjalanan masih sangat panjang. Kami tidak mau cepat puas hanya karena satu kemenangan. Lawan di babak berikutnya pasti lebih berat, jadi fokus, komunikasi, dan pola permainan harus terus kami jaga," ujar Jafar seusai laga.

Belum Puas, Tatap Babak 16 Besar

Meski menang telak, Jafar/Felisha menegaskan belum ingin larut dalam euforia. Kemenangan ini memang bernilai besar — selain memperpanjang napas Indonesia di sektor ganda campuran, hasil ini juga menjaga tren positif mereka di turnamen level Super 1000 tersebut. Dukungan penuh penonton Istora yang tak berhenti bergemuruh menjadi tambahan motivasi bagi keduanya untuk terus melaju lebih jauh.

Di babak 16 besar, tantangan yang lebih berat sudah menanti. Jafar/Felisha berpotensi berhadapan dengan pasangan unggulan dari sektor yang sama, sehingga konsistensi permainan mereka akan benar-benar diuji. Jika tampil seagresif malam ini — dengan transisi serangan yang rapi, rotasi posisi yang disiplin, dan pertahanan yang solid — bukan tidak mungkin pasangan Indonesia ini terus melangkah jauh di Indonesia Open 2026.

Bagi publik bulu tangkis Tanah Air, kemenangan ini adalah sinyal menjanjikan. Sektor ganda campuran Indonesia tampak berada di tangan yang tepat, dan perjalanan Jafar/Felisha di Istora Senayan sesungguhnya baru saja dimulai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User