Endrick Debut Sempurna, Real Madrid Tekuk Stuttgart 3-1

Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas VfB Stuttgart pada matchday pertama Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu, Rabu (18/09/2024) WIB. Namun angka itu tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya ...

Oct 09, 2026 - 18:41
0 0
Endrick Debut Sempurna, Real Madrid Tekuk Stuttgart 3-1

Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas VfB Stuttgart pada matchday pertama Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu, Rabu (18/09/2024) WIB. Namun angka itu tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya pertandingan. Stuttgart datang bukan sebagai tamu yang datang untuk bertahan, dan Real Madrid harus melewati malam yang jauh lebih ketat dari yang dibayangkan banyak orang sebelum kick-off.

Sorotan utama tentu jatuh pada Endrick. Penyerang muda Brasil itu masuk sebagai pengganti dan langsung menorehkan namanya di papan skor pada menit ke-90+5, memanfaatkan bola lepas di area pertahanan Stuttgart dan melepaskan tendangan keras yang tidak mampu diantisipasi kiper Alexander Nübel. Gol itu bukan sekadar angka penutup. Ia menjadi penanda debut yang sempurna bagi pemain yang baru berusia 18 tahun tersebut di kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa.

Sebelum Endrick menutup malam, pertandingan sudah lebih dulu menyajikan drama. Real Madrid membuka keunggulan lewat Kylian Mbappé pada menit ke-46, memanfaatkan umpan terobosan cepat dan menyelesaikannya dengan dingin. Stuttgart merespons melalui gol Deniz Undav pada menit ke-68, memanfaatkan kelengahan lini belakang Madrid dalam mengantisipasi umpan silang. Skor imbang 1-1 sempat membuat Bernabeu tegang.

Statistik Penguasaan Bola: Madrid Efisien, Stuttgart Berani

Jika melihat data, penguasaan bola Real Madrid berada di angka 55 persen, hanya sedikit lebih unggul dari Stuttgart yang mencatat 45 persen. Yang menarik, tim tamu tercatat melepaskan 12 shots on target berbanding 11 milik Madrid. Angka ini menunjukkan Stuttgart tidak sekadar parkir bus. Mereka berani menekan tinggi dan beberapa kali merepotkan Thibaut Courtois.

Formasi 4-3-3 yang diterapkan Carlo Ancelotti pada starting XI malam itu menempatkan Mbappé, Vinícius Júnior, dan Rodrygo di lini depan. Namun, ketajaman Madrid justru muncul dari pemain pengganti. Endrick, yang masuk menggantikan Vinícius, langsung memberi dimensi berbeda dengan pergerakan tanpa bola yang agresif di dalam kotak penalti.

Lini tengah Madrid yang diisi Federico Valverde, Jude Bellingham, dan Aurélien Tchouaméni bekerja keras menutup ruang. Meski demikian, transisi Stuttgart beberapa kali membuat lini belakang Madrid kelimpungan, terutama pada 20 menit pertama babak kedua sebelum gol Undav tercipta.

Endrick dan Rekor yang Tercipta di Usia 18 Tahun

Gol Endrick ke gawang Stuttgart mencatatkan dirinya sebagai salah satu pencetak gol termuda Real Madrid di ajang Liga Champions. Catatan ini melengkapi tren positif pemain muda Brasil tersebut setelah sebelumnya juga mencetak gol di La Liga. Ancelotti sendiri memberikan kepercayaan dengan memainkannya di momen-momen krusial, dan Endrick membayarnya dengan gol penentu kemenangan.

Yang membuat gol itu semakin penting adalah konteksnya. Stuttgart yang tampil disiplin dengan formasi 4-2-3-1 sempat membuat Madrid kesulitan menembus pertahanan berlapis. Gol Endrick lahir dari insting murni seorang striker: membaca ruang, bergerak cepat, dan menuntaskan peluang dengan satu sentuhan sebelum bek lawan sempat menutup celah.

Secara keseluruhan, Madrid mencatatkan clean sheet? Tidak. Mereka kebobolan sekali. Namun, kemenangan ini tetap menjadi modal berharga di fase liga yang baru. Kartu kuning tercatat untuk beberapa pemain, sementara VAR sempat meninjau satu insiden di kotak penalti Stuttgart yang tidak berujung pada penalti.

Jalan Panjang Fase Liga dan Pekerjaan Rumah Ancelotti

Kemenangan 3-1 ini memang membawa Madrid memuncaki klasemen sementara, tetapi Ancelotti punya banyak catatan. Efektivitas lini serang masih bergantung pada momen individu, sementara lini belakang beberapa kali kehilangan konsentrasi. Stuttgart membuktikan bahwa tim-tim non-unggulan di fase liga baru bisa memberi perlawanan sengit jika Madrid lengah.

Endrick menjadi solusi jangka panjang. Dengan kecepatan, insting, dan keberaniannya, ia bisa menjadi opsi utama ketika lini depan Madrid butuh penyegaran. Debut sempurnanya di Liga Champions menjadi sinyal bahwa Madrid tidak hanya membeli nama besar, tetapi juga masa depan.

Bagi Stuttgart, kekalahan ini tetap menyisakan catatan positif. Mereka berani bermain terbuka di Bernabeu, menciptakan peluang, dan hanya kalah karena kualitas individu pemain Madrid di momen-momen akhir. Fase liga masih panjang, dan performa seperti ini bisa menjadi bekal berharga untuk laga-laga berikutnya.

Malam di Bernabeu ditutup dengan sorotan pada Endrick. Skor 3-1, gol pada menit ke-90+5, dan rekor baru. Debut yang sempurna untuk pemain yang baru saja menginjak usia dewasa, di panggung yang paling tidak kenal ampun.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User