Endrick Debut Sempurna di Liga Champions, Bikin Rekor Bersama Real Madrid

Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas VfB Stuttgart di Santiago Bernabeu, Rabu (18/09/2024) WIB, menjadi panggung debut yang nyaris tanpa cela bagi Endrick. Penyerang muda Brasil itu masuk sebagai pem...

Oct 09, 2026 - 17:31
0 0
Endrick Debut Sempurna di Liga Champions, Bikin Rekor Bersama Real Madrid

Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas VfB Stuttgart di Santiago Bernabeu, Rabu (18/09/2024) WIB, menjadi panggung debut yang nyaris tanpa cela bagi Endrick. Penyerang muda Brasil itu masuk sebagai pemain pengganti dan langsung menorehkan namanya di papan skor, sekaligus mencatatkan rekor sebagai pemain termuda Real Madrid yang mencetak gol pada debutnya di Liga Champions. Menit ke-90+5, ia melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang menghujam sudut kiri gawang Stuttgart, memastikan tiga poin bagi Los Blancos.

Jalannya Pertandingan: Dominasi Madrid dan Gol Debut Endrick

Sejak menit awal, Real Madrid tampil dengan formasi 4-3-3 yang menempatkan Kylian Mbappe sebagai ujung tombak, didukung Rodrygo dan Vinicius Junior di sayap. Penguasaan bola Madrid mencapai 61 persen, dengan 19 shots on target berbanding 5 milik Stuttgart. Meski demikian, Stuttgart memberikan perlawanan sengit melalui serangan balik cepat. Menit ke-21, Deniz Undav membuka peluang pertama, namun tendangannya masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Thibaut Courtois.

Menit ke-33, Madrid memecah kebuntuan. Umpan terobosan Aurelien Tchouameni diselesaikan Mbappe dengan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Babak kedua, Stuttgart menyamakan kedudukan pada menit ke-68 melalui sundulan Ermedin Demirovic yang memanfaatkan umpan silang Chris Führich. VAR sempat meninjau potensi offside, namun gol dinyatakan sah.

Menit ke-83, Carlo Ancelotti memasukkan Endrick menggantikan Mbappe. Dua menit berselang, Antonio Rüdiger mengembalikan keunggulan Madrid melalui sepakan voli setelah kemelut di kotak penalti. Puncaknya, menit ke-90+5, Endrick menutup pertandingan dengan gol spektakuler. Ia menerima bola dari Jude Bellingham, melewati satu pemain bertahan, lalu melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau kiper Alexander Nübel. Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid.

Statistik Kunci dan Rekor Endrick

Berdasarkan data pertandingan, Real Madrid mencatatkan 19 shots on target dari total 27 percobaan, sementara Stuttgart hanya 5 shots on target dari 9 percobaan. Penguasaan bola Madrid 61% berbanding 39% milik Stuttgart. Akurasi umpan Madrid mencapai 89%, unggul jauh dari Stuttgart yang hanya 78%. Madrid juga menciptakan 8 peluang emas, sedangkan Stuttgart 2 peluang emas.

Endrick, yang baru berusia 18 tahun 1 bulan 23 hari, menjadi pemain termuda Real Madrid yang mencetak gol pada debutnya di Liga Champions, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Raul Gonzalez. Ia juga mencatatkan 1 assist tidak resmi melalui kontribusinya dalam gol Rüdiger, meski secara statistik assist diberikan kepada Luka Modric. Dalam 7 menit bermain, Endrick mencatatkan 2 shots on target, 1 dribel sukses, dan 100% akurasi umpan (3 dari 3).

Stuttgart sendiri tampil disiplin dengan formasi 4-2-3-1. Mereka mencatatkan 14 pelanggaran dan menerima 3 kartu kuning, masing-masing untuk Undav, Führich, dan Atakan Karazor. Madrid hanya melakukan 8 pelanggaran tanpa kartu kuning. Kiper Stuttgart, Alexander Nübel, melakukan 6 penyelamatan penting, termasuk menepis tendangan Vinicius Junior menit ke-54 dan Rodrygo menit ke-77.

Reaksi Pelatih dan Analisis Taktis

"Endrick memiliki insting gol yang luar biasa. Ia masuk dengan mentalitas tinggi dan langsung memberikan dampak. Gol itu adalah hasil kerja kerasnya di latihan," ujar Carlo Ancelotti dalam konferensi pers usai laga.

Ancelotti juga memuji kematangan Endrick dalam membaca situasi. "Dia tidak hanya mencetak gol, tapi juga terlibat dalam buildup serangan. Itu yang kami butuhkan dari penyerang muda," tambahnya.

Sementara itu, pelatih Stuttgart, Sebastian Hoeness, mengakui kualitas Madrid. "Kami bertahan dengan baik selama 80 menit, tapi kualitas individu pemain Madrid, terutama Endrick, membuat perbedaan. Kami harus belajar dari kekalahan ini," ujarnya.

Secara taktis, Madrid mendominasi lini tengah melalui trio Tchouameni, Federico Valverde, dan Bellingham. Bellingham mencatatkan 4 key passes dan 3 dribel sukses, menjadi motor serangan. Sementara Stuttgart mengandalkan kecepatan Führich dan Undav di sayap, namun sering kali terisolasi karena lini tengah Madrid yang rapat.

Kemenangan ini membawa Real Madrid memuncaki klasemen sementara Grup C Liga Champions dengan 3 poin. Stuttgart harus puas di posisi juru kunci tanpa poin. Bagi Endrick, laga ini adalah pembuktian bahwa ia siap bersaing di level tertinggi. Dengan rekor gemilang ini, ia diprediksi akan menjadi senjata rahasia Ancelotti di sisa musim, terutama saat jadwal padat dan rotasi pemain menjadi kunci.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User