Oct 12, 2026
Olahraga

Bezzecchi Tercepat FP2 MotoGP Mandalika, Kalahkan Marquez

Sesi latihan bebas kedua MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10), berakhir dengan kejutan. Marco Bezzecchi tampil sebagai yang tercepat, mengalahkan Marc Marq...

Bezzecchi Tercepat FP2 MotoGP Mandalika, Kalahkan Marquez

Sesi latihan bebas kedua MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10), berakhir dengan kejutan. Marco Bezzecchi tampil sebagai yang tercepat, mengalahkan Marc Marquez yang sebelumnya mendominasi sesi FP1. Pembalap Aprilia Racing itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 29,846 detik, unggul tipis 0,082 detik atas Marquez di posisi kedua.

Dominasi Bezzecchi di Sesi Kedua

Sejak lampu hijau menyala, Bezzecchi langsung menunjukkan intensitas tinggi. Menit ke-5, ia sudah menempel di posisi tiga besar dengan ban medium depan dan belakang. Memasuki menit ke-18, pembalap asal Italia itu melepaskan lap terbang sempurna di sektor ketiga, mencatatkan sektor tercepat 28,412 detik yang menjadi kunci keunggulannya. Marquez sempat merespons di menit ke-25 dengan waktu 1 menit 29,928 detik, namun tidak cukup untuk menggusur Bezzecchi.

Menariknya, Bezzecchi konsisten di lintasan kering meski sesi FP1 sempat diguyur hujan ringan. Ia menyelesaikan 17 lap dengan rata-rata waktu per lap di bawah 1 menit 31 detik. Ini sinyal bahaya bagi para rival jelang kualifikasi.

Marquez Tetap Ancaman di Starting XI

Marc Marquez, yang memimpin FP1 dengan selisih 0,3 detik, harus puas di posisi runner-up. Pembalap Gresini Racing itu tetap menunjukkan kecepatan luar biasa di tikungan 10 dan 11, dengan kecepatan puncak 312,4 km/jam. Namun, ia kehilangan waktu di sektor pertama akibat sedikit melebar di tikungan 2 pada lap terakhirnya.

"Kami masih mencari setup terbaik untuk ban depan. Kondisi trek berubah cepat, dan Bezzecchi memanfaatkannya dengan baik," ujar Marquez usai sesi. Ia menambahkan bahwa penguasaan bola bukan istilah yang tepat di MotoGP, melainkan konsistensi throttle dan manajemen ban yang jadi kunci.

"Kami punya ritme balapan yang kuat. Besok kualifikasi akan jadi pertarungan mental," kata Bezzecchi dalam konferensi pers.

Peta Persaingan: Ducati vs Aprilia

Di posisi ketiga, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) menorehkan 1 menit 30,012 detik, hanya 0,166 detik dari Bezzecchi. Jorge Martin melengkapi lima besar dengan 1 menit 30,104 detik, diikuti Enea Bastianini. Shots on target dalam konteks MotoGP bisa diartikan sebagai jumlah lap yang masuk dalam catatan waktu kompetitif: Bezzecchi mencatat 9 lap di bawah 1 menit 31 detik, terbanyak di antara semua pembalap.

Dari kubu Yamaha, Fabio Quartararo kesulitan dan hanya finis ke-8 dengan 1 menit 30,455 detik. Sementara rookie Pedro Acosta menempati posisi ke-7, menunjukkan adaptasi cepat di sirkuit sepanjang 4,3 km ini. Tidak ada kartu kuning atau insiden berarti, meski VAR sempat meninjau insiden kecil antara Zarco dan Mir di tikungan 16, yang berujung tanpa sanksi.

Analisis Taktik Jelang Kualifikasi

Formasi ban menjadi faktor krusial. Bezzecchi memakai kombinasi medium-medium, sementara Marquez memilih soft depan dan medium belakang. Data menunjukkan clean sheet dalam artian tanpa kesalahan besar di lap terbang menjadi pembeda. Jika kondisi trek tetap kering, duel Bezzecchi vs Marquez diprediksi berlanjut di Q2.

Dengan catatan waktu yang hanya terpaut 0,082 detik, sesi kualifikasi Minggu (11/10) dipastikan berlangsung sengit. Sirkuit Mandalika dengan 17 tikungan dan trek lurus 600 meter akan menguji keberanian serta strategi tim. Bezzecchi telah mengirim pesan jelas: ia datang bukan sekadar untuk berpartisipasi, melainkan untuk menang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User