Inter Milan Tundukkan Juventus 2-0 dalam Uji Coba Pramusim di Australia

Skor akhir: Inter Milan 2-0 Juventus. Nerazzurri membungkam rival abadinya dalam laga uji coba pramusim yang digelar di Melbourne, Australia, Sabtu malam waktu setempat. Gol Lautaro Martinez menit ke-...

Aug 10, 2026 - 10:24
0 0
Inter Milan Tundukkan Juventus 2-0 dalam Uji Coba Pramusim di Australia

Skor akhir: Inter Milan 2-0 Juventus. Nerazzurri membungkam rival abadinya dalam laga uji coba pramusim yang digelar di Melbourne, Australia, Sabtu malam waktu setempat. Gol Lautaro Martinez menit ke-23 dan Marcus Thuram menit ke-67 memastikan pasukan biru-hitam memenangkan Derby d'Italia edisi persahabatan ini di hadapan lebih dari 60 ribu penonton yang memadati stadion.

Ini bukan sekadar uji coba biasa. Kedua tim menurunkan starting XI nyaris terkuat, dan tempo pertandingan berjalan layaknya laga kompetitif. Inter tampil dengan formasi 3-5-2 andalan mereka, sementara Juventus merespons dengan skema 4-3-3 yang lebih berhati-hati sejak peluit awal dibunyikan.

Babak Pertama: Tekanan Berbuah Gol Lautaro

Inter langsung mengambil inisiatif sejak menit pertama. Penguasaan bola 58 persen di 45 menit awal menunjukkan dominasi lini tengah Nerazzurri yang dikomandoi Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu. Juventus dipaksa bertahan lebih dalam dan hanya sesekali mengancam lewat skema serangan balik cepat.

Menit ke-23, momen yang ditunggu akhirnya tiba. Barella melepaskan umpan terobosan yang membelah dua bek Juventus, dan Lautaro Martinez menyambutnya dengan satu sentuhan sebelum melepaskan tendangan mendatar ke sudut kiri bawah gawang. 1-0 untuk Inter! Sang kapten merayakannya di depan ribuan pendukung Nerazzurri yang memadati tribun.

Juventus mencoba merespons. Menit ke-31, Dusan Vlahovic melepaskan sundulan dari umpan silang Andrea Cambiaso, namun kiper Yann Sommer tampil sigap menepis bola. Itu menjadi satu-satunya shots on target Bianconeri di babak pertama dari total empat percobaan yang mereka lepaskan.

Babak Kedua: Thuram Mengunci Kemenangan

Interval tidak mengubah peta permainan. Juventus memasukkan beberapa pemain muda di menit ke-60, namun justru Inter yang menambah keunggulan tujuh menit berselang. Berawal dari skema serangan balik cepat, Federico Dimarco mengirim umpan silang akurat dari sisi kiri, dan Marcus Thuram menyambutnya dengan sundulan keras yang tak mampu diantisipasi kiper lawan. 2-0!

Assist tersebut menjadi catatan manis bagi Dimarco yang tampil energik sepanjang laga. Statistik mencatat wing-back timnas Italia itu melepaskan lima umpan kunci, terbanyak di antara seluruh pemain di lapangan. Pergerakannya di sisi kiri benar-benar merepotkan pertahanan Juventus.

Juventus sempat mengklaim penalti menit ke-74 setelah Vlahovic jatuh di kotak terlarang, namun wasit bergeming setelah meninjau insiden tersebut. Tanpa kehadiran VAR di laga persahabatan ini, keputusan wasit bersifat final. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 bertahan dan Sommer mencatatkan clean sheet pertamanya di pramusim ini.

Statistik Berbicara: Inter Unggul di Segala Lini

Angka-angka pertandingan memperlihatkan superioritas Inter secara menyeluruh. Penguasaan bola akhir 56 banding 44 persen untuk keunggulan Nerazzurri. Dari sisi produktivitas, Inter melepaskan 14 tembakan dengan 7 shots on target, sementara Juventus hanya mampu mencatatkan 8 tembakan dan 3 yang mengarah ke gawang.

Disiplin juga menjadi pembeda. Juventus menerima tiga kartu kuning akibat pelanggaran taktis di lini tengah, sementara Inter hanya diganjar satu kartu. Tidak ada kartu merah maupun insiden offside kontroversial yang mewarnai jalannya pertandingan.

Kami datang ke Australia untuk bekerja, dan para pemain menunjukkan intensitas yang saya minta sejak awal. Masih ada banyak hal yang harus diperbaiki, tetapi mengalahkan Juventus selalu memberikan energi positif bagi ruang ganti, ujar pelatih Inter seusai pertandingan.

Apa Artinya Jelang Musim Baru?

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Inter yang tengah membangun chemistry jelang bergulirnya Serie A. Duet Lautaro dan Thuram kembali membuktikan ketajamannya, sementara lini belakang tampil solid tanpa kebobolan sepanjang 90 menit.

Bagi Juventus, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi serius. Lini serang mereka terlihat tumpul dengan hanya tiga tembakan tepat sasaran, dan transisi dari bertahan ke menyerang masih berjalan lambat. Tur pramusim masih menyisakan beberapa laga, dan kedua tim akan kembali beraksi pekan depan. Satu hal yang pasti: Derby d'Italia di Australia ini memberikan gambaran awal siapa yang lebih siap menyongsong musim baru.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User