Basral Graito Hutomo Sabet Emas Skateboard SEA Games 2025
Puncak kegembiraan terjadi di arena skateboard SEA Games 2025 ketika Basral Graito Hutomo, atlet berusia 19 tahun asal Yogyakarta, sukses menyabet medali emas. Lewat aksi memukau di nomor street, ia m...
Puncak kegembiraan terjadi di arena skateboard SEA Games 2025 ketika Basral Graito Hutomo, atlet berusia 19 tahun asal Yogyakarta, sukses menyabet medali emas. Lewat aksi memukau di nomor street, ia mencatatkan skor tertinggi 85,50 poin, mengungguli wakil Thailand dan Filipina yang harus puas dengan perak dan perunggu. Kemenangan ini sekaligus menjadi emas pertama Indonesia di cabang skateboard pada edisi tahun ini.
Profil Basral Graito Hutomo
Basral lahir di Sleman, Yogyakarta pada 12 Maret 2006. Ketertarikannya pada skateboard muncul sejak usia 10 tahun saat melihat kakaknya berlatih di taman skate lokal. Mulanya hanya iseng, bakatnya segera terlihat ketika ia mampu menguasai ollie dan kickflip dalam waktu singkat. Dukungan keluarga mengalir, dan ia mulai mengikuti kompetisi tingkat daerah.
Tahun 2023 menjadi titik balik ketika ia menjuarai Kejuaraan Nasional Skateboard di Bandung, mengalahkan sejumlah nama senior. Prestasi ini membawanya masuk Pelatnas dan memperkuat tim Indonesia di ajang Asian Games 2023, meskipun saat itu ia belum berhasil naik podium. Pengalaman internasional itu justru menjadi pelecut semangat Basral untuk terus mengasah teknik dan mental bertanding.
Penampilan Sempurna di Final
Di SEA Games 2025, Basral turun di nomor street yang digelar di Skatepark Kamboja. Format pertandingan mewajibkan setiap skater melakukan dua run dan lima best trick. Basral langsung tancap gas pada run pertama dengan mencetak 42,30 poin berkat kombinasi grind di rail dan flip di gap yang nyaris tanpa cela. Run kedua ia sempat terjatuh, tetapi dengan cepat bangkit dan mengamankan 35,20 poin.
Momen krusial terjadi di sesi best trick. Pada trick ketiga, ia mengeksekusi hardflip backside lipslide di rail besar—manuver dengan tingkat kesulitan tinggi yang jarang ditampilkan di level Asia Tenggara. Para juri memberikan nilai 9,2 untuk trick tersebut, melambungkan total skornya ke 85,50. Saingan terberatnya dari Thailand, yang sempat memimpin, tertekan dan gagal menyelesaikan trick penutup.
“Saya hanya fokus pada setiap pijakan. Trick itu sudah saya latih berkali-kali, dan saya yakin bisa mendaratkannya di sini,” ujar Basral seusai pertandingan. Pelatihnya, Rudi Hermawan, menyebut bahwa kunci kemenangan adalah ketenangan dan kemampuan Basral membaca tekanan.
Dampak Emas bagi Skateboard Indonesia
Medali emas ini menjadi yang pertama bagi Indonesia di skateboard SEA Games sejak cabang ini mulai dipertandingkan. Federasi Skateboard Indonesia (FSI) menyambut gembira dan berharap ini menjadi momentum pengembangan skateboard di Tanah Air. “Basral membuktikan bahwa atlet kita mampu bersaing. Kami akan terus mencari bibit muda dan memperbanyak fasilitas skatepark,” kata Ketua FSI.
Keberhasilan ini juga memantik perhatian publik, mengingat skateboard kerap dianggap sebagai olahraga pinggiran. Kini, Basral menjadi idola baru dan diharapkan bisa menginspirasi anak-anak muda untuk serius menekuni olahraga ini.
Target Selanjutnya: Olimpiade
Basral tak ingin berpuas diri. Setelah euforia SEA Games, ia langsung membidik kualifikasi Olimpiade 2028 yang akan digelar di Los Angeles. Jalur yang harus ditempuh masih panjang, termasuk mengumpulkan poin di ajang World Skateboarding Tour. “Saya ingin main di Olimpiade. Itu mimpi sejak kecil, dan saya akan berlatih lebih keras,” tegasnya.
Dengan usia yang masih muda, potensi Basral sangat besar. Tinggal bagaimana konsistensi dan dukungan pihak terkait agar ia bisa terbang lebih tinggi di panggung dunia. Untuk saat ini, Indonesia pantas berbangga memiliki skater sekelas Basral Graito Hutomo.
Comments (0)