Bitcoin ETFs Alami Arus Keluar Rp8,5 Triliun dalam 4 Hari Berturut-turut, BTC Terpuruk di Bawah $65.000

Pasar cryptocurrency kembali diwarnai sentimen negatif seiring dengan berlanjutnya arus keluar dana dari produk ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat. Dalam empat sesi berturut-turut, produk investasi Bitcoin ETF mencatat outflow atau arus keluar dana

Jul 29, 2026 - 17:16
0 0
Bitcoin ETFs Alami Arus Keluar Rp8,5 Triliun dalam 4 Hari Berturut-turut, BTC Terpuruk di Bawah $65.000

Pasar cryptocurrency kembali diwarnai sentimen negatif seiring dengan berlanjutnya arus keluar dana dari produk ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat. Dalam empat sesi berturut-turut, produk investasi Bitcoin ETF mencatat outflow atau arus keluar dana sebesar 526 juta dolar AS atau setara dengan sekitar Rp8,5 triliun (kurs Rp16.200 per dolar AS), menunjukkan bahwa investor institusional masih bersikap wait-and-see terhadap aset digital ini.

Bitcoin Gagal Pertahankan Level Kunci $65.000

Bitcoin mengalami tekanan jual yang signifikan dan gagal mempertahankan support kritis di level $65.000. Penurunan harga ini terjadi setelah rally yang sempat membawa BTC mendekati level tersebut, namun pembeli tidak mampu mempertahankan momentum. Penurunan ini memicu liquidation cascade atau penjualan otomatis yang dipercepat oleh leverage tinggi di pasar derivatif.

ETF Bitcoin spot yang diperdagangkan di bursa AS, termasuk produk-produk dari BlackRock (IBIT), Fidelity (FBTC), dan ArkInvest/21Shares (ARKB), semuanya mencatatkan outflow selama periode ini. BlackRock sebagai penerbit ETF Bitcoin terbesar dengan aset kelolaan lebih dari $20 miliar menjadi salah satu kontributor utama arus keluar dana tersebut.

Dampak terhadap Pasar Kripto Lebih Luas

Tekanan jual dari ETF Bitcoin spot ini memberikan dampak domino terhadap altcoin dan pasar kripto secara keseluruhan. Ether (ETH), mata uang kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, juga mengalami tekanan serupa dan bergerak searah dengan Bitcoin. Volatilitas tinggi ini membuat trader dan investor lebih berhati-hati dalam membuka posisi baru.

Data on-chain menunjukkan peningkatan aktivitas penjualan dari investor jangka pendek yang mulai panic selling setelah BTC menembus level support penting. Meanwhile, wallet investor jangka panjang atau yang sering disebut "holder" justru mulai mengakumulasi pada level harga yang lebih rendah, menunjukkan keyakinan terhadap prospek jangka panjang Bitcoin.

Analisis dan Perspektif Pasar

Arus keluar dana dari ETF Bitcoin ini mencerminkan kekhawatiran investor institusional terhadap kondisi makroekonomi global yang belum sepenuhnya pulih. Kenaikan suku bunga The Fed yang masih menjadi skenario yang mungkin terjadi di semester kedua tahun ini membuat beberapa investor institusional melakukan rotasi portofolio dari aset-aset berisiko seperti cryptocurrency ke instrumen yang lebih aman seperti obligasi pemerintah AS.

Namun, para analis tetap optimistis dengan prospek jangka panjang Bitcoin. Fundamentals jaringan Bitcoin tetap kuat dengan halving yang baru saja terjadi pada April 2024, yang secara historis diikuti oleh rally harga dalam 12-18 bulan ke depan. Selain itu, persetujuan ETF Bitcoin spot oleh SEC pada Januari 2024 telah membuka akses bagi investor institusional yang sebelumnya tidak bisa berinvestasi langsung di cryptocurrency.

Indikator teknikal menunjukkan bahwa Bitcoin sedang dalam fase konsolidasi setelah rally dari level $50.000 ke area $65.000. Support penting terletak di zona $58.000-$60.000, yang merupakan level retracement Fibonacci 0.382 dari rally tahun 2024. Jika level ini bertahan, kemungkinan besar Bitcoin akan kembali menguji resistance di $65.000-$70.000 dalam beberapa minggu ke depan.

Penutup

Situasi saat ini menunjukkan bahwa pasar kripto masih sangat sensitif terhadap sentimen makroekonomi dan perilaku investor institusional. Meskipun arus keluar dari ETF Bitcoin spot memberikan tekanan jangka pendek, fundamental Bitcoin sebagai aset digital dengan suplai terbatas tetap menarik bagi investor yang memiliki horizon investasi panjang. Pelaku pasar disarankan untuk melakukan riset sendiri (DYOR) dan tidak mengambil keputusan investasi berdasarkan emosi atau tekanan pasar semata.

Sumber: CoinTelegraph

Sumber: CoinTelegraph

Disclaimer: Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi dan bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR) sebelum berinvestasi dalam aset kripto. Harga aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User