Dramatis! Benfica Hancurkan Real Madrid, Mourinho Rayakan dengan Anak Gawang

Skor akhir 3-2! Estadio da Luz bergemuruh luar biasa! Benfica secara dramatis menghancurkan Real Madrid di Liga Champions, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Namun, momen yang paling mencuri perhatian b...

Aug 07, 2026 - 14:05
0 0
Dramatis! Benfica Hancurkan Real Madrid, Mourinho Rayakan dengan Anak Gawang

Skor akhir 3-2! Estadio da Luz bergemuruh luar biasa! Benfica secara dramatis menghancurkan Real Madrid di Liga Champions, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Namun, momen yang paling mencuri perhatian bukan hanya gol kemenangan di menit akhir, melainkan reaksi emosional Jose Mourinho yang merayakan bersama anak gawang. Pelatih asal Portugal itu berlari ke arah gawang sendiri, melompat, dan berpelukan erat dengan kipernya setelah wasit meniup peluit panjang. Ini adalah kemenangan yang terasa seperti final, dan The Special One menunjukkan sisi paling manusiawinya di hadapan publik Lisbon.

Babak Pertama: Formasi 4-2-3-1 Benfica vs 4-3-3 Real Madrid

Sejak menit pertama, Mourinho menyiapkan formasi 4-2-3-1 yang agresif. Berbeda dengan prediksi banyak analis yang menduga Benfica akan bertahan, starting XI justru menekan tinggi. Menit ke-12, tekanan itu membuahkan hasil. Umpan terobosan dari gelandang serang menemui penyerang sayap kanan yang melepaskan tembakan first-time ke sudut jauh gawang. Skor 1-0! Real Madrid sempat terkejut, tetapi tim tamu perlahan menguasai bola. Penguasaan bola di babak pertama tercatat 58% untuk Madrid, namun Benfica lebih efektif. Shots on target Benfica 4 banding 2 milik Madrid. Menit ke-35, sundulan bek tengah Madrid menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan sepak pojok. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Pertarungan Taktik dan Kartu Kuning

Memasuki babak kedua, Mourinho melakukan penyesuaian. Ia menarik gelandang bertahan dan memasukkan pemain nomor 10 murni. Hasilnya langsung terasa. Menit ke-58, serangan balik cepat berujung gol kedua Benfica. Assist cantik dari pemain pengganti, diselesaikan dengan tendangan voli dari dalam kotak penalti. Skor 2-1! Namun, Real Madrid punya nyali juara. Menit ke-74, mereka menyamakan skor melalui tendangan bebas yang melengkung indah melewati dinding pemain. Skor 2-2. Pertandingan memanas. Wasit mengeluarkan tiga kartu kuning dalam lima menit untuk pemain Madrid akibat protes berlebihan. VAR sempat digunakan di menit ke-80 untuk mengecek potensi offside pada gol Madrid, tetapi akhirnya disahkan.

Menit Akhir: Drama dan Clean Sheet yang Gagal

Ketika laga tampak akan berakhir imbang, keajaiban terjadi. Menit ke-90+3, Benfica mendapat tendangan sudut. Semua pemain maju, termasuk bek tengah. Bola hasil sundulan pertama membentur tiang, lalu memantul ke kaki penyerang Benfica yang berdiri bebas di tiang dekat. Tendangan mendatar yang tidak bisa dihalau kiper Real Madrid. Skor 3-2! Estadio da Luz meledak. Mourinho yang berdiri di tepi lapangan langsung berlari ke arah gawangnya sendiri. Ia merangkul anak gawang yang bertugas, melompat-lompat seperti anak kecil. Pelatih yang terkenal dingin itu tak kuasa menahan haru. Real Madrid mencoba menekan di sisa waktu, tetapi Benfica bertahan dengan disiplin. Kartu merah sempat menghiasi laga di menit 90+5 untuk pemain Madrid akibat pelanggaran keras. Skor akhir 3-2 untuk kemenangan dramatis Benfica.

"Malam ini bukan tentang saya. Ini tentang semangat tim yang tidak pernah menyerah. Anak-anak bermain dengan hati. Kemenangan ini untuk mereka, untuk fans yang luar biasa," ujar Mourinho dalam konferensi pers usai laga, dikutip dari AP Photo/Armando Franca.

Analisis Statistik: Penguasaan Bola vs Efektivitas

Data pertandingan menunjukkan Real Madrid unggul penguasaan bola hingga 61%, tetapi Benfica lebih efisien. Shots on target Benfica 7 dari 12 percobaan, sementara Madrid hanya 4 dari 15. Benfica juga memenangkan duel udara 55% berkat formasi yang solid. Assist untuk tiga gol Benfica datang dari tiga pemain berbeda, menunjukkan distribusi kreativitas yang merata. Mourinho jelas menyiapkan strategi serangan balik yang sempurna. Clean sheet gagal didapat, tetapi kemenangan ini jauh lebih berarti. Ini adalah kekalahan kedua Real Madrid di fase grup, dan mereka harus waspada. Sementara itu, Benfica memuncaki klasemen sementara grup dengan 10 poin dari 4 pertandingan.

Reaksi Mourinho: Momen Emosional yang Viral

Foto yang diabadikan AP Photo/Armando Franca menunjukkan pelatih berusia 62 tahun itu memeluk anak gawang sambil tertawa. Momen ini langsung viral di media sosial. Banyak yang membandingkan dengan selebrasi legendarisnya di Old Trafford saat melawan Liverpool. Namun, kali ini lebih personal. Mourinho lahir di Setubal, dekat Lisbon, dan Benfica adalah klub yang pernah ia bela sebagai pemain muda. Kemenangan ini terasa seperti pulang. Ia juga sempat berteriak ke arah tribun, memompa semangat suporter. Pelatih yang kerap dianggap arogan ini menunjukkan sisi hangat yang jarang terlihat. Para analis menilai bahwa Mourinho berhasil membungkam kritik yang menyebut gaya bermainnya kuno. Dengan formasi 4-2-3-1 yang fleksibel dan pressing tinggi, ia membuktikan diri masih relevan di panggung terbesar Eropa.

Dampak pada Liga Champions dan Jadwal Berikutnya

Kemenangan ini mengubah peta persaingan grup. Real Madrid yang sebelumnya difavoritkan kini tertahan di posisi kedua dengan 7 poin. Benfica memimpin dengan 10 poin. Dua pertandingan tersisa akan menentukan segalanya. Benfica akan menjamu tim juru kunci di matchday berikutnya, peluang besar untuk mengunci lolos. Sementara Madrid harus menghadapi lawan tangguh di kandang sendiri. Mourinho menegaskan bahwa timnya tidak akan lengah. "Kami belum memenangkan apa-apa. Ini baru awal," tegasnya. Para pemain Benfica juga menunjukkan kedewasaan dengan tidak terpancing provokasi. Total pelanggaran Benfica hanya 9, sedangkan Madrid 14. Disiplin tinggi ini menjadi kunci sukses. Dengan performa seperti ini, Benfica layak disebut kandidat kejutan di Liga Champions musim ini. Satu hal yang pasti, foto reaksi sang pelatih bersama anak gawang akan menjadi ikon abadi malam bersejarah di Lisbon ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User