Skor akhir 1-3 untuk kemenangan Manchester City atas Liverpool dalam laga pekan ke-8 Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Minggu (11/10/2026). Gelandang asal Prancis, Rayan Cherki, menjadi mimpi buruk tuan rumah setelah melepaskan tembakan yang memastikan gol ketiga The Citizens dan menutup perlawanan The Reds di hadapan publik sendiri.
Kemenangan ini membuat Manchester City mengamankan tiga poin penuh di kandang salah satu rival terberatnya, sekaligus menjaga momentum di papan atas klasemen. Liverpool harus menerima kenyataan pahit tumbang di hadapan pendukung sendiri meski sempat memberikan perlawanan sengit di babak pertama.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Sejak menit awal, kedua tim tampil dengan intensitas tinggi. Manajer Liverpool menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3, mengandalkan pressing tinggi untuk menekan lini belakang City. Sementara tim tamu menyiapkan formasi 4-2-3-1 dengan Cherki sebagai playmaker di belakang striker tunggal.
Menit ke-12, Liverpool mendapat peluang pertama melalui tendangan jarak jauh yang masih melebar dari gawang. Penguasaan bola di 20 menit pertama tercatat 54 persen untuk Liverpool berbanding 46 persen untuk Manchester City, menunjukkan tuan rumah lebih agresif membangun serangan.
Namun, City justru membuka keunggulan lebih dulu. Menit ke-23, umpan terobosan dari lini tengah diselesaikan dengan dingin oleh penyerang City, menaklukkan kiper Liverpool dengan tembakan rendah ke sudut kanan gawang. Skor berubah 1-0 untuk tim tamu.
Liverpool merespons cepat. Menit ke-38, sundulan keras menyambut umpan silang dari sisi kanan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Anfield bergemuruh, suporter tuan rumah berharap momentum berbalik.
Cherki dan Dominasi City di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Manchester City tampil lebih klinis. Menit ke-58, sebuah serangan balik cepat menghasilkan gol kedua tim tamu. Tendangan first-time dari dalam kotak penalti tidak mampu dijangkau kiper Liverpool. Skor 2-1 untuk City.
Puncaknya terjadi pada menit ke-74. Rayan Cherki, gelandang bernomor punggung 10 itu, menerima bola di ruang kosong sekitar 20 meter dari gawang. Tanpa ragu ia melepaskan tendangan keras yang menghujam pojok kiri gawang Liverpool. Gol ketiga Manchester City tercipta, membuat kedudukan menjadi 3-1 dan praktis mematikan asa tuan rumah.
Statistik pertandingan menunjukkan Manchester City unggul dalam efektivitas. Meski penguasaan bola akhir hanya 48 persen berbanding 52 persen milik Liverpool, tim tamu mencatat 7 shots on target berbanding hanya 4 milik tuan rumah. Akurasi umpan City juga lebih baik, mencapai 89 persen.
Liverpool berusaha mengejar di sisa waktu. Menit ke-81, pelatih tuan rumah melakukan pergantian pemain untuk menambah daya gedor. Namun, rapatnya lini pertahanan City membuat peluang tercipta sangat minim. Sebuah gol yang sempat tercipta pada menit ke-85 dianulir VAR karena offside, mempertegas nasib buruk Liverpool malam itu.
Analisis Statistik dan Dampak Klasemen
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Manchester City. Rayan Cherki tampil impresif dengan satu gol dan mencatatkan 3 key passes sepanjang laga. Ia menjadi motor serangan City di lini tengah, menghubungkan lini belakang dan depan dengan apik.
Di kubu Liverpool, kekalahan ini menjadi evaluasi besar. Lini pertahanan mereka tercatat melakukan 2 kesalahan fatal yang berujung gol. Kiper Liverpool hanya mampu mencatatkan 4 penyelamatan dari 7 shots on target yang dilepaskan City. Clean sheet tidak tercipta untuk kedua tim, namun City lebih efisien memanfaatkan peluang.
"Kami tahu bermain di Anfield selalu sulit. Anak-anak menunjukkan disiplin taktik luar biasa. Cherki hari ini membuktikan kualitasnya," ujar pelatih Manchester City dalam konferensi pers usai laga.
Sementara pelatih Liverpool mengakui timnya kurang tajam di momen krusial. "Kami menciptakan peluang, tapi sepak bola menghukum tim yang tidak efisien. Dua gol mereka datang dari kesalahan kami sendiri," ujarnya.
Dengan hasil ini, Manchester City menambah koleksi poin dan menjaga tekanan di papan atas klasemen Liga Inggris. Liverpool harus segera bangkit jika ingin tetap bersaing di zona Eropa. Liga masih panjang, namun kekalahan di kandang sendiri selalu menyakitkan.
Pertandingan ini juga mencatatkan 4 kartu kuning dan 18 pelanggaran, menunjukkan betapa sengitnya duel dua tim papan atas tersebut. Anfield, yang biasanya menjadi benteng kokoh, malam itu harus mengakui keunggulan Manchester City dan penampilan gemilang Rayan Cherki.
Comments (0)