Bezzecchi Kuasai Mandalika, Marquez Tertahan di Posisi Enam

Marco Bezzecchi memastikan dirinya naik ke podium tertinggi MotoGP Indonesia 2026 setelah menuntaskan balapan di Sirkuit Mandalika dengan catatan waktu terbaik. Pembalap Aprilia Racing itu melintasi g...

Oct 14, 2026 - 17:46
0 0
Bezzecchi Kuasai Mandalika, Marquez Tertahan di Posisi Enam

Marco Bezzecchi memastikan dirinya naik ke podium tertinggi MotoGP Indonesia 2026 setelah menuntaskan balapan di Sirkuit Mandalika dengan catatan waktu terbaik. Pembalap Aprilia Racing itu melintasi garis finis di depan Raul Fernandez dan Jorge Martin, sementara Marc Marquez harus puas finis di posisi keenam setelah melalui balapan yang penuh tantangan.

Sejak lampu start padam, Bezzecchi langsung menunjukkan insting balapnya. Memulai dari barisan depan, ia mempertahankan posisi terdepan pada tikungan pertama dan langsung membangun gap sekitar 0,8 detik dari para pesaingnya. Raul Fernandez yang menempati posisi start kedua berusaha menempel, namun ritme Bezzecchi di sektor dua dan tiga terbukti terlalu sulit diimbangi sepanjang paruh awal balapan.

Dominasi Bezzecchi Sejak Lap Pertama

Memasuki putaran kelima, Bezzecchi sudah mengantongi keunggulan lebih dari satu detik. Motor RS-GP miliknya tampil stabil di lintasan basah kering Mandalika, terutama saat melewati tikungan 10 dan 11 yang menjadi titik krusial sirkuit sepanjang 4,3 kilometer ini. Data tim mencatat konsistensi lap time Bezzecchi berada di kisaran 1 menit 32 detik, jauh lebih rapi dibanding rival-rivalnya yang kesulitan menjaga suhu ban depan.

Raul Fernandez, yang mengendarai motor Trackhouse Aprilia, sempat memperkecil jarak pada putaran ke-12. Namun upayanya meredup ketika ia nyaris melebar di tikungan terakhir, sebuah momen yang membuat Bezzecchi kembali menjauh. Sementara itu, Jorge Martin yang dikenal agresif harus bekerja ekstra keras setelah sempat turun ke posisi kelima pada awal balapan. Pembalap Aprilia itu perlahan merangkak naik, memanfaatkan momen ketika beberapa pembalap di depannya kehilangan grip.

Marquez Terjebak dalam Pertarungan Tengah

Perhatian publik justru tersedot pada Marc Marquez. Juara dunia delapan kali itu memulai balapan dari posisi start ke-10 setelah sesi kualifikasi yang kurang mulus. Marquez sempat melesat ke posisi ketujuh di putaran ketiga, namun laju motornya tidak cukup tajam untuk menembus lima besar. Ia sempat terlibat duel ketat dengan pembalap tuan rumah dan sejumlah rookie yang tampil mengejutkan.

Pada putaran ke-18, Marquez sempat mencoba menyalip di tikungan 16, tetapi manuver tersebut gagal dan ia harus kehilangan posisi. Statistik mencatat Marquez hanya menorehkan 1,1 detik lebih lambat per putaran dibanding Bezzecchi di sektor kedua, yang menjadi penyebab utama ia tertahan di posisi keenam hingga finis. Meski demikian, ia tetap menunjukkan konsistensi dengan tidak pernah keluar dari sepuluh besar sepanjang balapan.

"Kami kehilangan waktu di sektor tengah. Motor sudah bekerja baik, tapi cengkeraman ban belakang menurun lebih cepat dari perkiraan. Bezzecchi memang layak menang hari ini," ujar Marquez usai balapan.

Persaingan Podium dan Klasemen

Raul Fernandez harus puas finis kedua dengan selisih 1,4 detik dari Bezzecchi. Pembalap muda Spanyol itu menorehkan catatan lap tercepat pribadi di putaran ke-20, namun tidak cukup untuk mengancam posisi pemimpin. Jorge Martin melengkapi podium di posisi ketiga, tertinggal 3,2 detik. Hasil ini memperkuat posisi Bezzecchi di papan atas klasemen sementara, sementara Martin tetap menjaga tekanan di lima besar.

Di belakang mereka, sejumlah pembalap tampil mengejutkan. Satu pembalap debutan berhasil finis keempat setelah memanfaatkan strategi ban yang berbeda, sementara satu pembalap pabrikan Jepang harus puas finis kesembilan. Penguasaan lap terdepan Bezzecchi menyentuh 78 persen dari total 27 putaran, sebuah angka yang menunjukkan dominasi nyata di Mandalika.

Dengan hasil ini, MotoGP Indonesia 2026 menegaskan bahwa sirkuit Mandalika tetap menjadi medan ujian yang keras bagi para pembalap top. Cuaca panas dan karakter lintasan yang menuntut presisi menjadi faktor penentu. Bezzecchi kini mengoleksi tambahan 25 poin, sementara Marquez hanya membawa pulang 10 poin dari posisi keenam. Balapan berikutnya diprediksi akan semakin ketat, terutama jika Marquez mampu memperbaiki performa kualifikasinya.

Bagi tuan rumah, gelaran ini tetap menjadi sorotan karena berhasil menghadirkan duel sengit hingga putaran terakhir. Para penonton di tribun Mandalika menyaksikan langsung bagaimana Bezzecchi mengendalikan balapan dengan cermat, sekaligus menjadi saksi perjuangan Marquez yang belum menemukan ritme terbaiknya musim ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User