Hat-trick Foden Hancurkan Dortmund, City Menang 4-1 di Etihad
Skor akhir 4-1. Manchester City membuka laga lanjutan fase liga Liga Champions 2025/2026 dengan pesta gol di Etihad Stadium, Manchester, Inggris barat laut, Rabu (5/11) waktu setempat atau Kamis (6/11...
Skor akhir 4-1. Manchester City membuka laga lanjutan fase liga Liga Champions 2025/2026 dengan pesta gol di Etihad Stadium, Manchester, Inggris barat laut, Rabu (5/11) waktu setempat atau Kamis (6/11) dini hari WIB. Bintang malam itu adalah Phil Foden, yang mencetak hat-trick untuk membungkam Borussia Dortmund. Para pendukung tuan rumah yang memadati tribun langsung berdiri dan bertepuk tangan, mengiringi para pemain seperti Ruben Dias, Savinho, Matheus Nunes, Bernardo Silva, dan Josko Gvardiol yang berjalan menyapa publik usai laga.
City membuka pertandingan dengan formasi 4-3-3: Ederson di bawah mistar, lini belakang diisi Rico Lewis, Ruben Dias, Manuel Akanji, dan Josko Gvardiol. Rodri menjadi jangkar di belakang Matheus Nunes dan Bernardo Silva, sementara lini serang dihuni Savinho, Erling Haaland, dan Phil Foden. Guardiola hanya melakukan satu perubahan dari starting XI saat melawan Arsenal di Premier League, dan pilihannya langsung terbukti tepat. Dortmund, yang tampil dengan skema 4-2-3-1, justru lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik cepat lewat Adeyemi di sisi kiri.
Babak Pertama: Pukulan Awal Foden
Menit ke-14, Etihad meledak. Foden melepaskan tendangan mendatar dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan terobosan Bernardo Silva — gol pertamanya malam itu, sekaligus membuka keunggulan 1-0. Tekanan tuan rumah tak mereda; penguasaan bola di 25 menit pertama menyentuh angka 68 persen, membuat Dortmund kesulitan keluar dari tekanan tinggi khas Guardiola.
Gol kedua datang di menit ke-45, tepat sebelum jeda. Savinho menusuk dari sisi kanan, melewati satu lawan, lalu menyodorkan assist matang kepada Foden yang menyelesaikannya dengan sepakan first-time ke pojok jauh. Wasit sempat meminta VAR memeriksa potensi offside pada proses gol, namun posisi Foden dinyatakan sah. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, dengan City mencatatkan 7 total tembakan dan 4 di antaranya mengarah ke gawang (shots on target), berbanding hanya 1 percobaan mengarah dari kubu tamu.
Babak Kedua: Hat-trick dan Getar Sejenak
Menit ke-67, Foden melengkapi hat-trick-nya. Umpan satu-dua dengan Haaland memecah blok pertahanan Dortmund, dan penyelesaian Foden tak mampu dihalau kiper Gregor Kobel. Skor berubah 3-0, dan sorak sorai “Foden! Foden!” menggema di seluruh tribun Etihad. Ini menjadi hat-trick keduanya di ajang Liga Champions, sekaligus penegasan bahwa ia kembali menemukan ketajamannya musim ini.
Dortmund sempat memberi perlawanan di menit ke-73. Adeyemi melebar di sisi kiri, melewati Lewis, lalu memberikan assist kepada Serhou Guirassy yang menuntaskan peluang satu lawan satu dengan tenang. Skor menjadi 3-1 dan menciptakan ketegangan singkat — City kehilangan konsentrasi selama beberapa menit dan Rodri diganjar kartu kuning karena menghentikan serangan balik.
Namun tuan rumah menutup pesta di menit ke-89. Nunes memotong umpan Dortmund di tengah lapangan dan melepaskan assist terukur kepada Savinho, yang menuntaskan serangan balik kilat menjadi gol keempat. Skor akhir 4-1, dan satu-satunya noda malam itu adalah gagalnya Ederson meraih clean sheet.
Dominasi Angka di Atas Kertas
Statistik akhir menunjukkan superioritas yang nyata. City menutup laga dengan penguasaan bola 63 persen berbanding 37 persen milik Dortmund, 19 total tembakan melawan 9, dan 8 shots on target berbanding 4. Akurasi umpan tuan rumah mencapai 91 persen, unggul dari 84 persen milik tamu, sementara peluang emas tercatat 5-2. Di kubu seberang, Kobel tampil heroik dengan rentetan penyelamatan, termasuk menepis tembakan Haaland di menit ke-58.
Kemenangan ini juga menegaskan satu statistik menarik: Haaland, meski tak mencetak gol melawan mantan klubnya, terlibat langsung dalam dua gol lewat perannya sebagai target man sekaligus pembuka ruang bagi Foden. Duet nomor 9 dan nomor 10 itu menjelma menjadi ancaman ganda yang membuat garis pertahanan Dortmund terus mundur. Kartu kuning hanya dua sepanjang laga — Emre Can pada menit ke-52 dan Rodri pada menit ke-76 — pertandingan berjalan fair dan minim kontroversi VAR.
Pernyataan Pelatih dan Peta Klasemen
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tak bisa menyembunyikan kepuasannya. “Kami bermain dengan intensitas dan kualitas dari menit pertama. Foden luar biasa malam ini, tetapi kemenangan ini milik seluruh tim — pressing kami membuat Dortmund tidak pernah nyaman,” ujarnya dalam konferensi pers usai laga. Di sisi lain, pelatih Dortmund, Niko Kovač, mengakui keunggulan lawan. “Kami membuat terlalu banyak kesalahan di sepertiga akhir lapangan sendiri. Melawan tim selevel City, kesalahan sekecil apa pun akan dihukum,” kata Kovač.
Dengan hasil ini, City meraih tiga poin penuh dan memperbaiki posisi mereka di klasemen fase liga Liga Champions 2025/2026, sementara Dortmund harus segera bangkit di laga berikutnya demi menjaga asa lolos ke babak gugur. Malam di Etihad itu milik Phil Foden, dan angka 4-1 akan menjadi pembicaraan hangat di seluruh Eropa.
Comments (0)