Bezzecchi Tercepat di Practice MotoGP Inggris, Marquez Hanya Keenam
Silverstone langsung memanas. Marco Bezzecchi membawa Aprilia Racing ke puncak timesheet sesi Practice MotoGP Inggris 2026, Jumat (7/8), berkat catatan waktu 1 menit 57,412 detik yang ia ukir pada men...
Silverstone langsung memanas. Marco Bezzecchi membawa Aprilia Racing ke puncak timesheet sesi Practice MotoGP Inggris 2026, Jumat (7/8), berkat catatan waktu 1 menit 57,412 detik yang ia ukir pada menit-menit akhir sesi. Sementara itu, bintang Ducati Lenovo Marc Marquez justru tercecer di posisi keenam, tertinggal hampir setengah detik dari sang pemuncak sesi.
Sesi selama 60 menit ini menjadi penentu siapa saja yang berhak lolos langsung ke Q2, dan drama sesungguhnya tersaji pada sepuluh menit terakhir. Ketika hampir seluruh pembalap memasang ban belakang kompon lunak untuk time attack, Bezzecchi tampil paling tenang. Pembalap Italia itu membukukan sektor kedua dan ketiga tercepat sekaligus, menyempurnakan putaran terbaiknya tepat ketika bendera finis dikibarkan.
Francesco Bagnaia membuntuti di posisi kedua dengan selisih 0,089 detik, sementara Jorge Martin melengkapi tiga besar dengan gap 0,145 detik. Fabio Quartararo menempati posisi keempat untuk Yamaha, disusul Pedro Acosta dari Red Bull KTM di urutan kelima. Marc Marquez, Alex Marquez, Fabio Di Giannantonio, Johann Zarco, dan Enea Bastianini mengisi posisi enam hingga sepuluh — batas akhir tiket otomatis menuju Q2.
Aprilia Mengaum di Sirkuit Cepat
Ini bukan kebetulan. Karakteristik Silverstone yang mengalir cepat — dengan kombinasi tikungan high-speed seperti Maggotts, Becketts, dan Chapel — memang sangat bersahabat dengan DNA RS-GP. Data membuktikannya: Bezzecchi mencatatkan top speed 339,4 km/jam di Hangar Straight dan menjadi pembalap paling konsisten dengan 21 putaran yang ia lahap sepanjang sesi.
Yang lebih menggembirakan bagi kubu Noale, dua motor mereka menembus tiga besar. Martin, yang musim lalu sempat dirundung cedera, tampak sudah menemukan kembali sentuhan terbaiknya. Kru Aprilia terlihat puas di garasi — paket aerodinamika terbaru mereka bekerja sempurna di lintasan sepanjang 5,9 kilometer dengan 18 tikungan ini.
"Motor terasa menyatu dengan lintasan sejak lap pertama. Kami tahu Silverstone cocok dengan karakter RS-GP, tapi kuncinya adalah menjaga konsistensi ini sampai Minggu. Pekerjaan belum selesai," ujar Bezzecchi usai sesi.
Marquez Belum Menemukan Ritme
Bagi Marc Marquez, sore di Inggris ini berjalan tidak sesuai rencana. Juara dunia delapan kali itu tertinggal 0,412 detik dari Bezzecchi dan tampak kesulitan di sektor pembuka, khususnya saat keluar dari tikungan lambat menuju Wellington Straight. Beberapa kali ia terlihat melebar di Tikungan 3, tanda Desmosedici GP26 miliknya belum menemukan keseimbangan ideal.
Meski demikian, posisi keenam tetap cukup aman untuk membawanya langsung ke Q2 tanpa harus melewati jalur Q1 yang berisiko. Rekor Marquez di Silverstone juga tidak bisa diremehkan — ia sudah berkali-kali naik podium di sini. Tim Ducati diyakini akan bekerja semalaman mengutak-atik set-up elektronik dan geometri sasis untuk memangkas defisit tersebut sebelum kualifikasi.
Pertarungan Sengit di Batas Sepuluh Besar
Drama paling menegangkan justru terjadi di ambang batas Q2. Bastianini mengamankan posisi kesepuluh hanya dengan keunggulan 0,023 detik atas Brad Binder yang harus gigit jari di posisi ke-11. Joan Mir menyusul di P12 untuk Repsol Honda, sementara para pembalap muda yang tengah naik daun harus puas berada di luar 15 besar dan wajib berjuang lewat Q1.
Sesi sempat diwarnai bendera kuning singkat di sektor pertama setelah salah satu pembalap satelit kehilangan grip ban depan di Copse Corner pada menit ke-40. Beruntung tidak ada cedera berarti, dan sesi kembali normal untuk menyiapkan panggung time attack di pengujung waktu.
Menatap Kualifikasi Sabtu
Dengan suhu lintasan yang hanya berkisar 24 derajat Celcius dan angin khas Silverstone yang berhembus kencang, adaptasi menjadi kata kunci. Ramalan cuaca menyebut kondisi serupa akan menyertai kualifikasi Sabtu pagi, sebelum Sprint Race digelar sore harinya.
Jika Bezzecchi mampu mempertahankan momentum ini, Aprilia berpeluang besar mengamankan barisan depan di tanah Inggris. Namun Marquez dan Ducati jelas tidak akan tinggal diam. Pertarungan sesungguhnya baru dimulai — dan Silverstone siap menyajikan tontonan kelas dunia sepanjang akhir pekan.
Comments (0)