Brahim Diaz Pahlawan, Real Madrid Tundukkan Atletico 2-1 di Bernabeu

Skor akhir 2-1 untuk Real Madrid! Los Blancos memenangi edisi terbaru Derby Madrid setelah menumbangkan Atletico Madrid di Santiago Bernabeu pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu dini h...

Aug 10, 2026 - 12:28
0 0
Brahim Diaz Pahlawan, Real Madrid Tundukkan Atletico 2-1 di Bernabeu

Skor akhir 2-1 untuk Real Madrid! Los Blancos memenangi edisi terbaru Derby Madrid setelah menumbangkan Atletico Madrid di Santiago Bernabeu pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu dini hari WIB. Gol penentu kemenangan dicetak Brahim Diaz pada menit ke-55, setelah Julian Alvarez sempat menyamakan kedudukan di babak pertama. Kemenangan tipis ini menjadi modal berharga bagi pasukan Carlo Ancelotti sebelum bertandang ke markas Atletico pada leg kedua.

Babak Pertama: Rodrygo Buka Keran Gol, Alvarez Balas Lewat Aksi Memukau

Madrid langsung tancap gas sejak peluit dibunyikan. Baru menit ke-4, Rodrygo sudah membawa tuan rumah unggul 1-0. Menerima umpan terobosan dari sisi kanan, winger asal Brasil itu melakukan cut inside melewati Javi Galan sebelum melepaskan tembakan kaki kiri mendatar yang gagal diantisipasi Jan Oblak. Gol cepat yang membuat Bernabeu meledak!

Namun Atletico tidak gentar. Los Rojiblancos yang tampil dengan formasi 4-4-2 racikan Diego Simeone perlahan mengambil alih kendali lini tengah melalui Rodrigo De Paul dan Pablo Barrios. Tekanan mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-32. Julian Alvarez menerima bola di sisi kiri kotak penalti, mengecoh satu pemain bertahan, lalu melepaskan tembakan keras melengkung ke sudut jauh gawang. Thibaut Courtois yang sudah meregangkan badan tetap tak mampu menjangkau bola. Skor imbang 1-1, dan gol tersebut langsung masuk daftar kandidat gol terbaik fase gugur musim ini.

Hingga turun minum, kedua tim bermain terbuka. Statistik babak pertama mencatatkan penguasaan bola nyaris berimbang, dengan Madrid sedikit unggul 52 persen berbanding 48 persen. Los Blancos melepaskan lima attempts dengan tiga shots on target, sementara Atletico mencatat dua tembakan tepat sasaran dari empat percobaan.

Babak Kedua: Brahim Diaz Muncul sebagai Pembeda

Memasuki interval kedua, Ancelotti mempertahankan skema 4-4-2 dengan Brahim Diaz beroperasi di sisi kanan lini serang. Keputusan itu terbukti jitu. Pada menit ke-55, Brahim menerima sodoran bola di depan kotak penalti, menari melewati Jose Maria Gimenez dengan gerakan kaki cepat, kemudian melepaskan sepakan mendatar ke tiang jauh. Oblak mati langkah. 2-1 untuk Madrid!

Tertinggal satu gol, Simeone merespons dengan memasukkan tenaga segar di lini depan. Atletico meningkatkan intensitas pressing dan beberapa kali mengancam lewat situasi bola mati. Antoine Griezmann sempat melepaskan sundulan pada menit ke-70, tetapi bola masih menyamping tipis di sisi gawang Courtois. Lini belakang Madrid yang dikomandoi Raul Asencio dan Antonio Rudiger tampil disiplin menjaga kedalaman, sementara Federico Valverde yang digeser ke posisi bek kanan bekerja tanpa henti menutup ruang.

Di pengujung laga, kedua kiper sama-sama membuat penyelamatan krusial. Courtois menepis satu percobaan dari luar kotak penalti, sedangkan Oblak mementahkan peluang Kylian Mbappe dalam skema serangan balik cepat. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-1 tidak berubah.

Statistik Kunci: Duel Ketat Dua Raksasa Ibu Kota

Angka-angka akhir menggambarkan betapa ketatnya laga ini. Penguasaan bola berakhir 51 persen untuk Madrid dan 49 persen untuk Atletico. Tuan rumah unggul dalam hal shots on target dengan catatan tujuh berbanding tiga, dari total 13 tembakan melawan delapan. Wasit mengeluarkan empat kartu kuning — dua untuk masing-masing kubu — tanpa ada kartu merah maupun drama penalti yang melibatkan VAR.

Brahim Diaz pantas menyandang predikat man of the match. Selain satu gol, pemain berpaspor Maroko itu mencatatkan akurasi umpan di atas 90 persen dan empat dribel sukses. Di kubu lawan, Julian Alvarez tetap menjadi ancaman utama dengan satu gol dan dua tembakan tepat sasaran, membuktikan mengapa Atletico berani memecahkan rekor transfer klub demi mendatangkannya dari Manchester City.

Menatap Leg Kedua di Metropolitano

Usai laga, Ancelotti memuji mentalitas anak asuhnya. "Kami tahu derby tidak pernah mudah. Tim menunjukkan karakter, terutama setelah kebobolan gol indah itu. Keunggulan satu gol belum menjamin apa pun, tetapi kami akan pergi ke sana dengan kepercayaan diri penuh," ujar pelatih asal Italia tersebut.

Keunggulan agregat 2-1 memang belum aman. Atletico akan menjamu Madrid di Metropolitano pada leg kedua, dan dengan dukungan penuh suporter mereka, Los Rojiblancos hanya butuh kemenangan satu gol untuk memaksa laga berlanjut ke babak tambahan. Satu hal yang pasti: Derby Madrid edisi berikutnya sudah dinanti, dan rivalitas dua tetangga ini masih jauh dari kata selesai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User