Endrick Cetak Sejarah di Bernabeu, Real Madrid Menang Dramatis
Skor akhir 3-1! Real Madrid sukses mengamankan tiga poin perdana di Liga Champions 2024/2025 dengan kemenangan dramatis atas VfB Stuttgart di Santiago Bernabeu, Rabu (18/09/2024) WIB. Namun, sorotan u...
Skor akhir 3-1! Real Madrid sukses mengamankan tiga poin perdana di Liga Champions 2024/2025 dengan kemenangan dramatis atas VfB Stuttgart di Santiago Bernabeu, Rabu (18/09/2024) WIB. Namun, sorotan utama laga ini bukan hanya kemenangan Los Blancos, melainkan debut sempurna Endrick yang menorehkan rekor gemilang di kompetisi paling bergengsi di Eropa ini.
Menit ke-83 menjadi saksi sejarah ketika Endrick, yang baru berusia 18 tahun, menerima umpan terobosan dari Jude Bellingham. Dengan kecepatan dan ketenangan luar biasa, pemain asal Brasil itu melepaskan tendangan keras ke sudut gawang yang tidak mampu dijangkau kiper Stuttgart. Gol tersebut bukan hanya memastikan kemenangan Real Madrid, tetapi juga menjadikan Endrick sebagai pemain termuda kedua dalam sejarah klub yang mencetak gol di Liga Champions, hanya kalah dari legenda Raul Gonzalez.
Babak Pertama: Stuttgart Mengejutkan, Madrid Tertekan
Sejak peluit awal dibunyikan, formasi 4-2-3-1 milik Stuttgart berhasil merepotkan lini pertahanan Real Madrid yang bermain dengan formasi 4-3-3. Penguasaan bola di babak pertama justru didominasi tim tamu dengan catatan 55% berbanding 45%. Stuttgart tampil berani dengan menekan tinggi dan memaksa Thibaut Courtois melakukan tiga penyelamatan penting di 20 menit pertama.
Menit ke-23, Stuttgart hampir membuka keunggulan melalui sundulan Deniz Undav yang memanfaatkan assist dari Maximilian Mittelstadt. Namun, VAR memutuskan bahwa Undav berada dalam posisi offside saat menerima umpan silang tersebut. Keputusan itu membuat pendukung tuan rumah menarik napas lega, sementara para pemain Stuttgart protes keras namun tetap harus menerima keputusan wasit.
Real Madrid baru bisa mengembangkan permainan setelah menit ke-30. Luka Modric yang bermain sebagai deep-lying playmaker mulai mengatur ritme permainan. Menit ke-38, peluang emas pertama Madrid datang melalui tembakan jarak jauh Federico Valverde yang masih melebar tipis di sisi kanan gawang Stuttgart. Hingga turun minum, skor masih 0-0 dengan shots on target yang imbang 2-2.
Babak Kedua: Drama dan Gol-Gol Spektakuler
Memasuki babak kedua, pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti melakukan penyesuaian dengan menarik Modric dan memasukkan Luka Jovic untuk menambah daya gedor. Perubahan ini langsung berdampak. Menit ke-58, Vinicius Junior yang bermain di sisi kiri berhasil melewati dua pemain bertahan Stuttgart sebelum melepaskan umpan silang akurat ke kotak penalti. Bola disambut dengan tandukan keras oleh Rodrygo yang membawa Real Madrid unggul 1-0.
Keunggulan tersebut hanya bertahan tujuh menit. Menit ke-65, Stuttgart menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri Antonio Rudiger yang berusaha menghalau umpan silang Enzo Millot. Bola justru melenceng ke gawang sendiri, membuat skor menjadi 1-1. Gol ini membuat tensi pertandingan meningkat, dengan kedua tim saling jual beli serangan.
"Kami tahu Stuttgart adalah tim yang berbahaya, mereka membuat kami kesulitan. Tetapi kami memiliki pemain-pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap," ujar Carlo Ancelotti dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Menit ke-75, Ancelotti kembali melakukan pergantian dengan memasukkan Endrick untuk menggantikan Rodrygo. Keputusan ini terbukti brilian. Hanya delapan menit setelah masuk lapangan, Endrick mencetak gol yang membuat seluruh Bernabeu bergemuruh. Gol tersebut lahir dari kombinasi cepat antara Bellingham dan Vinicius, sebelum akhirnya diselesaikan dengan tendangan first-time yang spektakuler oleh Endrick.
Rekor dan Statistik yang Mengagumkan
Gol Endrick pada menit ke-83 tidak hanya mengubah skor menjadi 2-1, tetapi juga mencatatkan namanya dalam buku sejarah. Dengan usia 18 tahun dan 58 hari, Endrick menjadi pencetak gol termuda kedua Real Madrid di Liga Champions. Ia juga menjadi pemain Brasil pertama yang mencetak gol dalam debutnya di Liga Champions untuk Real Madrid sejak Vinicius Junior melakukannya pada tahun 2018.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Real Madrid di babak kedua. Secara keseluruhan, Los Blancos mencatatkan 58% penguasaan bola berbanding 42% milik Stuttgart. Shots on target juga berpihak pada Madrid dengan catatan 7 berbanding 4. Total tembakan yang dilepaskan Madrid mencapai 15 kali, dengan 7 di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Menit ke-90+2, Vinicius Junior menutup pesta kemenangan dengan gol keduanya di laga ini setelah memanfaatkan assist dari Endrick. Gol tersebut memastikan kemenangan telak 3-1 dan membuat Real Madrid mengoleksi tiga poin penuh di matchday pertama Grup F. Vinicius sendiri mencatatkan satu gol dan satu assist, sementara Endrick mencatatkan satu gol dan satu assist dalam debutnya yang hanya berlangsung 15 menit.
Dengan hasil ini, Real Madrid menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi kandidat kuat juara Liga Champions musim ini. Namun, laga ini juga menjadi peringatan bahwa pertahanan mereka masih memiliki celah yang bisa dieksploitasi oleh tim-tim kuat lainnya. Sementara itu, Stuttgart yang tampil impresif harus pulang dengan tangan hampa meski telah memberikan perlawanan sengit.
Bagi Endrick, malam ini adalah awal yang sempurna untuk karier Eropanya. Dengan dukungan penuh dari para penggemar dan kepercayaan dari pelatih, masa depan cerah menanti pemain muda yang telah menunjukkan ketenangan di panggung terbesar sepak bola dunia. Bernabeu telah menemukan bintang baru mereka.
Comments (0)