Skor akhir 6-1 menjadi bukti ketajaman lini serang Bali United saat menjamu Persijap Jepara pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (10/10/2026), Serdadu Tridatu tidak memberi ruang bernapas bagi tamunya. Jort van der Sande menjadi pusat selebrasi usai laga, menandakan peran sentralnya dalam pesta gol tersebut.
Babak Pertama: Dominasi Sejak Menit Awal
Sejak wasit meniup peluit kick-off, Bali United langsung mengambil inisiatif. Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih membuat lini tengah Persijap Jepara kewalahan menghadapi pressing tinggi. Menit ke-12, sundulan Van der Sande nyaris membuka keunggulan, namun masih melebar tipis di sisi kanan gawang.
Tekanan berbuah manis pada menit ke-23. Umpan terobosan dari lini kedua diselesaikan dengan tendangan kaki kanan yang menghujam pojok kiri bawah gawang. Skor 1-0. Penguasaan bola Bali United pada 20 menit pertama mencapai 68 persen, sementara Persijap hanya mencatatkan satu shots on target hingga menit ke-30.
Menit ke-38, Van der Sande menggandakan keunggulan lewat aksi individu. Ia melewati dua pemain bertahan sebelum melepaskan tendangan mendatar. Assist diberikan oleh gelandang sayap yang menusuk dari sisi kiri. Babak pertama ditutup dengan skor 2-0 dan catatan 5 shots on target berbanding 1 untuk tim tamu.
Babak Kedua: Pesta Gol dan Kartu Kuning
Persijap Jepara mencoba bangkit setelah jeda. Pelatih mereka memasukkan dua pemain segar untuk menambah daya gedor. Namun, justru Bali United yang menambah gol pada menit ke-52 melalui skema bola mati. Tendangan bebas dari sisi kanan disundul tanpa mampu dijangkau kiper lawan. Skor berubah 3-0.
Menit ke-61, Persijap memperkecil kedudukan lewat serangan balik cepat. Sebuah umpan silang rendah diselesaikan dengan tembakan first-time dari dalam kotak penalti. Skor 3-1. Gol itu sempat membangkitkan semangat tim tamu, tetapi tidak berlangsung lama.
Bali United kembali mengontrol jalannya pertandingan. Menit ke-70, Van der Sande mencetak gol keduanya di laga ini sekaligus menorehkan brace. Assist datang dari umpan pendek di ruang sempit. Tiga menit berselang, kartu kuning dikeluarkan wasit untuk pemain Persijap akibat pelanggaran taktis menghentikan serangan balik.
Menit ke-79, pergantian pemain Bali United menambah ketajaman. Pemain pengganti mencetak gol kelima melalui penyelesaian kaki kiri setelah memanfaatkan kesalahan umpan di lini belakang lawan. Skor 5-1. Pesta gol ditutup pada menit ke-88 melalui titik putih setelah VAR mengonfirmasi pelanggaran di kotak terlarang. Eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang. Skor akhir 6-1.
Statistik dan Kutipan Pelatih
Secara keseluruhan, Bali United mencatatkan penguasaan bola 64 persen dengan 11 shots on target dari 18 percobaan. Persijap Jepara hanya menorehkan 3 shots on target dari 7 percobaan. Clean sheet gagal diraih tuan rumah akibat satu gol di menit ke-61, tetapi dominasi mereka tidak terbantahkan. Tidak ada kartu merah, hanya dua kartu kuning untuk tim tamu.
"Kami bermain dengan intensitas tinggi sejak menit pertama. Van der Sande menunjukkan kualitasnya, tetapi kemenangan ini milik seluruh tim. Kami akan menjaga konsistensi," ujar pelatih Bali United dalam sesi konferensi pers.
Sementara itu, pelatih Persijap Jepara mengakui keunggulan lawan. "Kami kalah dalam duel dan kehilangan bola terlalu cepat. Evaluasi besar diperlukan sebelum laga berikutnya," katanya.
Dengan hasil ini, Bali United mengumpulkan poin penuh dan menempel ketat pemuncak klasemen. Van der Sande kini menjadi top skor sementara dengan koleksi gol yang terus bertambah. Pekan depan, Serdadu Tridatu akan melakoni laga tandang yang diprediksi tidak kalah sengit.
Kemenangan 6-1 ini menjadi pesan jelas bahwa Bali United serius menatap BRI Super League 2026/2027. Efisiensi penyelesaian akhir, transisi cepat, dan kedalaman skuad menjadi kunci. Persijap Jepara harus segera bangkit jika tidak ingin tertinggal di papan bawah.
Comments (0)