Oct 12, 2026
Olahraga

Bintang Pranata dan Resky Yusuf Naik Podium Moto4 Asia Cup Mandalika

Pertamina Mandalika International Circuit kembali menjadi saksi lahirnya generasi muda balap Indonesia. Dua pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Bintang Pranata Sukma dan Resky Yusuf, berhasil ...

Bintang Pranata dan Resky Yusuf Naik Podium Moto4 Asia Cup Mandalika

Pertamina Mandalika International Circuit kembali menjadi saksi lahirnya generasi muda balap Indonesia. Dua pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Bintang Pranata Sukma dan Resky Yusuf, berhasil menembus podium pada ajang Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026 yang digelar 10–11 Oktober 2026 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan pembalap muda Tanah Air mampu bersaing di level Asia.

Jalannya Balapan: Duel Ketat di Sektor Terakhir

Sejak sesi starting XI alias grid start, tensi sudah terasa. Bintang Pranata Sukma memulai balapan dari barisan depan setelah mencatatkan waktu kualifikasi yang kompetitif. Menit ke-3, Bintang langsung menempel ketat kelompok terdepan. Ia memanfaatkan slipstream di trek lurus utama yang panjang untuk merebut posisi.

Memasuki putaran kelima, Resky Yusuf menunjukkan ritme balap yang konsisten. Ia sempat tertinggal dari kelompok terdepan, namun strategi late braking di tikungan 1 dan tikungan 2 membuatnya perlahan memangkas jarak. Penguasaan motor Moto4 yang mumpuni di sektor teknis menjadi kunci.

Momen krusial terjadi di putaran-putaran akhir. Bintang Pranata Sukma harus berhadapan dengan tekanan pembalap Asia lainnya. Ia sempat kehilangan posisi di tikungan 10, tetapi sigap membalas di tikungan berikutnya. Sementara Resky Yusuf terus merangsek dan akhirnya mengunci posisi podiumnya di sisa balapan. Penguasaan bola tidak relevan di dunia balap, namun istilah yang tepat adalah konsistensi lap time — dan keduanya membuktikannya dengan catatan lap time yang stabil di kisaran 1 menit 45 detik.

Statistik dan Catatan Teknis Moto4 Asia Cup Mandalika

Idemitsu Moto4 Asia Cup merupakan ajang balap single-make yang menggunakan motor Honda NSF250R. Motor ini memiliki kapasitas 250cc, satu silinder, dan menjadi batu loncatan bagi pembalap muda menuju kompetisi yang lebih tinggi seperti Asia Talent Cup atau Moto3. Formasi grid ditentukan dari sesi kualifikasi, dan kedua pembalap Indonesia mampu mengamankan posisi start yang menguntungkan.

Berikut statistik kunci dari penampilan kedua pembalap:

  • Bintang Pranata Sukma: finis di posisi podium, konsisten di grup terdepan sejak lap pertama, mencatatkan fastest lap pribadi yang kompetitif.
  • Resky Yusuf: finis podium setelah strategi menyerang di paruh kedua balapan, dengan selisih waktu tipis dari rival.
  • Jumlah lap: balapan berlangsung dalam format sprint yang menguji ketahanan fisik dan mental.
  • Kondisi trek: kering, suhu aspal tinggi, menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen ban.

Tidak ada kartu kuning atau kartu merah dalam balapan ini, meski beberapa kali terjadi kontak ringan antar pembalap. VAR atau offside memang tidak berlaku di balap motor, tetapi pengawasan race direction tetap ketat terhadap pelanggaran seperti track limits dan jump start.

Analisis: Fondasi Pembinaan AHM Kembali Berbuah

Keberhasilan Bintang dan Resky tidak lepas dari program pembinaan berjenjang yang dijalankan AHM. Keduanya ditempa melalui ajang nasional seperti Honda Dream Cup dan One Make Race sebelum dikirim ke kompetisi Asia. Ini adalah pola yang sama yang melahirkan nama-nama seperti Mario Aji dan Veda Ega Pratama.

"Kami terus berkomitmen mencetak pembalap muda yang mampu bersaing di level Asia dan dunia. Podium di Mandalika ini menjadi motivasi bagi seluruh pembalap binaan," ujar perwakilan tim AHM usai balapan.

Dari sisi teknis, Moto4 Asia Cup menuntut kemampuan adaptasi tinggi. Pembalap harus memahami karakter motor 250cc empat tak, mengatur throttle control, serta membaca kondisi ban. Kedua pembalap Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan dalam hal konsistensi lap time dan manajemen balapan.

Pertamina Mandalika International Circuit sendiri memiliki karakteristik unik: trek lurus panjang, tikungan cepat, dan elevasi yang berubah. Kombinasi ini menguji keberanian dan presisi. Bintang Pranata Sukma terlihat nyaman di sektor cepat, sementara Resky Yusuf lebih kuat di area pengereman keras.

Dampak dan Proyeksi ke Depan

Podium ini bukan sekadar trofi. Ini adalah modal berharga bagi peringkat kedua pembalap di klasemen Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026. Dengan tambahan poin, posisi mereka di papan klasemen semakin solid. Balapan berikutnya akan menjadi ujian apakah konsistensi ini bisa dipertahankan.

Yang tak kalah penting, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Sirkuit Mandalika layak menjadi rumah bagi balapan internasional. Dukungan penonton tuan rumah memberikan energi tambahan bagi pembalap Indonesia. Atmosfer tribun yang bergemuruh setiap kali Bintang dan Resky melewati garis start-finish menjadi pemandangan yang membanggakan.

Ke depan, keduanya diproyeksikan naik kelas ke ajang yang lebih bergengsi. Jika mampu menjaga performa, bukan tidak mungkin mereka mengikuti jejak pembalap Indonesia yang sudah menembus Moto3 atau Moto2. Untuk sementara, podium di Mandalika adalah bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan program pembinaan yang tepat mampu membawa nama Indonesia berkibar di kancah balap Asia.

Skor akhir mungkin tidak berlaku dalam balap motor, tetapi hasil podium ini setara dengan kemenangan bagi masa depan balap Indonesia. Bintang Pranata Sukma dan Resky Yusuf telah menorehkan tinta emas di Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User