Drama Adu Penalti, Persebaya Juara Piala Presiden 2026 Kalahkan Persib

Skor akhir 1-1 hingga babak tambahan waktu, lalu drama adu penalti 6-5 — Persebaya Surabaya resmi mengangkat trofi Piala Presiden 2026! Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) ...

Aug 10, 2026 - 16:23
0 0
Drama Adu Penalti, Persebaya Juara Piala Presiden 2026 Kalahkan Persib

Skor akhir 1-1 hingga babak tambahan waktu, lalu drama adu penalti 6-5 — Persebaya Surabaya resmi mengangkat trofi Piala Presiden 2026! Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam WITA, menjadi saksi momen bersejarah ketika para pemain, pelatih, dan ofisial Bajul Ijo berpose bersama trofi perdana mereka di turnamen pramusim paling bergengsi di Tanah Air, usai menyingkirkan Persib Bandung lewat pertarungan 120 menit plus tos-tosan yang membuat jantung berdebar.

Ini adalah gelar perdana Persebaya di ajang Piala Presiden, dan mereka meraihnya dengan cara paling dramatis. Statistik pertandingan menunjukkan betapa ketatnya duel ini: penguasaan bola Persib 54 persen berbanding 46 persen milik Persebaya, namun Bajul Ijo justru unggul dalam shots on target dengan catatan 6 berbanding 4. Kedua tim sama-sama melepaskan 13 tembakan sepanjang laga, bukti final ini berjalan terbuka dan saling serang sejak menit awal.

Babak Pertama: Maung Bandung Mengaum Lebih Dulu

Persib Bandung langsung menekan sejak peluit dibunyikan. Dengan formasi 4-2-3-1, Maung Bandung memanfaatkan lebar lapangan dan umpan-umpan silang untuk membongkar pertahanan Persebaya. Hasilnya terlihat pada menit ke-23: umpan terobosan membelah lini belakang Bajul Ijo, diselesaikan dengan tendangan mendatar ke sudut kiri gawang tanpa mampu diantisipasi kiper. Skor 1-0 untuk Persib, tribun Bobotoh meledak.

Persebaya yang tampil dengan formasi 4-3-3 sempat kesulitan keluar dari tekanan. Beberapa kali serangan balik mereka mentah di sepertiga akhir lapangan, termasuk satu peluang emas menit ke-38 yang masih membentur tiang gawang. Hingga turun minum, skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Persib yang tampil lebih tenang dalam menguasai bola.

Babak Kedua: Bajul Ijo Menyengat

Perubahan taktik di ruang ganti mengubah jalannya laga. Persebaya menaikkan garis pertahanan dan memperagakan pressing tinggi sejak awal babak kedua. Usaha itu membuahkan hasil pada menit ke-67: berawal dari skema serangan balik cepat, assist matang dari sisi kiri disambut penyelesaian dingin di dalam kotak penalti. Skor imbang 1-1, stadion bergemuruh!

Sisa waktu normal berjalan panas. Wasit mengeluarkan total lima kartu kuning — tiga untuk Persib, dua untuk Persebaya — dan satu keputusan VAR pada menit ke-81 menganulir klaim penalti Persib karena offside tipis dalam proses serangan. Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit, memaksa laga berlanjut ke babak tambahan 2x15 menit.

Babak Tambahan dan Drama Tos-Tosan

Di babak tambahan, kedua tim tampak kehabisan bensin namun tetap saling serang. Persebaya nyaris mencetak gol kemenangan pada menit ke-109 ketika sundulan jarak dekat masih bisa ditepis kiper Persib dengan refleks luar biasa. Skor 1-1 tak berubah hingga 120 menit, pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.

Drama sesungguhnya dimulai dari titik 12 pas. Lima algojo pertama kedua tim nyaris sempurna, hingga skor tos-tosan imbang 5-5 memasuki fase sudden death. Pada tendangan keenam, algojo Persib gagal menaklukkan kiper Persebaya yang membaca arah bola dengan sempurna. Eksekutor terakhir Bajul Ijo kemudian dengan tenang menempatkan bola ke pojok kanan atas — 6-5, Persebaya juara!

Pelatih Persebaya tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya usai laga. "Ini buah kerja keras seluruh tim sejak hari pertama persiapan. Para pemain menunjukkan mental juara, terutama di momen-momen kritis adu penalti. Trofi ini untuk seluruh Bonek dan Bonita," ujarnya di hadapan awak media.

Bagi Bonek dan Bonita yang memadati tribun Stadion Kapten I Wayan Dipta, malam ini akan dikenang selamanya. Trofi Piala Presiden 2026 akhirnya terbang ke Surabaya — dan Bajul Ijo mengangkatnya dengan cara paling dramatis yang bisa dibayangkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User