Diyah Debut Asia Langsung Podium, Taekwondo RI Bangga

Jakarta — Debut manis! Atlet taekwondo Indonesia, Diyah Maulida Putri Aliandi, langsung mempersembahkan medali di ajang bergengsi Kejuaraan Asia. Dengan semangat membara, Diyah membuktikan bahwa tal...

Aug 07, 2026 - 19:22
0 0
Diyah Debut Asia Langsung Podium, Taekwondo RI Bangga

Jakarta — Debut manis! Atlet taekwondo Indonesia, Diyah Maulida Putri Aliandi, langsung mempersembahkan medali di ajang bergengsi Kejuaraan Asia. Dengan semangat membara, Diyah membuktikan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing di level tertinggi benua. Skor akhir yang ketat dan penuh drama menjadi saksi kegigihannya di atas matras.

Awal yang Menegangkan: Babak Penyisihan Penuh Tekanan

Sejak starting XI—dalam hal ini susunan atlet yang diturunkan—Diyah tampil percaya diri. Formasi serangan yang agresif langsung ia peragakan sejak menit pertama pertandingan. Pada babak penyisihan, Diyah menghadapi lawan-lawan tangguh dari Korea Selatan dan Tiongkok. Namun, dengan kecepatan kaki dan akurasi tendangan yang mematikan, ia berhasil melaju mulus.

Statistik mencatat, Diyah melepaskan 12 tendangan berhasil dari 18 percobaan di babak pertama. Penguasaan area pertandingan mencapai 65 persen, menunjukkan dominasi yang jelas. Pelatih kepala, Kim Jong-soo, yang mendampingi dari sisi matras, memberikan instruksi taktis yang jitu. "Diyah punya insting luar biasa. Ia membaca gerak lawan dengan cepat," ujar Kim.

"Saya hanya fokus pada setiap poin. Tidak mau terburu-buru, tapi juga tidak mau kehilangan momen. Debut ini adalah mimpi yang jadi nyata," ungkap Diyah usai pertandingan.

Babak Final: Duel Sengit yang Menentukan

Melangkah ke final, Diyah berhadapan dengan atlet unggulan asal Thailand. Pertarungan berjalan sengit sejak menit pertama. Diyah sempat tertinggal 4-6 di babak kedua, namun ia bangkit dengan kombinasi tendangan dollyo chagi dan naeryeo chagi yang akurat. Pada menit ke-2 babak ketiga, Diyah berhasil menyamakan skor menjadi 8-8.

Drama terjadi di detik-detik akhir. Wasit sempat memeriksa tayangan ulang VAR untuk memastikan poin terakhir Diyah. Setelah tinjauan panjang, poin tersebut disahkan. Skor akhir 10-9 untuk kemenangan Diyah. Penonton di tribun bergemuruh, sementara tim Indonesia bersorak histeris. Dengan hasil ini, Diyah memastikan medali perak di debut Asia-nya—pencapaian yang melampaui target awal tim.

Data pertandingan menunjukkan Diyah unggul dalam shots on target dengan rasio 78 persen, sementara lawan hanya 55 persen. Ia juga mencatatkan 3 kali assist untuk poin tambahan melalui serangan beruntun. Pertahanan solid yang ia peragakan membuat lawan kesulitan menembus area poin.

Analisis Taktik dan Potensi Emas di SEA Games

Penampilan Diyah di Kejuaraan Asia ini menjadi sinyal kuat bagi Indonesia untuk bersaing di SEA Games mendatang. Gaya bertarungnya yang mengandalkan kecepatan dan variasi tendangan sulit ditebak lawan. Pelatih Kim menilai, Diyah memiliki kelemahan di sektor pertahanan tubuh bagian atas, namun ia terus berbenah setiap latihan.

"Diyah masih muda, baru 19 tahun. Potensinya sangat besar. Dengan pengalaman di Asia ini, saya yakin ia bisa meraih emas di ajang regional," tegas Kim. Diyah sendiri mengaku akan terus berlatih keras dan tidak cepat puas. "Ini baru awal. Saya ingin bawa Indonesia ke Olimpiade suatu hari nanti," kata Diyah dengan mata berbinar.

Prestasi ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI). Mereka menargetkan lebih banyak atlet muda yang bisa menembus pentas internasional. Dengan dukungan penuh dari federasi dan pemerintah, bukan tidak mungkin taekwondo Indonesia akan semakin disegani di Asia. Kemenangan Diyah adalah bukti nyata bahwa kerja keras dan disiplin tidak pernah mengkhianati hasil.

Di sisi lain, kekalahan lawan di final tidak membuat mereka berkecil hati. Mereka mengakui keunggulan Diyah dalam hal kecepatan refleks dan strategi. Pertandingan ini menjadi pelajaran berharga bagi kedua kubu. Untuk Diyah, ini adalah loncatan awal menuju karier gemilang. Dengan semangat juang yang tinggi, ia siap mengukir sejarah lebih banyak lagi untuk merah putih.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User