Eks Menteri Jokowi Datang dan Lihat Langsung IKN, Responsnya Tak Terduga
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, terima kunjungan Menteri PPN Suharso Monoarfa. Apa kata Suharso soal IKN?]]>
Eks Menteri Jokowi Datang dan Lihat Langsung IKN, Responsnya Tak Terduga
Eks Menteri Koordinator Bidang Perekonomian era pemerintahan Presiden Joko Widodo, Darmin Nasution, melakukan kunjungan mendadak ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Kunjungan yang dilakukan pada Kamis (15/6/2023) ini menjadi sorotan karena responsnya yang dianggap tak terduga. Darmin yang sebelumnya sempat mengkritik beberapa kebijakan terkait pembangunan IKN ini justru memberikan apresiasi yang positif setelah melihat langsung kondisi di lokasi.
Darmin Nasution tiba di IKN sekitar pukul 09.00 WIT menggunakan pesawat pribadi. Ia langsung melakukan tur ke beberapa titik penting di kawasan IKN, termasuk kawasan pusat pemerintahan, hunian, dan fasilitas umum. Kunjungan ini berlangsung hampir sepanjang hari, dengan Darmin terlihat cukup detail dalam meninjau setiap aspek pembangunan.
Pengalaman Langsung di Lokasi
"Saya datang untuk melihat sendiri apa yang sudah dan belum terlaksana di sini. Melalui gambar dan video, kadang ada yang kurang representatif. Jadi saya pikir perlu datang langsung," ujar Darmin saat ditemui di sekitar kawasan IKN.
Dalam kunjungannya, Darmin terlihat begitu antusias. Ia bahkan sempat berinteraksi dengan beberapa pekerja konstruksi yang sedang melakukan finishing gedung-gedung perkantoran. Beberapa pekerja mengaku terkejut dengan kedatangan tokoh senior yang pernah menjabat sebagai Menteri Ekonomi Indonesia ini.
"Saya kagum dengan semangat para pekerja di sini. Meskipun cuaca panas, mereka tetap semangat untuk menyelesaikan pekerjaan. Ini menunjukkan komitmen tinggi untuk mewujudkan IKN," ujar Darmin.
Respons yang Tak Terduga
Sebelumnya, Darmin Nasution dikenal sebagai salah satu kritikus vokal terhadap pembangunan IKN. Ia pernah menyatakan kekhawatirannya terkait beban keuangan yang akan ditanggung negara untuk membangun ibu kota baru. Ia juga sempay meragukan kebutuhan mendesak untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta.
Akan tetapi, setelah melihat langsung kondisi di IKN, responsnya berubah drastis. Darmin mengakui bahwa ia terkesan dengan progres pembangunan yang telah dicapai dalam waktu relatif singkat.
"Saya harus mengakui bahwa apa yang saya lihari di sini melebihi ekspektasi saya. Progres pembangunannya sangat pesat. Terutama dalam hal persiapan infrastruktur dasar yang sudah mulai terwujud," ujar Darmin.
Ia menambahkan bahwa IKN memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia, asalkan disertai perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang tepat sasaran.
Visioner dan Berkelanjutan
Darmin menyoroti beberapa aspek yang menurutnya menjadi keunggulan IKN, di antaranya konsep kota yang hijau dan ramah lingkungan, serta integrasi teknologi dalam setiap aspek kehidupan kota.
"Konsep smart city dan green city yang diusung IKN ini sangat relevan dengan kebutuhan masa depan. Apalagi jika dibandingkan dengan kondisi Jakarta yang kini menghadapi berbagai masalah lingkungan dan infrastruktur," ujarnya.
Ia juga memberikan saran agar pembangunan IKN tidak hanya fokus pada fisik, tetapi juga pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Menurutnya, keberadaan IKN harus memberikan dampak positif yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Tanggapan Pemerintah
Kunjungan Darmin mendapat respons positif dari Kementerian PPN/Bappenas sebagai lembaga yang membidangi pembangunan IKN. Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa mengapresiasi kehadiran Darmin yang dinilai memberikan perspektif baru bagi pembangunan IKN.
"Kritik dan saran dari Pak Darmin sangat berharga bagi kami. Ia adalah tokoh yang berpengalaman di bidang ekonomi dan infrastruktur. Perspektifnya akan membantu kami menyempurnakan rencana pembangunan IKN," ujar Suharso.
Dengan kunjungan ini, diharapkan semakin banyak tokoh masyarakat dan praktisi yang memberikan kontribusi ide untuk memastikan IKN tidak hanya menjadi proyek fisik, tetapi juga menjadi simbol pembangunan Indonesia yang visioner dan berkelanjutan.
Comments (0)