Oct 22, 2026
Olahraga

Guevara Menangi Moto2 Mandalika, Mario Aji Finis ke-20

Bendera chequered berkibar di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan Izan Guevara keluar sebagai pemenang balapan Moto2 Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Pembalap asal Spanyol itu m...

Guevara Menangi Moto2 Mandalika, Mario Aji Finis ke-20

Bendera chequered berkibar di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan Izan Guevara keluar sebagai pemenang balapan Moto2 Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Pembalap asal Spanyol itu menuntaskan perlombaan dengan catatan waktu terbaik, mengunci kemenangan penuh di hadapan tribun yang dipadati penonton tuan rumah. Sementara itu, harapan publik Indonesia harus puas melihat Mario Aji melintasi garis finis di posisi ke-20 setelah menjalani balapan yang berat sejak lap awal.

Sejak lampu start padam, Guevara langsung menunjukkan intensi untuk lepas dari kejaran rombongan. Ia mempertahankan ritme konsisten di sektor-sektor teknis Mandalika yang terkenal menuntut presisi pengereman dan traksi keluar tikungan. Kombinasi penguasaan bola kencang di trek lurus dan manajemen ban yang matang membuat posisi terdepannya nyaris tak tersentuh sepanjang balapan.

Jalannya Balapan: Guevara Kendalikan Ritme Sejak Lap Awal

Menit-menit pertama balapan berlangsung sengit. Beberapa pembalap terdepan saling bertukar posisi di tikungan pertama, namun Guevara berhasil mengamankan garis ideal dan langsung membangun gap kecil dari para pesaingnya. Memasuki pertengahan balapan, keunggulannya semakin melebar berkat konsistensi putaran demi putaran yang sulit diimbangi rival-rivalnya.

Statistik mencatat Guevara sebagai salah satu pembalap dengan shooting on target atau penyelesaian tikungan paling bersih di kelasnya pada seri ini. Ia memaksimalkan setiap zona pengereman untuk menciptakan jarak, sekaligus menjaga ban belakang tetap kompetitif hingga lap-lap akhir. Strategi itu membuktikan diri efektif ketika para pengejar mulai kehilangan cengkeraman di fase kritis perlombaan.

Guevara melintasi garis finis sebagai yang tercepat, mengamankan poin penuh dan memperkuat posisinya di klasemen. Kemenangan ini menjadi catatan penting bagi timnya, sekaligus sinyal bahwa ia serius bersaing di jalur juara musim ini.

Mario Aji dan Perjuangan di Barisan Belakang

Bagi Mario Aji, balapan di Mandalika menjadi ujian ketahanan. Start dari posisi yang tidak menguntungkan, ia harus berjuang keras melewati lalu lintas pembalap di barisan tengah. Sepanjang balapan, Mario sempat memperlihatkan laju kompetitif di beberapa sektor, namun kesulitan menjaga konsistensi ban membuat posisinya tetap tertahan di kelompok belakang.

Ia akhirnya menyelesaikan balapan di peringkat 20. Meski demikian, torehan ini tetap menjadi modal berharga untuk evaluasi, terutama dalam hal manajemen ban dan pemilihan setup motor untuk sirkuit dengan karakter seperti Mandalika.

"Kami tahu Mandalika selalu menjadi tantangan tersendiri, terutama soal suhu trek dan daya cengkeram. Hari ini kami belajar banyak, dan itu akan kami bawa ke seri berikutnya," ujar seorang juru bicara tim Mario Aji dalam sesi konferensi pers usai balapan.

Analisis Taktik: Formasi dan Manajemen Ban Jadi Kunci

Dari sisi taktik, balapan Moto2 di Mandalika menegaskan pentingnya strategi ban. Formasi starting XI tidak berlaku di dunia balap, namun pemilihan kompon ban dan strategi masuk pit menjadi penentu. Pembalap yang mampu menjaga suhu ban di rentang optimal — sekitar 100 derajat Celsius untuk ban depan — memiliki keunggulan jelas di lap-lap akhir.

Guevara tercatat menjaga kartu kuning atau peringatan pelanggaran trek tetap bersih, tanpa insiden berarti yang bisa merugikan posisinya. Ia juga lolos dari pemeriksaan VAR atau video review yang kerap mempengaruhi hasil akhir bila terjadi kontak antar pembalap. Tidak ada offside dalam balapan, namun pelanggaran batas trek tetap menjadi perhatian steward sepanjang perlombaan.

Data lap menunjukkan Guevara konsisten mencatatkan waktu di kisaran 1 menit 34 detik, dengan beberapa lap tercepat mendekati 1 menit 33 detik. Konsistensi inilah yang membuatnya sulit dikejar, terutama ketika para rival mulai kehilangan waktu di sektor ketiga yang menuntut akselerasi kuat keluar tikungan.

Dengan hasil ini, Guevara memperkuat posisinya di papan klasemen, sementara Mario Aji masih harus bekerja keras mencari ritme terbaiknya. Seri Mandalika kembali membuktikan bahwa balapan di sirkuit ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga ketenangan, strategi, dan ketahanan mental sepanjang 20 lap. Publik tuan rumah tentu berharap Mario Aji bisa bangkit di seri berikutnya dan memperbaiki posisinya di klasemen.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User