Herdman Respons Ranking FIFA Indonesia Naik ke Posisi 116

Jakarta — Peringkat FIFA Timnas Indonesia kembali mencatatkan progres signifikan. Dalam pembaruan terbaru yang dirilis otoritas sepak bola dunia, skuad Garuda kini menempati posisi 116, naik dari se...

Oct 09, 2026 - 18:09
0 0
Herdman Respons Ranking FIFA Indonesia Naik ke Posisi 116

Jakarta — Peringkat FIFA Timnas Indonesia kembali mencatatkan progres signifikan. Dalam pembaruan terbaru yang dirilis otoritas sepak bola dunia, skuad Garuda kini menempati posisi 116, naik dari sebelumnya yang berada di peringkat 118. Kenaikan dua peringkat ini menjadi sinyal positif bagi proyek jangka panjang yang sedang dibangun pelatih kepala John Herdman bersama jajaran staf kepelatihan.

Menanggapi capaian tersebut, Herdman tidak ingin kenaikan ini sekadar menjadi angka di papan klasemen. Pelatih asal Inggris itu justru menekankan bahwa ada misi yang jauh lebih besar di balik setiap pertandingan yang dijalani Timnas Indonesia. Baginya, tugas utama yang diemban saat ini adalah menciptakan sejarah baru bagi sepak bola nasional, bukan hanya mengejar peringkat semata.

Arti Kenaikan Peringkat dalam Perspektif Herdman

Dalam sesi konferensi pers, Herdman mengungkapkan bahwa kenaikan peringkat FIFA merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen tim. Ia menyoroti bagaimana setiap laga yang dimainkan, baik di ajang kompetitif maupun pertandingan uji coba, memberikan kontribusi poin yang tidak bisa diabaikan. Menurut perhitungan sistem poin FIFA, kemenangan atas lawan dengan peringkat lebih tinggi akan memberikan bobot yang lebih besar, dan hal inilah yang mulai konsisten diraih Indonesia.

"Kenaikan ini bukan tujuan akhir kami. Ini adalah konsekuensi dari apa yang kami bangun setiap hari di lapangan," ujar Herdman. Ia menambahkan bahwa fondasi permainan yang sedang dibangun, mulai dari transisi bertahan menyerang, penguasaan bola di lini tengah, hingga efektivitas penyelesaian akhir, menjadi kunci mengapa performa tim terus menunjukkan tren positif.

Herdman juga menyinggung pentingnya konsistensi dalam starting XI. Ia mencontohkan bagaimana rotasi pemain tetap terjaga tanpa mengorbankan kualitas permainan. Data menunjukkan bahwa dalam beberapa laga terakhir, tingkat penguasaan bola Indonesia rata-rata berada di kisaran 54 persen, dengan shots on target yang meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pencapaian Baru dan Target Jangka Panjang

Lebih lanjut, Herdman menegaskan bahwa target jangka panjangnya bersama Timnas Indonesia bukan hanya sekadar menembus peringkat 100 dunia, melainkan menciptakan sejarah yang belum pernah diraih sebelumnya. Ia membayangkan sebuah generasi pemain yang bisa bersaing di level Asia dan menembus kompetisi internasional tertinggi.

"Tugas saya bukan hanya memperbaiki peringkat, tetapi menciptakan sejarah. Saya ingin generasi ini dikenang karena sesuatu yang nyata, bukan sekadar angka," tegasnya.

"Ketika Anda berbicara tentang warisan, itu bukan tentang apa yang terjadi dalam satu turnamen. Itu tentang bagaimana Anda mengubah cara sebuah negara memandang sepak bola," tambah Herdman dalam pernyataan terpisah.

Dalam beberapa pertandingan terakhir, Indonesia memang menunjukkan peningkatan dalam aspek taktis. Formasi 4-2-3-1 yang kerap diterapkan Herdman memberikan keseimbangan antara soliditas lini belakang dan kreativitas di sepertiga akhir lapangan. Peran gelandang bertahan ganda menjadi krusial dalam memutus serangan lawan sekaligus menjadi motor transisi cepat.

Selain itu, kontribusi pemain muda yang mulai dipercaya tampil sejak menit awal turut menjadi sorotan. Beberapa di antaranya bahkan mencatatkan assist penting dan mencetak gol krusial, termasuk satu hat-trick yang lahir dari pemain berusia di bawah 23 tahun pada laga terakhir. Hal ini sejalan dengan visi Herdman untuk membangun kedalaman skuad yang berkelanjutan.

Jalan Terjal Menuju Panggung Asia

Meski demikian, Herdman menyadari bahwa kenaikan peringkat ini masih jauh dari kata cukup. Ia menilai persaingan di level Asia semakin ketat, dengan banyak negara yang juga melakukan pembinaan serius. Untuk itu, ia menekankan pentingnya menjaga clean sheet dalam setiap pertandingan, karena pertahanan yang kokoh adalah fondasi dari setiap kesuksesan besar.

Statistik memperlihatkan bahwa dalam lima pertandingan terakhir, Indonesia mencatatkan dua clean sheet dan hanya kebobolan rata-rata 0,8 gol per laga. Angka ini lebih baik dibandingkan periode awal kepemimpinan Herdman, yang mencatat rata-rata kebobolan 1,6 gol per pertandingan.

Dari sisi disiplin, jumlah kartu kuning yang diterima pemain Indonesia juga menurun. Ini menunjukkan bahwa tim semakin matang dalam mengambil keputusan di lapangan, termasuk dalam momen-momen krusial yang kerap memicu pelanggaran. VAR dan offside menjadi dua aspek yang terus diasah dalam sesi latihan taktis, agar pemain lebih peka terhadap detail permainan modern.

Herdman juga menyoroti pentingnya dukungan suporter dan federasi dalam proses ini. Menurutnya, pencapaian apa pun tidak akan berarti tanpa ekosistem yang sehat, mulai dari pembinaan usia dini, kompetisi domestik yang kompetitif, hingga fasilitas latihan yang memadai. Ia berharap kenaikan peringkat ini menjadi momentum untuk memperkuat fondasi sepak bola nasional secara menyeluruh.

Dengan posisi 116 dunia saat ini, Timnas Indonesia berpeluang terus menanjak jika mampu mempertahankan tren positif. Laga-laga mendatang akan menjadi ujian sesungguhnya, terutama saat menghadapi lawan-lawan dengan peringkat lebih tinggi yang dapat memberikan poin signifikan. Herdman memastikan bahwa dirinya dan seluruh pemain tidak akan berpuas diri, karena misi menciptakan sejarah masih panjang dan membutuhkan kerja keras di setiap menit pertandingan.

"Sepak bola tidak memberi Anda waktu untuk berhenti. Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk menulis babak baru dalam sejarah," pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User