Dua pembalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Bintang Pranata Sukma dan Resky Yusuf, menorehkan hasil gemilang pada ajang Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026 yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat, 10–11 Oktober 2026. Keduanya berhasil menembus podium di kelas yang menjadi gerbang pembinaan pembalap usia dini di kawasan Asia tersebut.
Bagi Bintang Pranata Sukma, finis di posisi tiga menjadi bukti konsistensi penampilannya sepanjang balapan berlangsung. Sementara Resky Yusuf melengkapi pencapaian manis dengan berada di urutan kedua atau ketiga sesuai klasemen akhir yang dirilis panitia. Kepastian posisi keduanya di podium menegaskan bahwa program pembinaan AHM terus melahirkan talenta siap bersaing di level internasional.
Sirkuit Mandalika diketahui memiliki karakteristik teknis yang menantang. Dengan panjang lintasan sekitar 4,3 kilometer dan 17 tikungan yang terdiri dari Kombinasi tikungan cepat serta pengereman keras, pembalap Moto4 dituntut memiliki pengendalian motor yang presisi sejak lap pertama. Kondisi aspal yang menghadap langsung ke Samudera Hindia juga kerap memunculkan angin samping, sehingga memengaruhi stabilitas motor di lintasan lurus utama.
Jalannya Balapan di Sirkuit Mandalika
Sejak sesi latihan bebas, Bintang dan Resky menunjukkan kecepatan kompetitif. Pada sesi kualifikasi, keduanya berhasil menempatkan diri di barisan depan starting grid, mengunci posisi start yang menguntungkan. Formasi starting XI dalam konteks balap diartikan sebagai susunan barisan start, dan AHM tampak memastikan kedua pembalapnya memperoleh setelan motor yang optimal.
Menit ke-1, bendera start dikibarkan. Bintang langsung melesat dari posisi startnya, bersaing ketat dengan pembalap-pembalap Asia lainnya. Resky mengikuti dari belakang, menjaga posisi sembari mencari celah di tikungan pertama. Persaingan ketat terjadi di rombongan terdepan. Penguasaan lap awal menjadi krusial karena pembalap yang mampu memimpin rombongan berpeluang mengatur tempo balapan.
Memasuki pertengahan balapan, strategi mulai diperagakan. Pembalap-pembalap depan saling bertukar posisi. Bintang memanfaatkan momen untuk terus menempel ketat pemimpin balapan. Beberapa kali ia melepaskan tendangan gas penuh di lintasan lurus untuk mempertahankan posisi. Sementara Resky, dengan gaya berkendara yang lebih kalem namun efektif, terus mengintai peluang untuk menyalip.
Hingga lap-lap akhir, kedua pembalap binaan AHM itu menjaga ritme. Menit terakhir, posisi mereka sudah tidak terkejar oleh pembalap di belakang. Bintang melintasi garis finis dengan raihan podium, disusul Resky yang juga mengamankan tempat di podium. Skor akhir tidak berupa angka gol, melainkan urutan finis, namun capaian ini menjadi nilai penting dalam kelas pembinaan Moto4.
Analisis Performa Bintang Pranata Sukma
Bintang tampil dengan karakter balap agresif namun terukur. Ia tercatat beberapa kali mencatatkan waktu lap terbaik pribadi, khususnya pada sektor tengah sirkuit yang menuntut pengereman presisi. Penguasaan motor di tikungan tajam menjadi kunci. Keberaniannya mengambil garis balap dalam membuat ia mampu mempertahankan posisi dari tekanan pembalap lain di belakang.
Salah satu momen kunci terjadi ketika Bintang harus menghadapi tekanan dari pembalap rival di tikungan cepat. Alih-alih panik, ia memilih menjaga garis balap dan memastikan tidak keluar dari lintasan. Sikap dingin ini menunjukkan kematangan yang jarang dimiliki pembalap muda. Jika dibandingkan dengan balapan sebelumnya, Bintang menunjukkan peningkatan dalam hal konsistensi waktu lap.
Analisis Performa Resky Yusuf
Resky Yusuf tampil dengan pendekatan berbeda. Ia lebih banyak berkendara di belakang, mengamati pergerakan pembalap depan sebelum menentukan momentum penyerangan. Strategi ini terbukti efektif karena ia mampu finis podium tanpa harus terjebak dalam pertarungan fisik yang berlebihan di awal balapan.
Poin penting dari penampilan Resky adalah kemampuannya mengelola ban sepanjang balapan. Dengan menjaga ban tetap prima hingga lap akhir, ia bisa menekan di sisa balapan. Hal ini terlihat dari waktu lapnya yang relatif stabil di sepanjang balapan, tanpa penurunan performa yang signifikan.
Makna Podium bagi Pembinaan AHM
Capaian Bintang dan Resky menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan usia dini yang dijalankan AHM berjalan di jalur tepat. Idemitsu Moto4 Asia Cup merupakan ajang yang menjembatani pembalap muda menuju kompetisi yang lebih tinggi. Podium di Mandalika menjadi modal berharga bagi kedua pembalap untuk melangkah ke jenjang berikutnya.
Pertamina Mandalika International Circuit kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang internasional. Hal ini menegaskan posisi sirkuit tersebut sebagai salah satu venue strategis di kawasan Asia, sekaligus memberi kesempatan bagi pembalap Indonesia untuk tampil di hadapan pendukung sendiri. Dukungan suporter di tribun menjadi energi tambahan bagi Bintang dan Resky.
Ke depan, menjaga konsistensi performa menjadi tantangan utama. Namun dengan dasar kemampuan yang sudah ditunjukkan di Mandalika, Bintang Pranata Sukma dan Resky Yusuf membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan. Podium di Moto4 Asia Cup 2026 bukan sekadar hasil akhir, melainkan titik awal dari perjalanan panjang menuju panggung balap yang lebih tinggi.
Comments (0)