Debut Kandang Pahit James Trafford: Manchester City Tumbang 0-2 dari Tottenham

Skor akhir 0-2 untuk Tottenham Hotspur di Stadion Etihad, Sabtu (23/8/2025), menjadi malam yang ingin segera dilupakan oleh James Trafford. Kiper muda Inggris bernomor punggung 01 itu menjalani debut ...

Aug 09, 2026 - 12:13
0 0
Debut Kandang Pahit James Trafford: Manchester City Tumbang 0-2 dari Tottenham

Skor akhir 0-2 untuk Tottenham Hotspur di Stadion Etihad, Sabtu (23/8/2025), menjadi malam yang ingin segera dilupakan oleh James Trafford. Kiper muda Inggris bernomor punggung 01 itu menjalani debut kandangnya bersama Manchester City di Premier League musim 2025/26, namun gawangnya harus kebobolan dua kali hanya dalam rentang sekitar sepuluh menit di babak pertama — satu lewat keputusan VAR yang dramatis, satu lagi lahir dari kesalahannya sendiri.

Menit ke-35, Brennan Johnson membungkam puluhan ribu suporter tuan rumah. Winger asal Wales itu berlari membelah pertahanan City, menerima umpan terobosan dari lini tengah, lalu melepaskan tendangan mendatar ke sudut bawah yang gagal dijangkau Trafford. Asisten wasit sempat mengangkat bendera offside, namun tinjauan VAR menunjukkan posisi Johnson sejajar dengan bek terakhir. Gol disahkan, dan Spurs unggul 1-0 di kandang sang juara bertahan.

Babak Pertama: Drama VAR dan Blunder Fatal

Jika gol pertama masih bisa dimaafkan, gol kedua menjadi noda besar bagi sang kiper. Menit ke-45+2, Trafford mencoba membangun permainan dari belakang sesuai filosofi Pep Guardiola, tetapi umpan pendeknya terlalu lemah dan mudah dipotong oleh gelandang Spurs. Bola liar jatuh di kaki João Palhinha, yang tanpa ragu melepaskan tembakan keras menuju gawang yang sudah ditinggalkan penghuninya. Skor 0-2 bertahan hingga wasit meniup peluit turun minum, dan Trafford berjalan menuju ruang ganti dengan kepala tertunduk.

Sejatinya, starting XI City yang tampil dengan formasi 4-3-3 mengendalikan hampir seluruh jalannya babak pertama. Rodri mengatur tempo dari lini tengah, sementara Erling Haaland beberapa kali mengancam lewat pergerakan tanpa bolanya di kotak penalti. Namun blok pertahanan rendah Tottenham yang dirancang Thomas Frank tampil sangat disiplin, menutup setiap celah di sepertiga akhir lapangan dan memaksa para pemain City melepaskan tembakan dari posisi yang tidak ideal.

Statistik: City Dominan, Spurs Lebih Klinis

Angka-angka pertandingan justru menunjukkan paradoks yang menyakitkan bagi tuan rumah. Penguasaan bola City mencapai 61 persen berbanding 39 persen milik tim tamu, dengan lebih dari 550 operan sukses sepanjang laga. Namun efektivitas berkata lain: shots on target tercatat 5 berbanding 4, dan dua dari empat tembakan tepat sasaran Spurs berujung gol. City sendiri melepaskan belasan percobaan, tetapi mayoritas terblok barisan belakang Spurs atau melenceng dari sasaran. Wasit juga mengeluarkan beberapa kartu kuning di laga ini, sebagian besar akibat pelanggaran taktis di lini tengah saat City berusaha mati-matian mengejar ketertinggalan.

Sorotan Tajam pada James Trafford

Trafford sebenarnya datang ke Etihad dengan reputasi mentereng. Kiper berusia 22 tahun itu adalah pahlawan Inggris saat menjuarai Euro U-21 2023, ketika ia menggagalkan penalti di menit-menit akhir partai final. Ia juga mencatatkan deretan clean sheet impresif bersama Burnley sebelum ditebus City pada bursa transfer musim panas 2025. Debut kandang ini seharusnya menjadi panggung pembuktiannya di hadapan suporter baru, tetapi sepak bola kerap memberikan ujian paling berat justru di momen yang paling dinanti.

"James adalah kiper muda dengan kualitas luar biasa. Kesalahan adalah bagian dari permainan ini, dan satu pertandingan tidak akan mengubah kepercayaan kami kepadanya," ujar Guardiola selepas laga.

Babak Kedua: Kebuntuan di Etihad

Memasuki paruh kedua, Guardiola melakukan sejumlah perubahan untuk menambah daya gedor. City menekan tanpa henti dan memaksa kiper Spurs, Guglielmo Vicario, melakukan beberapa penyelamatan penting demi menjaga clean sheet-nya. Haaland sempat menyambut umpan silang dengan sundulan yang hanya menyamping tipis dari gawang, sementara tendangan spekulasi dari luar kotak penalti masih bisa diamankan Vicario. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-2 tidak berubah — kemenangan tandang berharga bagi Tottenham sekaligus kekalahan kandang pertama City di musim ini.

Bagi Trafford, malam ini adalah pelajaran berharga di level tertinggi sepak bola Inggris. Bagi City, alarm peringatan telah berbunyi lebih awal di musim kompetisi yang masih sangat panjang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User