Inggris Kunci Tiket Semifinal, Lengkap Tiga Tim Lolos Piala Dunia 2026

Miami, Florida – Mimpi Inggris untuk mengakhiri puasa gelar Piala Dunia masih terjaga. The Three Lions sukses menumbangkan perlawanan gigih Norwegia dengan skor tipis 2-1 dalam pertarungan perempat ...

Inggris Kunci Tiket Semifinal, Lengkap Tiga Tim Lolos Piala Dunia 2026

Miami, Florida – Mimpi Inggris untuk mengakhiri puasa gelar Piala Dunia masih terjaga. The Three Lions sukses menumbangkan perlawanan gigih Norwegia dengan skor tipis 2-1 dalam pertarungan perempat final yang dramatis di Hard Rock Stadium, Miami, Senin (13/7/2026) dini hari WIB. Hasil ini memastikan Inggris lolos ke semifinal dan melengkapi daftar tiga tim yang telah memesan tempat di babak empat besar. Sebelumnya, Brazil dan Argentina sudah lebih dulu mengamankan tiket via kemenangan meyakinkan atas lawan masing-masing.

Laga Inggris kontra Norwegia berjalan sengit sejak menit awal. Kedua tim sama-sama menurunkan formasi ofensif, Inggris dengan 4-3-3 mengandalkan trisula Bukayo Saka, Harry Kane, dan Phil Foden, sementara Norwegia yang dipimpin megabintang Erling Haaland memakai 4-2-3-1. Statistik mencatat penguasaan bola relatif berimbang, 52% untuk Inggris berbanding 48% milik Norwegia. Namun, Inggris unggul dalam kreasi peluang dengan total 6 shots on target dari 14 percobaan, sedangkan Norwegia hanya mencatatkan 3 tembakan tepat sasaran dari 8 kali mencoba.

Drama di Hard Rock Stadium: Gol Cepat, VAR, dan Kartu Merah

Kejutan datang di menit ke-11 ketika Norwegia membuka skor lewat sundulan Haaland memanfaatkan umpan silang Martin Odegaard. Sundulan keras itu sempat diperiksa VAR karena dugaan offside, namun setelah garis digital dikonfirmasi, gol dinyatakan sah. Tertinggal 0-1, Inggris meningkatkan intensitas serangan. Menit ke-23, Jude Bellingham nyaris menyamakan kedudukan andai tendangan melengkungnya tidak membentur tiang gawang.

Momen krusial terjadi di menit 34. Pelanggaran keras bek Norwegia, Leo Ostigard, terhadap Saka di kotak terlarang berbuah penalti setelah wasit meninjau monitor VAR. Tanpa ampun, Harry Kane mengeksekusi dengan dingin ke pojok kiri bawah, 1-1. Skor imbang bertahan hingga turun minum.

Babak kedua dimulai dengan tensi tinggi. Inggris tampil lebih dominan dengan mencatatkan 9 peluang di paruh waktu ini. Puncaknya, di menit 67, Saka yang tampil sebagai momok bagi pertahanan Norwegia melakukan akselerasi dari sisi kanan, melewati dua pemain, dan mengirim umpan tarik yang disambut sontekan Bellingham. Gol! 2-1 untuk keunggulan Inggris. Drama belum usai: menit 81, Norwegia harus bermain dengan 10 orang setelah gelandang Sander Berge menerima kartu kuning kedua akibat tekel keras pada Declan Rice. Unggul jumlah pemain, Inggris dengan cerdik mengontrol tempo hingga wasit meniup peluit panjang.

Brazil dan Argentina: Dominasi Amerika Selatan

Inggris kini bergabung dengan dua raksasa Amerika Selatan yang sudah lebih dulu lolos. Brazil, sehari sebelumnya, menundukkan Spanyol dengan skor 3-0 di Los Angeles. Trigol Selecao dicetak Vinicius Junior (menit ke-27 dan 65) serta Rodrygo (menit 78). Kemenangan itu menjadi penegasan status Brazil sebagai tim dengan lini serang paling produktif di turnamen, dengan catatan 14 gol sejauh ini. Sementara itu, Argentina memastikan tempat di semifinal usai mengalahkan Prancis lewat adu penalti 4-3 setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit di Dallas. Lionel Messi sekali lagi menjadi penyelamat dengan gol penyama kedudukan di menit 89 dan assist untuk gol Julian Alvarez.

Jalan Menuju Semifinal: Data dan Fakta

Ketiga tim yang lolos memiliki perjalanan kontras. Inggris menunjukkan pertahanan solid dengan hanya kebobolan 3 gol dalam lima laga, serta efisiensi serangan dengan total 9 gol. Statistik xG (expected goals) mereka sebesar 8,7 menandakan konsistensi dalam konversi peluang. Brazil tampil eksplosif dengan rata-rata 2,8 gol per pertandingan dan rataan penguasaan bola 61%, tertinggi di antara semifinalis. Argentina mengandalkan pengalaman pemain senior—rata-rata usia starting XI mereka 29,4 tahun—dan ketajaman Messi yang telah mengukir 5 gol dan 4 assist.

Dari sisi taktik, pelatih Inggris, Eddie Howe, sukses mengadaptasi fleksibilitas formasi antara 4-3-3 dan 3-4-3 transisi, sementara Brazil di bawah Dorival Junior mengedepankan pressing tinggi. Argentina dengan Lionel Scaloni tetap setia pada pola 4-4-2 klasik yang menempatkan Messi sebagai playmaker lepas. Pertanyaan besarnya: mampukah Inggris menjadi kuda hitam di antara dominasi dua raksasa?

Semifinal yang Dinanti

Dengan tiga tim sudah terkunci, satu tempat tersisa akan diperebutkan oleh Jerman dan Maroko yang baru bertanding dini hari nanti. Pemenang laga itu akan melengkapi semifinal. Jadwal semifinal sendiri akan digelar pada 17-18 Juli 2026. Inggris menanti lawan antara Jerman atau Maroko, sementara Brazil sudah ditunggu Argentina dalam duel El Clásico Sudamericano di semifinal—jika Argentina bertemu Brazil, tentu bakal menjadi ulangan final Copa America 2021.

Dukungan suporter di Miami memberikan energi ekstra bagi Inggris. "Kami datang ke turnamen ini untuk menciptakan sejarah," ujar kapten Harry Kane seusai laga. "Tapi kami belum mencapai apa-apa. Semifinal hanyalah batu loncatan." Kini mata dunia tertuju pada undian semifinal dan potensi drama tak terduga. Satu hal pasti: Piala Dunia 2026 menjanjikan laga puncak yang tak terlupakan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User